Liputan6.com, Jakarta - Barang kiriman milik jemaah haji, umrah, hingga pekerja migran bisa mendapatkan diskon bea masuk ke Indonesia. Hal ini berlaku untuk kiriman menggunakan layanan kargo PT Pos Indonesia.
Plt Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero), Prasabri Pesti, menyampaikan bahwa layanan ini merupakan perluasan dari Kargo Haji yang sebelumnya telah mendapatkan kemudahan regulasi dari Pemerintah.
“Melalui Kargo PMI, Haji, dan Umrah, Pos Indonesia ingin memastikan pengiriman barang masyarakat Indonesia dari luar negeri menjadi lebih mudah, cepat, dan memiliki kepastian proses,” ujar Prasabri dalam keterangan resmi, Kamis (15/1/2026).
Informasi, BUMN Logistik itu baru saja meluncurkan layanan kargo pengiriman barang bagi jemaah haji, umrah, dan pekerja migran Indonesia (PMI). Ada relaksasi bea masuk untuk Haji dan PMI, ongkir terjangkau, tracking kiriman secara real time, dan pengiriman lebih cepat melalui kargo udara.
Saat ini, volume kiriman PMI dari Arab Saudi tercatat mencapai 80-100 ton per bulan. Layanan kargo internasional PT Pos ini diharapkan mampu meringankan kebutuhan PMI.
Dia memastikan layanan Kargo PMI, Haji, dan Umrah ini mengikuti ketentuan kepabeanan, keamanan kiriman, serta integrasi proses layanan. Mulai dari penerimaan barang di luar negeri, pengiriman melalui kargo udara, hingga distribusi ke alamat penerima di Indonesia.
"Didukung jaringan Pos Indonesia yang menjangkau hingga ke penjuru negeri, layanan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi PMI dan jamaah," tandasnya.
Aturan Barang Bawaan Haji
Sebelumnya, Pemerintah mengatur secara ketat barang bawaan dan koper haji 2026. Selain karena alasan keamanan, barang aturan bawaan tersebut mengacu pada peraturan Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia dan Peraturan Penerbangan Sipil.
Saat ini Kemementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) sebagai pelaksana perjalanan ibadah Haji 2026 / 1447 H belum menerbitkan aturan terbaru mengenai aturan barang bawaan dan koper jemaah haji tersebut. Namun, aturan ini bisa mengacu pada penyelanggaraan ibadah haji tahun sebelumnya.
Aturan mengenai barang bawaan dan koper haji relatif tidak berubah. Sebab, regulasi ini memiliki pedoman baku Arab Saudi dan penerbangan internasional.
Berikut ini adalah aturan barang bawaan dan koper haji 2026, merujuk berbagai sumber resmi.
Aturan Barang Bawaan dan Koper Haji 2026
Merujuk Instagram Kemenag Pekalongan, setiap jemaah haji dan petugas diwajibkan membawa barang bawaan dengan batasan yang sangat jelas. Berikut ini adalah aturannya.
1. Koper Resmi Haji
Tiap jemaah haji 1 koper. Berat maksimum yang diizinkan adalah 32 Kilogram (kg). Koper ini wajib dalam kondisi standar dan dilarang keras diikat dengan tali, ditambang, atau diberikan pengaman luar sejenisnya yang berpotensi menyangkut pada sistem penanganan bagasi
2. Koper Kabin
Berat maksimum adalah 7 Kilogram (kg). Sama seperti koper besar, koper kabin ini juga dilarang diikat atau ditambang.
3. Tas Paspor: Satu buah
Ketentuan ini bersifat mutlak untuk memudahkan handling bagasi dan mencegah insiden yang dapat menunda jadwal penerbangan.
"Seluruh barang akan diperiksa oleh Aviation Security. Pastikan tidak membawa barang yang melanggar aturan demi keselamatan dan kelancaran penerbangan," demikian tertulis dalam unggahan pengumuman resmi tersebut, dikutip dari @kemenag.pekalongan.
Barang yang Dilarang Masuk Bagasi dan Kabin
Tertulis di sumber yang sama, seluruh barang bawaan jemaah akan melewati pemeriksaan ketat oleh petugas Aviation Security. Ada dua kategori larangan utama terkait penempatan barang.
Ada beberapa barang yang memiliki potensi risiko tinggi sehingga dilarang dimasukkan ke dalam bagasi terdaftar:
- Air Zamzam: Tidak diperkenankan dalam bentuk dan kemasan apa pun di bagasi.
- Tabung Aerosol: Termasuk produk semprotan, seperti hair spray atau parfum bertekanan, karena risiko ledakan atau kebakaran.
- Power Bank: Dilarang dimasukkan ke bagasi karena risiko kebakaran yang ditimbulkan oleh baterai litium.
- Barang Berharga: Barang seperti perhiasan, uang tunai dalam jumlah besar, atau dokumen penting harus dibawa di dalam kabin untuk pengawasan pribadi.
- Jaring pada Koper: Penggunaan jaring atau penutup koper yang tidak standar dilarang karena dapat tersangkut pada sistem konveyor bagasi di bandara.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474330/original/024234900_1768473205-1000206994.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5251910/original/029782700_1749812779-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474421/original/037794400_1768476574-Ketua_Umum_Kadin_Indonesia__Anindya_Novyan_Bakrie.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2832426/original/059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3626295/original/027885300_1636365579-8_november_2021-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473441/original/049733000_1768444193-1000026119.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474515/original/031190800_1768481551-Medix_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1724686/original/052391300_1506685195-20170929-Target-Pertumbuhan-Ekonomi-2018-Realistis-Fanani-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474426/original/055933800_1768476656-Ketua_Umum_Kadin_Indonesia__Anindya_Novyan_Bakrie-15_Januari_2026-b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474327/original/052863900_1768473154-1000206991.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365478/original/041423300_1759195708-1000017300.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474095/original/056451300_1768466413-Screenshot_2026-01-15_140338.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437712/original/017043800_1765260963-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441200/original/014898000_1765457527-1000175666.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473945/original/019956600_1768462493-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_14.30.00.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1770927/original/084181900_1510736171-Nikel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1360914/original/098618500_1475232909-20160930--Bea-Cukai-Rilis-Temuan-Rokok-Ilegal-Jakarta--Faizal-Fanani-08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473771/original/049558100_1768456254-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_09.23.18.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473764/original/080050400_1768455604-Sosialisasi_KAI.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4693825/original/025517000_1703131329-el_nino.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4592086/original/067091100_1695951584-WhatsApp_Image_2023-09-29_at_8.27.22_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344096/original/084598800_1757479183-Screenshot_2025-09-10_113742.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369177/original/054391600_1759456407-elon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408446/original/054909700_1762780494-71c2aa72-026f-4891-89a0-df5854c76daa.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382035/original/080562400_1760525876-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4172256/original/013600300_1664250498-FOTO.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3149802/original/071712000_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5204944/original/045984900_1746029198-IMG-20250430-WA0046.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362732/original/004875900_1758872957-IMG-20250926-WA0007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401396/original/030520700_1762166532-b0c89ad6-57fa-444a-bae3-8f293ca3c51f.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3588886/original/019085400_1633015419-Tes_SKD_CPNS_Kemenko_Marvest.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1630542/original/056622900_1498039155-20170621-PLN-Berikan-Diskon-Biaya-Penyambungan-Tambah-Daya-Antonius-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5296049/original/086416800_1753515958-WhatsApp_Image_2025-07-26_at_14.23.55_53764f73.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2976158/original/070337400_1574578011-Ilustrasi_Aparatur_Sipil_Negara.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369483/original/034567100_1759472304-1000117747.jpg)