Medix: AI Bisa Jadi Solusi RI Tekan Inflasi Biaya Medis hingga Akses Kesehatan

2 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dinilai bisa menjadi salah satu solusi menutup kesenjangan layanan kesehatan yang selama ini masih menjadi tantangan bagi Indonesia. Mulai dari inflasi medis yang terus meningkat, keterbatasan tenaga medis hingga masyarakat yang berbondong-bondong berobat ke negara lain.

Ini diungkapkan Founder dan CEO Medix Global, Sigal Atzmon dalam satu diskusi di Jakarta, Rabu (14/1/2026). Dia mengatakan, Indonesia merupakan pemain ekonomi utama, dengan menempati urutan ke-8 terbesar dunia berdasarkan pendapatan domestik bruto (GDP) pada 2024-2025.

Bahkan Indonesia menjadi negara dengan ekonomi terbesar di kawasan dan bagian dari G20. Namun sistem kesehatan masih menghadapi tantangan struktural di negara ini. "Kondisi sistem kesehatan Indonesia dan tren inflasi biaya medis terus meningkat sehingga masih menjadi tantangan signifikan dalam mewujudkan potensi Indonesia secara optimal," jelas dia.

Dalam catatan Medix, inflasi biaya medis Indonesia diperkirakan mencapai 19,8%, jauh di atas rata-rata kawasan regional Asia yang berada di kisaran 13,2%. Adapula biaya besar yang dihabiskan warga Indonesia berobat ke negara lain seperti Malaysia dan Singapura. Nilainya mencapai USD 11,5 miliar per tahun.

Kemudian permasalahan infrastruktur, di mana warga yang tinggal di beberapa wilayah terpencil masih kesulitan mendapatkan akses  kesehatan yang memadai. Hingga kurangnya transparansi dan keseragaman data.

Kondisi ini yang  disadari Medix untuk menghadirkan solusi bagi Indonesia, sebagai salah satu pasar terpenting di Asia Tenggara. Dengan harapan, tidak hanya meningkatkan hasil kesehatan tetapi turut membantu mengendalikan inflasi biaya medis serta memastikan keberlanjutan sistem kesehatan di Indonesia dengan pendekatan AI.

"Dari perspektif ini, AI membuka peluang yang sangat besar. Saat ini kami bekerja sama dengan berbagai mitra untuk mengimplementasikan solusi inovatif yang benar benar memberikan dampak nyata bagi pasien, penyedia layanan, dan ekosistem kesehatan secara keseluruhan,” jelas dia.

Dikatakan, tahun 2025 menjadi tahun yang sangat penting bagi Medix di Indonesia. Dengan menjalin kemitraan baru dan meluncurkan aplikasi milik Medix yang sepenuhnya tersedia dalam Bahasa Indonesia. Aplikasi ini memanfaatkan solusi digital canggih untuk memastikan setiap konsumen di Indonesia dapat mengelola perawatan kesehatannya secara personal dan menyeluruh.

“Di Medix, kami telah memanfaatkan AI dan analitik data yang dipadukan dengan sentuhan manusia untuk menghadirkan layanan kesehatan virtual yang personal, mulai dari navigasi perawatan, pencegahan, dukungan kesehatan mental, hingga menghubungkan pengguna dengan keahlian medis global melalui aplikasi kami," jelas dia.

Serta menganalisis data yang dipublikasikan dalam literatur medis mengenai dampak penggunaan clinical decision support berbasis large language model dalam praktik layanan kesehatan. Berbagai solusi kami telaah sebagai lapisan pengaman bagi tenaga medis, khususnya dalam mengidentifikasi potensi bias dan kesalahan dalam dokumentasi maupun pengambilan keputusan klinis.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |