Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,39%, Purbaya: Belum Sesuai Janji, Tapi Lumayan

3 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berkomentar soal pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal IV sebesar 5,39 persen. Dengan catatan itu, ekonomi nasional tumbuh 5,11 persen di sepanjang 2025.

Menurut Purbaya, angka pertumbuhan tersebut masih lebih rendah dibanding perkiraan ia sebelumnya. Namun, ia mendapati sinyal bahwa perekonomian nasional mulai tumbuh ke arah yang lebih baik.

"Ini lebih rendah dari perkiraan saya atau janji saya harusnya 5,5 (persen) lah. Tapi sejujurnya lumayan lah. Yang penting apa? Arah ekonomi sudah membaik," kata Purbaya saat ditemui di kawasan industri Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (5/2/2026).

"Itu tertinggi dalam berapa tahun terakhir, mungkin dalam 4-5 tahun terakhir. Jadi lumayan, ada sinyal pembalikan ekonomi," dia menekankan.

Purbaya berharap agar pertumbuhan ekonomi pada 2026 ini bisa lebih baik lagi. Untuk memastikan itu, ia berkomitmen bakal terus menyambangi setiap kementerian/lembaga agar penyerapan anggaran belanja lebih tepat sasaran.

"Dan kami akan juga aktifkan, lebih aktifkan lagi proses Satgas Debottlenecking itu. Supaya seluruh kendala bisnis bisa dihilangkan dari perekonomian kita secepat mungkin," seru Purbaya.

Pertumbuhan Ekonomi 5,39%

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan terbesar yang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2025 yang sebesar 5,39 persen.

"Apabila kita lihat dari sumber pertumbuhan pada triwulan IV 2025, maka industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan terbesar yaitu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan 1,10 persen basis poin," kata Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga didorong oleh lapangan usaha perdagangan yang memberikan sumber pertumbuhan 0,79 persen, informasi dan komunikasi yang memberikan sumber pertumbuhan 0,55 persen, serta pertanian sumber pertumbuhannya 0,51 persen.

Seluruh Komponen Catat Pertumbuhan Positif

Lebih lanjut, Amalia menyampaikan pertumbuhan ekonomi dari sisi pengeluaran. Pada triwulan IV 2025 secara year on year seluruh komponen mengalami pertumbuhan positif.

Komponen pengeluaran yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB sisi pengeluaran adalah konsumsi rumah tangga, dengan kontribusi sebesar 53,63 persen, dan konsumsi rumah tangga ini tumbuh 5,11 persen pada triwulan IV 2025.

"Komponen berikutnya adalah investasi PMTB dengan kontribusi sebesar 30,02 persen dan pertumbuhannya 6,12 persen pada triwulan IV 2025," ujarnya.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |