Efek Free PPN DTP 2026, Penjualan Pengembang di Karawang Ini Melonjak

3 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Realisasi program Free PPN DTP 2026 terbukti memberikan dampak nyata terhadap kinerja penjualan sektor properti, khususnya di kawasan Parkland Podomoro Karawang. Setelah kebijakan tersebut diterapkan, aktivitas penjualan menunjukkan peningkatan signifikan, baik dari sisi jumlah transaksi, intensitas kunjungan konsumen, maupun kualitas prospek pembeli.

Program Free PPN DTP 2026 dinilai efektif menurunkan hambatan awal kepemilikan properti, sehingga keputusan membeli menjadi lebih rasional dan terukur secara finansial. Di Parkland Podomoro Karawang, insentif ini dimanfaatkan secara optimal melalui program serah terima unit pada 2026.

Kawasan hunian yang dikembangkan Agung Podomoro Land ini juga membuktikan bahwa stimulus pemerintah mampu mendorong geliat pasar properti di wilayah sekitar, seperti Cikarang, Bekasi, hingga Purwakarta.

“Diproyeksikan 60 unit yang sesuai dengan kriteria program Free PPN DTP akan diserahterimakan tahun ini di klaster Evergreen dan klaster Emory dengan dominasi unit 1 lantai dan shophouse La Promenade,” kata Regional Marketing Director Agung Podomoro, Tedi Guswana, dalam keterangan tertulis, Kamis (5/2/2026).

Lonjakan minat ini menjadi sinyal positif bagi pemulihan pasar properti, khususnya pada segmen hunian untuk keluarga muda.

Minat Keluarga Muda Meningkat

Berdasarkan catatan internal Parkland Podomoro Karawang, peningkatan minat paling terasa datang dari konsumen end user usia muda dan produktif, serta investor jangka menengah. Ketertarikan tersebut terutama terlihat pada unit-unit yang mendapatkan fasilitas Free PPN DTP.

Konsumen tidak lagi sekadar menanyakan harga, tetapi mulai masuk ke diskusi yang lebih strategis, mulai dari fasilitas kawasan, potensi kenaikan nilai properti, hingga jaminan kawasan bebas banjir.

“Setelah Free PPN DTP 2026 terealisasi, pola percakapan dengan konsumen berubah. Mereka datang dengan mindset membeli hunian atau ruko di momentum yang tepat, bukan menunggu. Ini indikasi pasar yang semakin matang bahkan pada segmen usia muda dan produktif,” ujar Tedi.

Sebagai gambaran, rumah satu lantai yang sebelumnya dibanderol di kisaran Rp 1 miliaran kini turun menjadi sekitar Rp 900 jutaan setelah mendapatkan insentif Free PPN DTP. Ditambah fasilitas premium seperti kolam renang, lapangan basket, gym, jogging track, serta ruang terbuka hijau mencapai 40% dari total lahan 130 hektare, kawasan ini semakin diminati kaum muda.

Pembangunan Kawasan

Peningkatan penjualan Parkland Podomoro Karawang juga didorong oleh persepsi positif pasar terhadap percepatan pembangunan kawasan. Progres infrastruktur, pembangunan clubhouse, botanical garden, serta rencana pengembangan area komersial di Central Business District memberikan kepastian serah terima unit pada 2026.

Keberadaan Parkland Podomoro Karawang di jantung pertumbuhan industri dan infrastruktur Karawang menjadi nilai tambah tersendiri. Lokasinya yang dekat dengan pintu Tol Karawang Barat dan Stasiun Kereta Cepat Whoosh Karawang, ditambah reputasi Agung Podomoro Land, memperkuat kepercayaan konsumen.

Kombinasi antara insentif fiskal pemerintah melalui Free PPN DTP 2026, lokasi strategis, dan kepastian pembangunan menciptakan momentum yang dinilai tepat bagi calon pembeli untuk memiliki hunian premium.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |