Harga Perak Antam Hari Ini 28 Januari 2026 Melesat Rp 2.700, Sentuh Level Segini

2 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melesat pada perdagangan Rabu, (28/1/2026). Kenaikan harga perak Antam ini mengikuti harga emas Antam. Selain itu, harga perak dunia juga kembali melesat sehingga berdampak terhadap harga perak Antam.

Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam naik Rp 2.700 menjadi Rp 69.450. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam di posisi Rp 66.750.

Kenaikan harga perak Antam ini juga mengikuti harga perak dunia. Mengutip CNBC, harga perak di pasar spot melonjak 6,9% menjadi USD 111,11 per ounce setelah mencapai rekor tertinggi di USD 117,69 pada perdagangan Senin pekan ini. Harga perak telah melonjak lebih dari 55% sepanjang 2026, dari tahun lalu melompat 146%.

"Akan ada banyak volatilitas pada masa mendatang dengan risiko penurunan tajam (pada harga perak),” ujar Widmer dari Bank of America.

Ia menambahkan fundamental yang kaut dan arus masuk dana yang diperdagangkan di bursa atau exchange traded fund (ETF) dapat mendukung target harga USD 170.

Selain itu, Citi meningkatkan perkiraan harga perak jangka pendek menjadi USD 150 per ounce dari sebelumnya USD 100.

Mengutip Kitco, analis HSBC menuturkan, kenaikan harga lebih dari 200% year-over-year (YoY) mendorong rasio emas dan perak ke titik terendah dalam beberapa tahun, dan sudah saatnya investor perak mengambil keuntungan.

“Setelah kenaikan harga perak lebih dari 200% YoY, Anda mungkin bertanya-tanya apakah sudah saatnya untuk menjual perak,” tulis analis HSBC.

“Reli itu telah membalikkan rasio emas dan perak (jumlah ons perak yang dapat dibeli dengan satu ons emas) dari yang luar biasa tinggi pada April 2025 menjadi luar biasa tinggi pada April 2025 menjadi luar biasa rendah sekarang, meski harga emas naik,”

Analis juga memperingatkan kalau tidak mungkin perak telah menjadi aset safe-haven baru. "Yang lebih mungkin adalah, ketika mulai mengejar emas, momentum mengambil alih dan investor ritel ikut serta, tepat ketika permintaan industri telah meningkat,”.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |