Menaker Ingin Daerah Ikut Gelar Magang Nasional di BUMD dan BLUD

21 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendorong pemerintah daerah (pemda) mengoordinasikan pembukaan formasi lewat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sehingga lulusan tidak harus berpindah ke kota besar untuk mendapatkan pengalaman kerja pertama.

"Kami menginginkan kesempatan ini merata. Tidak hanya ramai di kota besar,” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli, seperti dikutip dari Antara, Jumat (28/11/2025).

Yassierli juga optimistis terhadap partisipasi perusahaan swasta dalam Program Magang Nasional akan meningkat seiring perkembangan informasi kesempatan magang dan pemetaan kebutuhan tenaga kerja.

"Ini bagian dari proses. Calon peserta juga mulai melihat peluangnya, dan perusahaan memiliki pertimbangan masing-masing dalam membuka formasi,” ujar Yassierli saat meninjau pelaksanaan magang di salah satu kantor PT Bank Negara Indonesia (BNI) (Persero) Tbk, Grha BNI Jakarta, Jumat pekan ini.

Posisi magang di BUMN tergolong sangat kompetitif sehingga lulusan mulai melirik peluang di sektor swasta. Pemerintah menilai hal itu mendorong peningkatan partisipasi perusahaan swasta dalam program itu.

"Saya mendengar batch 2 itu sudah mulai banyak advice informal. Kalau bisa, kalau Anda cukup yakin pilih (tempat magang) ini, kalau enggak begini,” tutur dia.

Program Magang Nasional adalah kebijakan prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mempersiapkan angkatan kerja melalui pengalaman kerja selama enam bulan di perusahaan.

Skema tersebut dinilai mempercepat proses rekrutmen karena perusahaan dapat menilai kinerja peserta secara langsung.

Hingga akhir November 2025, program tersebut telah menjaring sekitar 80 ribu peserta dalam dua batch dari target 100 ribu peserta hingga akhir 2025, dengan pelaksanaan batch ke-3 dirampungkan dalam waktu dekat sebelum evaluasi menyeluruh dilakukan.

"Kami terus memantau pelaksanaannya untuk memastikan manfaatnya optimal bagi peserta dan perusahaan,” kata dia.

Magang Kemnaker Batch 3 Dibuka, Pemerintah Targetkan 100 Ribu Peserta

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa Magang Kemnaker Batch 3 akan segera dibuka untuk memenuhi target total 100.000 peserta program pemagangan lulusan perguruan tinggi. Pembukaan gelombang ketiga ini dilakukan setelah proses seleksi untuk Batch 2 tuntas.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menjelaskan, anggaran Program Magang Nasional tahun 2025 telah disiapkan sepenuhnya untuk 100 ribu peserta, mulai dari Batch 1, Batch 2, hingga Batch 3.

“Anggarannya sudah disiapkan untuk 100 ribu peserta. Hasil Batch 2 ini baru sekitar 62 ribu, sehingga masih ada kuota yang kosong dan kita lanjutkan ke Batch ke-3,” kata Yassierli dikutip dari Antara, Rabu (26/11/2025). 

Batch 3 rencananya akan dibuka resmi pada 15 Desember 2025 melalui platform MagangHub. Kini, perusahaan swasta hingga instansi pemerintah sudah bisa mengajukan lowongan magang yang akan ditawarkan kepada lulusan sarjana dari berbagai daerah.

Hingga berakhirnya Batch 2, hampir 80 ribu peserta telah mengikuti program ini, terdiri dari sekitar 15.000 peserta Batch 1 dan sekitar 62.000 peserta Batch 2. Pemerintah juga menanggung uang saku setara upah minimum selama enam bulan masa pemagangan.

Ajak Perusahaan Gabung Magang Kemnaker Batch 3

Yassierli menuturkan, partisipasi dunia usaha dalam Magang Nasional terus meningkat. Hingga kini, sebanyak 4.669 perusahaan dan 47 kementerian/lembaga telah bergabung sebagai mitra. Lebih dari 2.500 unit kerja juga tercatat menjadi lokasi pemagangan bagi peserta dari berbagai latar belakang jurusan.

Ia mengajak perusahaan yang belum bergabung, termasuk yang lowongannya belum terisi pada Batch 2, untuk kembali membuka kesempatan di Magang Nasional Batch 3. Program ini merupakan salah satu kebijakan prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan menjembatani lulusan baru dengan kebutuhan nyata dunia usaha dan industri.

Dengan dukungan anggaran dan perluasan jaringan perusahaan mitra, pemerintah berharap magang ini mampu memperkuat kesiapan tenaga kerja muda Indonesia ketika memasuki pasar kerja yang semakin kompetitif.

Magang Kemnaker Batch 3 Target Lebih Merata

Menaker Yassierli menekankan bahwa distribusi peserta Magang Nasional Batch 3 ditargetkan lebih merata. Pemerintah tidak ingin konsentrasi peserta hanya menumpuk di wilayah Jakarta atau kota besar lainnya. Ia meminta para pencari magang untuk mempertimbangkan peluang di daerah yang membutuhkan tenaga magang namun masih minim peminat.

Program ini dirancang tidak hanya memberi pengalaman kerja, tetapi juga memperluas jaringan dan membuka peluang rekrutmen langsung oleh perusahaan mitra. Pemerintah berharap lulusan perguruan tinggi dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperkuat daya saing di pasar kerja.

Dengan pembukaan Batch 3, Kemnaker berharap target 100 ribu peserta dapat tercapai, sekaligus memastikan program prioritas ini menjadi jembatan efektif antara dunia pendidikan dan dunia kerja di seluruh Indonesia.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |