Teknologi Makin Canggih, ASN Dituntut Makin Inovatif

1 day ago 8

Liputan6.com, Jakarta Perkembangan teknologi dan dinamika kebutuhan masyarakat yang bergerak semakin cepat menuntut Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus berinovasi. Inovasi bukan lagi sekadar inisiatif tambahan, tetapi telah menjadi tuntutan utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan masa kini.

Atas dasar itu, Lembaga Administrasi Negara (LAN) bekerjasama dengan BPSDM Provinsi Jawa Timur menggelar ASN Lift (Leadership Innovation For Future Transformation) Expo Tahun 2025, di BPSDM Provinsi Jawa Timur, Surabaya.

Kegiatan ini sebagai wadah strategis bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai daerah untuk menampilkan beragam inovasi yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik. ASN Lift Expo yang diinisiasi sebagai ruang akselerasi inovasi ini menghadirkan kompetisi inovasi, pameran program unggulan, serta forum diskusi yang mempertemukan para inovator, pimpinan instansi, dan pemangku kebijakan.

Kepala LAN, Muhammad Taufiq menegaskan bahwa setiap proses pembelajaran yang diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki potensi besar untuk menghadirkan perubahan nyata dalam penyelenggaraan pemerintahan.

"Ini merupakan bukti bahwa Pembelajaran ASN memberikan dampak yang sangat penting bagi transformasi birokrasi,” kata dia, Jumat (28/11/2025). 

Melalui inovasi yang berkelanjutan, ASN dapat memperkuat efektivitas birokrasi, meningkatkan kualitas layanan publik, serta memastikan pemerintah tetap responsif dan kompetitif dalam menghadapi tantangan baru.

Muhammad Taufiq menambahkan bahwa pameran inovasi dalam ASN lift ini merupakan pameran pertama kali diadakan dengan peserta dari seluruh Indonesia.

"Dan ini merupakan pameran inovasi pembelajaran seluruh Indonesia yang sebelumnya yang sebelumnya hanya terbatas dalam lingkup Kalimantan dan saat ini kita mulai dalam lingkup Nasional dengan cakupan yang lebih luas yaitu alumni PKN Tingkat II, Pelatihan Kepemimpinan Administrator dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas”, Imbuhnya.

Bawa Dampak Bagi Masyarakat

Sementara itu Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN, Tri Widodo Wahyu Utomo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan penghargaan bagi ASN yang benar-benar bekerja dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Apa yang dihasilkan para ASN yang mengikuti kompetisi ini merupakan hasil dari proses belajar dan proses berinovasi”Secara umum, hadirnya kegiatan ini menunjukkan bahwa inovasi kini menjadi kebutuhan dasar dalam tata kelola pemerintahan modern. Tantangan yang terus berkembang menuntut setiap ASN untuk bergerak lebih cepat, lebih kreatif, dan lebih peka terhadap perubahan di masyarakat

Tri Widodo juga menambahkan bahwa melalui program ini diharapkan ASN dapat menjadi motor penggerak utama dalam menghasilkan kesejahteraan bagi masyarakat melalui inovasi. “ Peran pemimpin perubahan menjadi sangat penting, karena tanpa adalah peran pemimpin perubahan yang memiliki dedikasi dan visi ke depan maka kesejahteraan akan sulit diwujudkan”, Imbuhnya.

Dalam penyelenggaraannya, ASN LIFT Expo memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik antar daerah, sekaligus mendorong terciptanya sinergi dalam pengembangan inovasi pemerintahan. Para peserta, yang merupakan perwakilan instansi pemerintah pusat maupun daerah, mempresentasikan solusi-solusi kreatif yang dirancang untuk menjawab tantangan pelayanan publik di wilayah masing-masing.

Pada tahun ini, Pameran ASN LIFT Expo menampilkan 36 booth, sementara Kompetisi Inovasi diikuti oleh 66 peserta, yang terdiri atas 9 peserta PKN II, 33 peserta PKA, dan 24 peserta PKP, berasal dari 16 lembaga pelatihan di seluruh Indonesia.

Daftar Pemenang

Setelah melalui proses seleksi dan penilaian yang ketat, ditetapkan para pemenang untuk masing-masing kategori sebagai berikut.

I. Kategori Kepemimpinan Nasional Tingkat II (PKN II)

Juara 1: Prof. Dr. Ahmad Suryawan, dr., Sp.A(K) asal Pemerintah Provinsi Jawa Timur

Proyek Perubahan: Percepatan Pelayanan Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr. Soetomo melalui Pengembangan Kewaspadaan Kolektif Turn Around Time (TaT) antar Titik Pelayanan

Juara 2 : dr. Tri Muhammad Hani, MARS., MH.Kes., CGRE asal Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Proyek Perubahan: Kolaborasi Penta-Helix Program “BAYARIN” (Bantu Bayar Iuran Nunggak) sebagai Strategi Penurunan Jumlah Peserta BPJS Kesehatan Tidak Aktif di Kabupaten Purwakarta

Juara 3 : Dr. Ferdinal Asmin, S.TP, MP asal Pemerintah Provinsi Sumatera Barat)

Proyek Perubahan: Strategi Pendayagunaan Perhutanan Sosial untuk Mewujudkan Pengelolaan Hutan yang Inklusif, Maju, dan Berkeadilan (Asta Karya Rimbawan)

II. Kategori Kepemimpinan Administrator (PKA)

Juara 1 : Emy Indriaswati, SKM, MM asal Pemerintah Kabupaten Magetan

Aksi Perubahan: Percepatan Pelayanan Instalasi Radiologi di RSUD dr. Sayidiman Magetan melalui Sistem IDAMANKU (Informasi Data Mandiri Kesehatanku)

Juara 2 : Jeffeta Pradeko Putra, S.Farm., M.Si asal Badan POM RI

Aksi Perubahan: GROW BPOM (Green Research and Opportunities with BPOM) – Hilirisasi Inovasi Penelitian untuk Mendukung UMKM Berdaya Saing di Wilayah Kerja Balai POM Bogor

Juara 3 : Dede Chairul, S.T., M.T. (Pemerintah Kabupaten Bekasi)

Aksi Perubahan: Akselerasi Pemeliharaan Jalan melalui Program ASLI CANTIK (Aspal Limbah Campur Plastik) di Kabupaten Bekasi

III. Kategori Kepemimpinan Pengawas (PKP)

Juara 1 : Yulian Nurdin Ahmad, S.IP., M.AP. asal Pemerintah Kota Blitar

Aksi Perubahan: “Mengelola Lingkungan dengan Cinta” – Pemberdayaan Masyarakat dalam Aksi Pembelajaran Pengelolaan Sampah Menuju Lingkungan Berkelanjutan

Juara 2 : Sativana Sari, S.T., M.P.W.K asal Pemerintah Kota Malang

Aksi Perubahan: Peningkatan Keberdayaan UMKM melalui Pokja II PKK berbasis ARJOCIRC (Arjosari Circular) untuk Revitalisasi Ekonomi Kreatif

Juara 3 : Gladis Lossu, S.Sos, M.Si asal Pemerintah Kabupaten Sorong

Aksi Perubahan: OPTIMUS PRIME – Optimalisasi Perumusan Perencanaan Penganggaran untuk Meningkatkan Efektivitas Pelatihan Kerja

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |