Amar Bank Berniat Membangunkan Sang Raksasa yang Tertidur

8 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Amar Bank berniat untuk membangunkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai sebagai “sleeping giant” atau raksasa yang tertidur dalam perekonomian Indonesia. Kebangkitan sektor ini diyakini dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional jika berbagai hambatan, terutama akses modal dan pasar, dapat diatasi.

Senior Vice President of MSME di Amar Bank, Josua Sloane Solagracia, mengatakan kebangkitan UMKM dapat dilihat ketika target pengembangan sektor tersebut mulai tercapai secara nyata. Ia mencontohkan target peningkatan kontribusi atau akses UMKM yang berada di kisaran 20% hingga 30% sebagai indikator awal.

Menurut dia, ketika target tersebut berhasil dicapai, proses “awakening” atau kebangkitan UMKM sudah mulai terlihat.

"Kalau kita sudah punya aspirasi untuk meng-unlock UMKM dan kita bisa mencapai target 30%, itu sudah bisa disebut sebagai awakened,” ujar Josua di Amar Bank Digital Space, Selasa (10/3/2026).

Di internal Amar Bank sendiri, ia menilai upaya membangunkan potensi UMKM sudah berjalan. Saat ini sekitar 60% portofolio pembiayaan bank tersebut berasal dari segmen mikro dengan jumlah nasabah mencapai sekitar 400 ribu pelaku usaha.

"Tantangannya sekarang adalah bagaimana melakukan scale up, terutama untuk ticket size yang lebih besar. Salah satu cara kami adalah melalui aplikasi Ambis (Amar Business) untuk menjangkau lebih banyak UMKM,” jelasnya.

Josua juga menekankan besarnya dampak ekonomi dari sektor UMKM. Dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) yang mencapai sekitar 60%, aktivitas ekonomi di sektor ini memiliki efek pengganda yang besar terhadap perekonomian.

Ia mencontohkan, transaksi sederhana di warung dapat menghasilkan efek ekonomi berantai yang signifikan. “Kalau kita belanja di warung, multiplier effect-nya bisa sangat besar. Secara matematis, perputaran ekonomi bisa meningkat dari 100 menjadi 180 bahkan 250. Bayangkan kalau semangat itu diberikan ke lebih banyak UMKM,” kata dia.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |