Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kita Lebih Tinggi dari China dan Uni Eropa

2 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih tinggi dari sejumlah negara maju. Menko Airlangga mengatakan, pertumbuhan ekonomi 5,11 persen sepanjang 2025 lebih tinggi dari China hingga Uni Eropa.

Diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 sebesar 5,39 persen. Sehingga secara setahun penuh, ekonomi RI naik 5,11 persen. Angka ini lebih tinggi dari China, Arab Saudi, hingga Uni Eropa.

"Tadi diumumkan bahwa pertumbuhan kita di triwulan ke empat 5,39 persen. Jadi ini adalah pertumbuhan tertinggi dalam 4 kuartal terakhir, dan secara year on year adalah 5,11 persen. Dan pertumbuhan ini lebih tinggi dari China yang 5 persen, Arab Saudi 4,5 persen, EU hanya tumbuh 1,5 persen," kata Airlangga dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2026, di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Dia mengatakan, angka tersebut menjadi fondasi awal untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat kedepannya. Dalam penjelasannya, pertumbuhan ekonomi tadi ditopang sektor konsumsi yang tumbuh 5,11 di kuartal IV-2025 dan 4,98 persen sepanjang 2025.

"Ini didukung oleh program realisasi bantuan langsung tunai kesra yang disalurkan di akhir tahun sesuai dengan arahan Ibu Bapak Presiden. Kemudian investasi juga tumbuh positif 6,12 persen ditunjang oleh percepatan belanja pemerintah yang tumbuhnya 44,2 persen," kata dia.

"Jadi ini pemerintah mengelontorkan belanja di Q4, san ini juga mendukung stimulus dan daya beli serta akselerasi ekonomi," imbuhnya.

Pertumbuhan Ekonomi RI 2025

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 atau full year mencapai 5,11%. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut melenceng dari prediksi Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Sebelumnya, Menkeu Purbaya memprediksi pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025 di kisaran 5,2%. Namun, nyatanya di bawah prediksinya.

"Secara kumulatif ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 tumbuh sebesar 5,11%," ujar Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, dalam konferensi pers BPS, Kamis (5/2/2026).

Prediksi Purbaya Hampir Tepat

Namun, prediksi Menkeu Purbaya untuk triwulan IV 2025 hampir mendekati hasil pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2025 yang disampaikan BPS.BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan IV 2025 mencapai 5,39% secara year on year atau tahunan. Sementara, sebelumnya Purbaya memprediksi di angka 5,4%, artinya hanya selisih 1 persen.

Amalia menjelaskan pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2025 mengacu pada ekonomi Indonesia berdasarkan besaran produk domestik bruto pada triwulan IV 2025 atas dasar harga berlaku adalah sebesar Rp 6.147,2 triliun, atas dasar harga konstan Rp 3.474,5 triliun.

"Sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 bila dibandingkan kuartal IV 2024 atau secara year on yearmengalami pertumbuhan sebesar 5,39%," jelas Amalia.

Pertumbuhan ekonomi Menurut Lapangan Usaha

BPS mencatat dari sisi lapangan usaha pada triwulan IV 2025 secara year on year seluruh lapangan usaha tumbuh positif kecuali lapangan usaha pertambangan.

Lapangan usaha utama yang memberikan kontribusi bsar terhadap PDB yaitu industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi, dan pertambangan.

"Di mana total share kelima usaha ini mencakup sebesar 63,09% PDB," pungkasnya.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |