Eksis Lebih dari Satu Dekade, BRILink Agen Ohim Jadi Penggerak Usaha Mikro Warga Jakarta

1 day ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Kebutuhan terhadap akses layanan keuangan yang mudah dijangkau tak hanya menjadi persoalan masyarakat pedesaan, tetapi juga warga perkotaan dengan dinamika ekonomi tinggi. Kondisi ini dirasakan Abdurrohim, mitra BRILink Agen Ohim, yang konsisten menjalankan usahanya selama lebih dari 10 tahun di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Abdurrohim mulai mengelola BRILink Agen sejak 2015, bertepatan dengan peluncuran program tersebut. Sebelumnya, ia bersama sang istri mengelola usaha konter ponsel sebagai sumber penghidupan keluarga.

“Waktu itu saya mencari usaha yang memang dibutuhkan banyak orang. Saat melihat peluang menjadi BRILink Agen, saya merasa ini pilihan yang tepat. Selain bisa melayani masyarakat, saya juga berharap usaha ini dapat berkembang dan bertahan dalam jangka panjang,” ujar Abdurrohim.

Bermula dari satu konter kecil, ia perlahan membangun kepercayaan pelanggan dengan menjaga kualitas layanan dan memastikan kesiapan transaksi setiap hari. Keputusannya mengelola BRILink Agen pun menjadi langkah penting dalam perjalanan usahanya, karena perannya kian dirasakan masyarakat sekitar dalam memenuhi kebutuhan transaksi keuangan.

Seiring waktu, kepercayaan itu berbuah pada pertumbuhan usaha. Kini, Abdurrohim telah mengelola tujuh konter dengan layanan utama BRILink Agen, yang dilengkapi dengan penjualan aksesori ponsel, pulsa, serta layanan servis HP. Adapun, dalam kesehariannya, Abdurrohim turut menaruh perhatian besar pada kesiapan modal dan kepatuhan terhadap arahan petugas BRI terhadap pengelolaan BRILink Agen.

“Kami selalu menyiapkan layanan yang terbarik agar nasabah bisa nyaman bertransaksi. Jangan sampai ada yang datang tapi tidak terlayani. Informasi dari petugas BRI juga sangat membantu. Kami juga memberikan promo-promo sederhana agar pelanggan tetap setia,” jelasnya.

Dari sana, berkat hubungan dan interaksi yang terjalin secara baik dengan pelanggan setia, membuat Abdurrohim melihat bahwa kebutuhan warga tidak hanya soal transaksi keuangan. Banyak pelanggan yang datang hampir setiap hari, berbagi cerita, sekaligus menyampaikan kebutuhan lain yang berkaitan dengan aktivitas harian mereka. Masukan-masukan sederhana dari pelanggan itu yang kemudian membuka pandangan Abdurrohim untuk mengembangkan usaha ke bidang lain.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |