Harga Emas Perhiasan Hari Ini 3 Februari 2026: Cek Raja Emas dan Laku Emas Murah Mana?

4 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Selasa 3 Februari 2026, kembali menjadi sorotan utama bagi masyarakat Indonesia. Baik sebagai instrumen investasi maupun pelengkap gaya hidup, emas perhiasan memiliki daya tarik yang tak lekang oleh waktu, sehingga pemahaman mendalam tentang pergerakan harganya sangat krusial.

Artikel ini akan menyajikan informasi komprehensif mengenai harga emas perhiasan dari dua platform terkemuka, Raja Emas Indonesia dan Laku Emas, yang dapat menjadi acuan penting bagi Anda.

Dinamika harga emas perhiasan sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi global dan lokal, termasuk fluktuasi nilai tukar mata uang dan kondisi pasar komoditas dunia.

Sifatnya yang dinamis membuat harga dapat berubah beberapa kali dalam sehari. Oleh karena itu, penting bagi calon pembeli maupun investor untuk secara rutin memantau pembaruan harga agar dapat menentukan waktu terbaik untuk melakukan transaksi jual beli.

Liputan6.com menyajikan rincian lengkap harga emas perhiasan per gram dari berbagai kadar karat yang ditawarkan oleh Raja Emas Indonesia dan Laku Emas.

Data ini diharapkan dapat membantu Anda dalam menavigasi pasar emas yang terus bergerak dan membuat keputusan investasi yang tepat serta menguntungkan.

Pergerakan Harga Beli Emas di Raja Emas Indonesia

Bagi Anda yang berencana menjual emas perhiasan, memahami harga beli di pasaran adalah langkah awal yang sangat penting. Raja Emas Indonesia, sebagai salah satu penyedia terkemuka, telah merilis data harga beli emas per gram terbaru per 3 Februari 2026, pukul 08:34:24 AM. Informasi ini mencakup berbagai kadar karat, memberikan gambaran jelas bagi para pemilik emas.

Berikut adalah rincian harga beli emas per gram di Raja Emas Indonesia:

  • K24*: Rp 2.320.000
  • K24: Rp 2.165.000
  • K23: Rp 1.906.000
  • K22: Rp 1.822.000
  • K21: Rp 1.741.000
  • K20: Rp 1.657.000
  • K19: Rp 1.574.000
  • K18: Rp 1.492.000
  • K17: Rp 1.409.000
  • K16: Rp 1.325.000
  • K15: Rp 1.244.000
  • K14: Rp 1.160.000
  • K13: Rp 1.077.000
  • K12: Rp 995.000
  • K11: Rp 912.000
  • K10: Rp 829.000
  • K9: Rp 747.000
  • K8: Rp 664.000
  • K7: Rp 580.000
  • K6: Rp 499.000
  • K5: Rp 415.000

Data ini menunjukkan variasi harga yang signifikan berdasarkan tingkat kemurnian emas. Pemantauan harga beli secara berkala akan sangat membantu Anda dalam membuat keputusan yang paling menguntungkan saat ingin menjual aset emas perhiasan Anda.

Rincian Harga Jual Emas Fisik di Laku Emas

Selain harga beli, informasi harga jual emas fisik juga tidak kalah penting, terutama bagi mereka yang ingin menambah koleksi atau berinvestasi dalam bentuk perhiasan. Laku Emas, platform jual beli emas online terkemuka, menyediakan data harga jual emas fisik per gram yang diperbarui secara real-time. Per 3 Februari 2026, pukul 08:32 WIB, Laku Emas telah memperbarui daftar harganya.

Berikut adalah rincian harga jual emas fisik per gram di Laku Emas:

  • 24K (99%): Rp 2.222.000
  • 23K: Rp 1.927.000
  • 22K: Rp 1.843.000
  • 21K: Rp 1.762.000
  • 20K: Rp 1.677.000
  • 19K: Rp 1.591.000
  • 18K: Rp 1.506.000
  • 17K: Rp 1.421.000
  • 16K: Rp 1.335.000
  • 15K: Rp 1.252.000
  • 14K: Rp 1.168.000
  • 13K: Rp 1.084.000
  • 12K: Rp 999.000
  • 11K: Rp 914.000
  • 10K: Rp 830.000
  • 9K: Rp 745.000

Harga jual ini menjadi referensi penting bagi Anda yang ingin membeli emas perhiasan dengan berbagai kadar. Penting untuk diingat bahwa harga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasar.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga Emas Perhiasan

Fluktuasi Harga Emas Perhiasan Hari Ini tidak terjadi begitu saja, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor kompleks baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu faktor utama adalah kondisi ekonomi global, termasuk ketidakpastian geopolitik dan kinerja pasar saham. Ketika ekonomi global tidak stabil, emas seringkali dianggap sebagai aset safe haven, yang mendorong kenaikan permintaan dan harga.

Selain itu, nilai tukar mata uang, khususnya Dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah, memiliki dampak signifikan. Emas yang diperdagangkan dalam Dolar AS akan menjadi lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang lokal yang melemah. Kebijakan moneter bank sentral, seperti perubahan suku bunga, juga dapat memengaruhi daya tarik emas sebagai investasi. Tingkat inflasi juga berperan; emas seringkali digunakan sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Permintaan dan penawaran fisik di pasar perhiasan dan industri juga berkontribusi pada pergerakan harga. Musim perayaan atau pernikahan dapat meningkatkan permintaan emas perhiasan, sementara penemuan tambang baru atau perubahan dalam produksi dapat memengaruhi penawaran. Memahami faktor-faktor ini akan membantu investor dan konsumen membuat keputusan yang lebih terinformasi dalam transaksi emas perhiasan.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |