Indonesia Masih Banyak Rakyat Miskin, Prabowo Sentil Elit Belum Pandai Kelola Kekayaan Negara

8 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyinggung masih banyak jumlah masyarakat miskin di Indonesia. Prabowo bahkan menilai masih banyak kalangan elit yang belum mampu mengelola kekayaan Tanah Air.

Dia mengatakan kemiskinan menjadi salah satu tantangan bangsa saat ini. Diakuinya, masih sangat banyak kalangan miskin, padahal Indonesia memiliki kekayaan yang melimpah.

"Kemiskinan terlalu banyak. Tapi ini tidak bisa kita terima, karena kekayaan kita sangat-sangat banyak, sangat-sangat banyak," ungkap Prabowo dalam Taklimat Presiden RI pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Melihat keadaan tersebut, Kepala Negara lantas menyentil kalangan elit yang belum maksimal mengelola kekayaan bangsa Indonesia. 

"Kita harus berani mengakui bahwa unsur pimpinan, unsur pimpinan di semua tingkat, unsur elit, apa arti elit? Elit itu ya pemimpin, elit ya di atas. Ada elit akademis, para profesor, elit politik, para pemimpin politik, elit tentara polisi, para pimpinan tentara polisi, elit judikatif, elit ya pemimpin," tuturnya.

"Kita harus akui bahwa elit Indonesia masih kurang dalam tugasnya menjaga dan mengelola kekayaan bangsa Indonesia," ia menambahkan.

Menggugah Para Elit

Untuk itu, RI 1 menggugah para pemimpin atau kalangan elit itu agar mampu mengelola kekayaan negara menjadi lebih bermanfaat. Utamanya untuk dimanfaatkan bagi kepentingan rakyat Indonesia.

"Mari kita sekarang membulatkan tekad kita, membenahi diri kita dan unsur kita, dan lingkungan kita, dan lingkaran kita. Mari kita bertekad untuk menyelamatkan, menjaga dan mengelola kekayaan alam kita untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat kita," serunya.

"Saya menggugah, saya mengajak, saya mengajak, mari, kita bersatu. Tidak ada urusan saudara berasal dari partai mana. Jangan kita terlibat dalam apa itu dalam sekat-sekat yang timbul karena sejarah. Kita belajar dari sejarah," Prabowo menambahkan.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |