Prabowo Pamer Danantara Jadi Kekuatan Masa Depan Indonesia di WEF Davos

20 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memperkenalkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) kepada publik internasional dalam forum internasional World Economic Forum (WEF) Davos, Swiss pada Kamis (22/1/2026).

Pada kesempatan itu, Prabowo menyampaikan maksud pembentukan Danantara pada Februari 2025. Lantaran pertumbuhan ekonomi membutuhkan tata kelola negara dan pemasukan modal, khususnya alokasi dan realisasi modal yang efisien. 

"Danantara berarti energi untuk menggerakkan masa depan Indonesia. Danantara merupakan sovereign wealth fund (SWF) dengan aset kelolaan mencapai USD 1 triliun," ujar Prabowo. 

"Dengan Danantara, saya bisa berdiri di sini di hadapan Anda sebagai mitra yang setara. Indonesia saat ini bukan hanya negara dengan kedamaian dan stabilitas, tak hanya negara dengan peluang besar," tegasnya. 

Bersama Danantara, kata Prabowo, Indonesia kini mampu berinvestasi dengan negara luar. Danantara disebutnya hadir untuk membiayai industri masa depan yang akan dijalankan oleh Indonesia. 

"Itulah mengapa kami membangun Danantara dengan pengawasan yang kuat dan tanggung jawab kelembagaan. Kami berupaya menemukan kepala eksekutif terbaik untuk memimpinnya, baik warga negara Indonesia maupun asing," ucap Prabowo. 

"Inilah sebenarnya bagaimana kita sekarang menjalankan Indonesia. Mulai dari program-program sosial kita,hingga upaya kita untuk memanfaatkan sumber daya alam kita secara maksimal,hingga upaya kita untuk mencapai swasembada pangan dan energi. Semuanya kini disertai dengan pengawasan yang ketat, dan para pemimpin yang cakap," tuturnya. 

Tiba di Swiss, Prabowo akan Pidato soal Prabowonomics di Forum WEF

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto tiba di Zurich, Swiss, pada Rabu, 21 Januari 2026, untuk memulai rangkaian agenda penting dalam kunjungan kerjanya di Swiss. Prabowo akan menghadiri Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2026 di Davos, Swiss.

Prabowo tiba di Bandar Udara Internasional Zurich, Swiss sekitar pukul 17.55 waktu setempat. Kedatangan Prabowo disambut oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Konfederasi Swiss I Gede Ngurah Swajaya dan Atase Pertahanan KBRI Paris Marsekal Pertama TNI Hendra Gunawan.

Pesawat Kepresidenan yang membawa Prabowo dan rombongan sebelumnya lepas landas dari Bandar Udara Stansted, London, Inggris, dan menempuh penerbangan selama kurang lebih satu jam tiga puluh menit menuju Zurich. Prabowo didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Dari bandara, Prabowo dan rombongan terbatas langsung menuju hotel tempatnya bermalam selama berada di Swiss. Selama kunjungan ini, Kepala Negara dijadwalkan menghadiri dan berpartisipasi aktif dalam World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 yang digelar di Davos.

Prabowo akan Paparkan Capaian Kerja Pemerintah

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan Prabowo akan menyampaikan pemikirannya soal konsep-konsep ekonomi. Teddy menyebut konsep ekonomi tersebut sudah diterapkan Prabowo baik sebelum maupun sejak menjadi Presiden RI.

"Intinya beliau akan berbicara mengenai konsep-konsep ekonomi yang beliau pikirkan dan sudah beliau terapkan, selama beliau sebelum menjadi Presiden dan sejak menjadi Presiden hingga sekarang," jelas Teddy di Bandar Udara London Stansted, Inggris, Rabu (21/1/2026).

Menurut dia, Prabowo juga akan menceritakan hasil kebijakan yang berhasil dicapai selama satu tahun pemerintahannya. Hal tersebut dinamakan Prabowonomics.

"Dan beliau akan menceritakan hasil-hasil yang sudah pemerintah capai dalam satu tahun ini. Dan itu beliau sebut dengan Prabowo-nomics. Jadi Anda lihat aja besok," tuturnya.

Adapun WEF akan dihadiri oleh lebih dari 65 kepala negara dan pemerintahan. Kemudian, ada lebih dari 1.000 CEO perusahaan besar di dunia yang akan hadir dalam forum tersebut.

Selain berpidato, Teddy menyebut Prabowo diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan pemimpin negara sahabat. Hanya saja, dia tak menjelaskan secara rinci siapa saja kepala negara yang akan bertemu Prabowo.

"Tentunya ada nanti akan kita konfirmasi setelah sampai di sana," ucap Teddy.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |