Jawa Tengah - Yogyakarta Jadi Favorit Tujuan Mudik Lebaran, Kemenhub Cek Kesiapan Jalan Tol

3 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mulai mengecek jalan tol di sekitar Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Pasalnya, kedua provinsi ini menjadi favorit tujuan mudik Lebaran Idulfitri setiap tahunnya.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan dua titik, yakni jalan tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 (ruas Bawen-Ambarawa) dan ruas Prambanan-Purwomartani pada tol Solo-Yogyakarta. Ini jadi bagian persiapan dalam mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat saat arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Ini adalah bagian dari persiapan menyambut arus mudik dan balik Lebaran yang diprediksi ada peningkatan dan secara historis Jawa Tengah-Yogyakarta menjadi tujuan favorit. Jadi dengan difungsionalkan ruas tol ini akan sangat membantu masyarakat yang akan bepergian selama arus mudik dan arus balik Lebaran,” kata Aan dalam keterangan resmi, Jumat (23/1/2026).

Aan menilai ruas tol fungsional Yogyakarta-Bawen Seksi 6 dan Solo-Yogyakarta ruas Prambanan-Purwomartani ini membuka akses baru karena dapat menjadi jalur alternatif. Menurutnya juga, kedua jalan tol tersebut dapat mengurangi beban arus lalu lintas di Tol Solo-Semarang maupun jalan arteri.

“Tol fungsional ini merupakan hal yang baik dan sangat membantu karena beban arus di tol Solo-Semarang sudah sangat padat. Apabila ini difungsionalkan akan memberikan alternatif untuk masyarakat yang akan ke Magelang, Temanggung maupun yang dari Solo ke Yogyakarta,” ujarnya.

Aan menegaskan, selain untuk memastikan aspek kelancaran arus saat angkutan Lebaran, aspek keselamatan juga tetap menjadi prioritas utama sebelum kedua ruas tol tersebut difungsionalkan. Ia menyebut harus ada rambu yang jelas, pengaturan lalu lintas yang matang, hingga penerangan yang memadai.

“Tentu dengan pemberlakuan fungsional tadi di samping untuk kelancaran, kami tetap ingin memastikan sarana dan prasarana sudah siap. Artinya unsur keselamatan yang utama dan kita tidak akan mengoperasionalkan secara fungsional kalau standar minimal keselamatan jalannya tidak terpenuhi,” tegasnya.

Hampir Rampung

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwanto menyampaikan progres proyek ruas tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 sudah mencapai 90% dan proyek tol Solo-Yogyakarta ruas Prambanan-Purwomartani sudah mencapai 95%. Ia pun optimistis kedua ruas tol tersebut bisa difungsionalkan saat masa mudik Lebaran.

“Kami memastikan ruas dari Bawen sampai Ambarawa siap digunakan fungsional saat Lebaran, dan pengerjaannya sudah 90%. Kemudian di Lebaran kali ini dibuka juga seksi baru Tol Solo-Yogyakarta yaitu ruas Prambanan ke Purwomartani dengan panjang sekitar 20 kilometer dan diperkirakan mampu mengurai kepadatan dari Prambanan sampai Kalasan,” kata Rivan.

Aan optimistis pelaksanaan angkutan Lebaran tahun ini dapat berjalan baik. “Dengan sinergi antara Kemenhub, Korlantas, Jasa Marga, dan Jasa Raharja, kami berharap pelaksanaan mudik Lebaran dapat berjalan lebih aman, lancar, dan selamat,” pungkas Aan.

Pasokan Pangan Aman

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Puasa hingga Lebaran 2026 terjaga.

Hal itu disampaikan usai Rapat Koordinasi Pengamanan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan yang melibatkan lintas kementerian, lembaga, pelaku usaha, hingga aparat penegak hukum.

Dari hasil rapat, pemerintah sepakat menjaga Harga Eceran Tertinggi (HET) pangan strategis hingga Ramadan dan Idulfitri berakhir. Selain itu, Harga Pembelian Pemerintah (HPP) juga dipertahankan agar rantai pasok tetap sehat dan tidak merugikan produsen maupun konsumen.

"Kesimpulannya adalah kita menjaga HET harga eceran tertinggi pangan sekarang sampai bulan Ramadhan, sampai selesai,” kata Amran saat konferensi pers, di kantor Kementan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Rapat koordinasi tersebut digelar oleh Badan Pangan Nasional dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pedagang, produsen, distributor, BUMN, Satgas Pangan, hingga Direktorat Kriminal Khusus Polri. Hadir pula perwakilan Badan Pusat Statistik untuk memastikan data pasokan dan harga menjadi dasar kebijakan.

Stok Aman

Amran mengungkapkan, kondisi stok pangan nasional saat ini berada dalam posisi sangat kuat. Stok beras tercatat mencapai 3,3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah pada periode akhir Januari. Selain itu, cadangan minyak goreng di Perum Bulog mencapai sekitar 700 ribu ton, sehingga dinilai tidak ada ruang bagi kenaikan harga.

"Alhamdulillah stok kita pangan strategis, beras stok kita hari ini 3,3 juta ton. Ini tertinggi stok akhir tahun Januari sepanjang sejarah.Minyak goreng juga tersedia 700 ribu ton di Bulog. Jadi, ini juga tidak ada alasan untuk naik,” ujarnya.

Untuk komoditas lain, harga ayam justru berada di bawah Harga Pokok Penjualan (HPP), yakni di kisaran Rp 22 ribu hingga Rp 23 ribu per kilogram, sementara HPP ditetapkan Rp 25 ribu.

Pemerintah berharap harga ayam dapat bergerak naik secara wajar selama Ramadan. Sementara itu, pasokan telur, bawang merah, dan komoditas strategis lainnya dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |