Cara Cek Desil Bansos 2026: Panduan Lengkap Status Penerima Bantuan Sosial

8 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia terus berupaya memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran. Salah satu instrumen penting dalam upaya ini adalah sistem desil, yang kini terintegrasi dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) mulai tahun 2026. Sistem ini membagi masyarakat ke dalam sepuluh kategori berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi, sehingga bantuan dapat disalurkan kepada mereka yang paling membutuhkan.

Memahami peringkat desil Anda menjadi krusial untuk mengetahui potensi penerimaan berbagai program bansos. Dengan adanya perubahan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi DTSEN, masyarakat perlu mengetahui cara terbaru untuk mengecek status desil mereka.

Artikel ini akan memandu Anda secara komprehensif mengenai cara cek desil bansos 2026, mulai dari pengertian desil, perannya dalam penyaluran bantuan, hingga langkah-langkah praktis pengecekan melalui berbagai platform resmi. Informasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengakses hak-hak mereka sebagai penerima bantuan sosial.

Pengertian dan Fungsi Desil Bansos dalam DTSEN

Desil adalah sistem klasifikasi yang mengelompokkan masyarakat Indonesia ke dalam sepuluh kategori, dari desil 1 hingga desil 10, berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Pembagian ini didasarkan pada kondisi ekonomi keluarga secara nasional, dengan angka terkecil (Desil 1) menunjukkan tingkat ekonomi terendah atau sangat miskin, sementara Desil 10 untuk kelompok dengan kesejahteraan tertinggi.

Fungsi utama desil adalah untuk memetakan siapa yang paling membutuhkan dukungan dari negara, sehingga penyaluran bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran dan objektif. Data ini menjadi indikator penting bagi pemerintah dalam menentukan kelayakan penerima bantuan.

Mulai Februari 2026, Pemerintah Indonesia telah menerapkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai rujukan tunggal untuk seluruh program bantuan sosial, menggantikan peran DTKS lama. DTSEN menjadi basis data tunggal yang memuat kondisi sosial, ekonomi, dan peringkat kesejahteraan keluarga, dibentuk dari penggabungan berbagai sumber data resmi dan dimutakhirkan secara berkala.

Prioritas Penyaluran Bansos Berdasarkan Peringkat Desil

Peringkat desil dalam DTSEN memiliki pengaruh langsung terhadap jenis bantuan yang mungkin diterima oleh sebuah keluarga. Ini menjadi indikator utama dalam menentukan prioritas penerima bansos.

Keluarga di Desil 1 (Sangat Miskin) merupakan prioritas utama dan berhak atas hampir semua jenis bansos. Sementara itu, Desil 2-3 (Miskin dan Hampir Miskin) masih menjadi prioritas tinggi dalam daftar penerima manfaat rutin.

Desil 4 (Rentan Miskin) juga berpeluang besar menerima bansos dan sering masuk dalam kuota bantuan reguler karena rentan terhadap guncangan ekonomi. Untuk Desil 5 (Ekonomi Pas-pasan), peluang menerima bantuan masih ada namun terbatas, dan berpotensi menerima bantuan tertentu jika kuota nasional mencukupi.

Sebagai contoh, Program Keluarga Harapan (PKH) umumnya diprioritaskan untuk keluarga di Desil 1 hingga Desil 4. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako biasanya menjangkau hingga Desil 1-5, begitu pula dengan Jaminan Kesehatan PBI-JK.

Panduan Lengkap Cara Cek Desil Bansos 2026

Masyarakat dapat mengecek status desil bansos 2026 secara mandiri melalui beberapa platform resmi yang disediakan pemerintah. Cara ini memudahkan akses informasi tanpa harus datang ke kantor layanan.

Salah satu cara paling praktis adalah melalui website resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id. Anda cukup memilih wilayah tempat tinggal (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan), memasukkan nama lengkap sesuai e-KTP, dan mengetik kode captcha. Setelah itu, klik “CARI DATA” untuk melihat informasi kepesertaan bansos Anda, termasuk keterangan kategori kesejahteraan atau desil.

Alternatif lain adalah menggunakan aplikasi resmi “Cek Bansos” yang tersedia di Google Play Store atau App Store. Setelah mengunduh dan membuat akun dengan NIK, nomor KK, nama lengkap, email, dan nomor telepon, Anda perlu mengunggah foto KTP dan swafoto untuk verifikasi. Setelah akun disetujui, login dan cari kolom “Peringkat Kesejahteraan Keluarga” di menu “Profil” untuk melihat desil Anda.

Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan melalui website SIKS-NG di siks.kemensos.go.id dengan memilih menu “Cek Data”, memasukkan NIK atau nomor Kartu Keluarga, dan kode verifikasi. Bagi yang terkendala akses online, Anda dapat datang langsung ke kantor desa/kelurahan dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga, atau menanyakan kepada pendamping sosial di lapangan.

Dinamika Perubahan Data Desil dan Saluran Pengaduan Resmi

Status desil tidak bersifat permanen dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan hasil pemutakhiran data yang dilakukan secara berkala oleh pemerintah daerah. Perubahan kondisi ekonomi keluarga, seperti mendapatkan pekerjaan baru atau mengalami PHK, akan diperbarui dalam sistem.

Pemerintah melakukan verifikasi data setiap beberapa bulan untuk memastikan kondisi di lapangan tetap akurat. Selain itu, validasi melalui Musyawarah Desa (Musdes) atau Musyawarah Kelurahan (Muskel) juga memiliki wewenang untuk melaporkan warga yang dianggap sudah mampu atau warga baru yang layak masuk kategori miskin.

Jika Anda mengalami kendala saat cek desil atau menemukan data yang tidak sesuai, Kemensos menyediakan berbagai saluran pengaduan resmi. Anda bisa menghubungi Call Center Kemensos di 1500-899 atau 171, atau melalui WhatsApp Kemensos di 0811-1022-210.

Pengaduan juga dapat disampaikan melalui email [email protected], atau dengan mendatangi langsung Kantor Dinas Sosial kabupaten/kota setempat. Operator DTKS di kelurahan/desa juga dapat membantu verifikasi data secara langsung.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |