- Berapa target investasi Indonesia di tahun 2026?
- Faktor apa yang menjadi perhatian investor sebelum berinvestasi di suatu negara?
- Bagaimana realisasi investasi Indonesia pada triwulan keempat 2025?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memandang target investasi Rp 2.175 triliun di 2026 bisa dicapai. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) diapandang mampu meyakinkan investor.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie mengatakan ada dua aspek yang jadi perhatian investor sebelum mengucurkan modal ke suatu negara. Yakni, aspek pertumbuhan ekonomi dan stabilitas.
"Kalau pertumbuhan, kita lihat yang top three adalah Indonesia, selain daripada di situ ada India dan Vietnam. Tapi dari sisi skala ya tentu kita di atas Vietnam, hanya saja kalau bicara stabilitas, kita melihat Indonesia ini sangat stabil," ungkap Anindya usai Global & Domestic Economic Outlook 2026, di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Ia menilai, meski suatu negara menawarkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, investasi tak akan masuk jika stabilitas nasionalnya terganggu. Maka, Indonesia dipandang menjadi satu tempat investasi yang cukup menarik.
"Orang boleh bicara mengenai perekonomian yang lebih besar. Tapi kalau tidak stabil orang takut memberikan dananya," katanya.
Anindya juga memandang Danantara bisa berperan dalam meyakinkan investor. "Nah kita lihat Indonesia ini sangat besar potensinya. Apalagi dengan Danantara yang mendampingi atau de-risking dari investasi ini. Saya merasa dari Kadin, investasi ini akan terus berkembang," sebutnya.
Kejar Investasi Asing
Anindya turut melihat peluang investasi asing. Hal tersebut kemungkinan besar bisa didapat dari ajang World Economic Forum (WEF) yang akan digelar di Davos, Swiss, pekan depan.
Pergeseran Karakteristik Investasi
"Kita juga akan lihat minggu depan di World Economic Forum ketika kita melakukan kampanye dari sisi foreign investment seperti apa, tapi kelihatannya cukup prospektif," ujarnya.
Meski demikian, dia turut mengantisipasi adanya pergeseran karakteristik tujuan investasi seiring perkembangan geopolitik global.
"Tapi memang tidak boleh kita lengah karena dunia ini lagi mencari bentuk baru dengan adanya perang dagang, perang fisik dan kita mesti juga. Karena itu saya mengerti, kita semua mengerti kenapa kita juga mesti kuat di atas kaki sendiri. Terutama mengenai ketahanan pangan," tandasnya.
Realisasi Investasi 2025
Sebelumnya, realisasi investasi Indonesia pada triwulan keempat 2025 menunjukkan penguatan yang signifikan dengan total nilai mencapai Rp 496,9 triliun. Capaian ini mencerminkan kinerja investasi nasional yang tetap solid di tengah dinamika global dan sekaligus menjadi fondasi penting dalam mengejar target investasi tahunan sebesar Rp 1.950,6 triliun.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan, capaian triwulan IV tersebut meningkat 9,7 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 452,8 triliun.
“Kalau kita lihat dari yoy, kurang lebih ada peningkatan 9,7 persen. Ini merefleksikan sekitar 26,1 persen dari target investasi nasional,” ujar Rosan di BKPM, Kamis (15/1/2026).
Selain dari sisi nilai, investasi juga berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja. Pada triwulan keempat ini, total tenaga kerja yang terserap mencapai 754.196 orang. Angka tersebut meningkat hampir 30 persen atau tepatnya 29,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Penyerapan tenaga kerjanya meningkat sangat baik, hampir 30 persen. Ini menunjukkan investasi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Investasi Asing dan Lokal
Rosan merinci, kontribusi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) relatif seimbang. PMA tercatat sebesar Rp256,3 triliun atau 51,6 persen, sementara PMDN mencapai Rp240,6 triliun atau 48,4 persen.
"Perbedaannya tidak terlalu besar. PMA sedikit lebih tinggi, tapi pertumbuhan PMDN secara yoy justru lebih besar, yakni 16,2 persen,” kata dia.
Menurut Rosan, investor asing tetap menjaga kepercayaan terhadap Indonesia karena stabilitas politik dan ekonomi yang terjaga, terutama pada kuartal keempat.
"Mereka melihat stabilitas politik, ekonomi, serta kebijakan pemerintah dalam memperbaiki iklim investasi. Ini direspons positif oleh para investor,” ujarnya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474549/original/012607000_1768484602-1000207068.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474330/original/024234900_1768473205-1000206994.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5251910/original/029782700_1749812779-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474421/original/037794400_1768476574-Ketua_Umum_Kadin_Indonesia__Anindya_Novyan_Bakrie.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2832426/original/059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3626295/original/027885300_1636365579-8_november_2021-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473441/original/049733000_1768444193-1000026119.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474515/original/031190800_1768481551-Medix_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1724686/original/052391300_1506685195-20170929-Target-Pertumbuhan-Ekonomi-2018-Realistis-Fanani-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474327/original/052863900_1768473154-1000206991.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365478/original/041423300_1759195708-1000017300.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474095/original/056451300_1768466413-Screenshot_2026-01-15_140338.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437712/original/017043800_1765260963-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441200/original/014898000_1765457527-1000175666.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473945/original/019956600_1768462493-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_14.30.00.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1770927/original/084181900_1510736171-Nikel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1360914/original/098618500_1475232909-20160930--Bea-Cukai-Rilis-Temuan-Rokok-Ilegal-Jakarta--Faizal-Fanani-08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473771/original/049558100_1768456254-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_09.23.18.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473764/original/080050400_1768455604-Sosialisasi_KAI.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4693825/original/025517000_1703131329-el_nino.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4592086/original/067091100_1695951584-WhatsApp_Image_2023-09-29_at_8.27.22_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344096/original/084598800_1757479183-Screenshot_2025-09-10_113742.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369177/original/054391600_1759456407-elon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408446/original/054909700_1762780494-71c2aa72-026f-4891-89a0-df5854c76daa.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382035/original/080562400_1760525876-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4172256/original/013600300_1664250498-FOTO.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3149802/original/071712000_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5204944/original/045984900_1746029198-IMG-20250430-WA0046.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362732/original/004875900_1758872957-IMG-20250926-WA0007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401396/original/030520700_1762166532-b0c89ad6-57fa-444a-bae3-8f293ca3c51f.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3588886/original/019085400_1633015419-Tes_SKD_CPNS_Kemenko_Marvest.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1630542/original/056622900_1498039155-20170621-PLN-Berikan-Diskon-Biaya-Penyambungan-Tambah-Daya-Antonius-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5296049/original/086416800_1753515958-WhatsApp_Image_2025-07-26_at_14.23.55_53764f73.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2976158/original/070337400_1574578011-Ilustrasi_Aparatur_Sipil_Negara.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369483/original/034567100_1759472304-1000117747.jpg)