Liputan6.com, Jakarta - Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) ORA et LABORA memberi kesempatan karier bagi para tenaga pendidik dengan membuka lowongan kerja untuk 6 posisi guru. Seluruh posisi akan ditempatkan di kampus-kampus BSD City dan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten.
Yayasan yang didirikan pada 28 Mei 1966 oleh Benny Rob Arie Riupassa dan Johanes Boudewijn Riupassa inni mengelola pendidikan untuk jenjang TK hingga SMA/SMK dengan mengusung visi "menjadi garam dan terang dunia bagi sesama” serta misi mendidik siswa menjadi manusia yang takut akan Tuhan, berguna bagi sesama, dan berpengetahuan tinggi berdasarkan nilai-nilai Kristiani.
Posisi yang dibuka meliputi Guru Teknik SMK, Guru SD, Guru TIK, Guru Bahasa Mandarin, Guru Bahasa Indonesia, dan Guru Agama Kristen. Gaji yang ditawarkan untuk seluruh posisi ini sebesar Rp 5 Juta per bulan.
Persyaratan & Dokumen yang Diperlukan
Terdapat 2 jenis persyaratan yang harus dipenuhi bagi calon tenaga pendidik yang tertarik untuk mengajar di YPK Ora et Labora yakni:
Persyaratan Umum:
- Pendidikan minimal S1
- Memiliki pengalaman mengajar minimal 1 tahun
- Mampu bekerja sescara fulltime
- Laki-laki dan Perempuan dipersilahkan
Persyaratan Khusus:
Lulusan S1 dengan jurusan pendidikan sesuai dengan posisi guru yang dilamar
Dokumen Lamaran Kerja
Dokumen yang Diperlukan:
- CV terbaru
- Surat lamaran
- Foto 3x4
- Fotokopi KTP
- Fotokopi ijazah
- Transkrip nilai
- Sertifikat dan dokumen pendukung lainnya
YPK ORA et LABORA menetapkan batas waktu penerimaan lamaran hingga 27 Oktober 2025. Para tenaga pendidik yang berminat dan ingin bergabung dengan yayasan ini dapat segera mempersiapkan berkas-berkas yang diperlukan dan mengirimkannya via email ke [email protected].
Reporter: Sekar F
6 Tips Sukses Berburu Lowongan Kerja di Job Fair
Pada Mei 2025 akan menjadi bulan yang sibuk bagi para pencari kerja. Berbagai penyelenggara mulai dari instansi pemerintah hingga dinas ketenagakerjaan daerah siap menggelar ajang job fair berskala besar yang membuka ribuan peluang kerja dari berbagai sektor industri.
Salah satu event utama yang paling dinanti adalah Job Fair Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang akan diselenggarakan pada 22–23 Mei 2025, bertempat di Gedung Kemnaker, Jalan Gatot Subroto Kav. 51, Jakarta Selatan.
Acara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menekan angka pengangguran sekaligus menjembatani kebutuhan tenaga kerja perusahaan dengan kompetensi yang dimiliki pencari kerja.
Tak hanya dari pusat, pemerintah daerah juga turut ambil bagian. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi, khususnya Suku Dinas Jakarta Pusat, kembali menggelar acara serupa bertajuk Jakarta Job Fair. Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, yakni pada 6–7 Mei 2025, mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.
Menariknya, tahun ini Jakarta Job Fair akan digelar serentak di dua lokasi berbeda, yaitu GOR Kemayoran dan GOR Johar Baru, dan terbuka gratis untuk masyarakat umum.
Tips Sukses
Namun, mengikuti job fair bukan sekadar datang dan menyerahkan lamaran. Agar kesempatan diterima kerja semakin besar, penting bagi para pencari kerja untuk datang dengan strategi.
Berikut ini adalah tips sukses mengikuti job fair agar bisa memaksimalkan peluang yang ada, dikutip dari Jobstreet, Senin (5/5/2025).
1. Datang Lebih Awal untuk Maksimalkan Waktu dan Peluang
Datang pagi hari memberi keuntungan lebih dari sekadar menghindari antrean. Kamu bisa memanfaatkan waktu untuk mempelajari denah lokasi booth, menyusun prioritas perusahaan yang ingin dikunjungi, serta menghindari antrian panjang yang berpotensi menguras energi dan waktu.
Bahkan, jika memungkinkan, kamu bisa lebih dahulu melakukan pendekatan ke perusahaan yang sedang membuka walk-in interview. Momen ini bisa jadi langkah awal untuk menunjukkan antusiasme dan kesiapanmu kepada pihak HRD.
2. Bawa Dokumen Lamaran Secara Lengkap dan Rapi
Salah satu kesalahan umum pencari kerja saat mengikuti bursa lowongan kerja adalah tidak membawa dokumen yang cukup. Pastikan kamu sudah menyiapkan CV terbaru, surat lamaran, fotokopi ijazah, fotokopi KTP, dan portofolio.
Simpan seluruh dokumen dalam folder khusus atau map lamaran agar mudah diberikan dan terlihat profesional. Sebaiknya bawa 10–20 salinan untuk setiap dokumen karena kamu akan berinteraksi dengan banyak perusahaan.
3. Manfaatkan Seminar dan Workshop di Lokasi Job Fair
Selain area booth perusahaan, biasanya job fair juga menyediakan sesi seminar, talk show, atau workshop. Topik-topik yang diangkat bervariasi, mulai dari cara membuat CV yang menarik, simulasi wawancara kerja, hingga strategi membangun karier di era digital.
Jangan ragu untuk bergabung dalam sesi ini. Selain menambah wawasan, kamu juga bisa mengenal lebih dekat dunia kerja dan memahami ekspektasi perusahaan terhadap kandidatnya.
4. Susun Strategi Kunjungan ke Booth Perusahaan
Sebelum datang, coba cari tahu terlebih dahulu perusahaan apa saja yang akan hadir. Susun daftar prioritas berdasarkan minat dan latar belakang pendidikan atau pengalamanmu. Saat di lokasi, manfaatkan waktu secara efisien dengan mengunjungi booth sesuai urutan prioritas, bukan sekadar yang terlihat ramai.
Hindari terlalu lama di satu booth. Jika sudah mendapat informasi yang kamu butuhkan dan sudah menyerahkan lamaran, segera lanjut ke perusahaan berikutnya.
5. Ajukan Pertanyaan yang Relevan
Saat berinteraksi dengan perwakilan perusahaan, jangan ragu untuk bertanya. Ajukan pertanyaan yang menunjukkan ketertarikan dan risetmu terhadap perusahaan, misalnya:
“Apa saja tantangan utama di posisi ini?”
“Apa budaya kerja yang paling menonjol di perusahaan Anda?”
“Bagaimana peluang pengembangan karier di perusahaan ini?”
Pertanyaan semacam ini tidak hanya menunjukkan keseriusanmu, tapi juga dapat memberi gambaran apakah perusahaan tersebut cocok dengan nilai dan visi pribadimu.
6. Bangun Jaringan dan Relasi Selama Job Fair
Job fair adalah tempat ideal untuk memperluas jaringan profesional. Meskipun kamu belum langsung mendapat pekerjaan, membangun relasi dengan perekrut dapat membuka pintu untuk peluang lain di masa depan. Mintalah kartu nama atau kontak perekrut dan simpan dengan baik.
Setelah acara selesai, jangan lupa kirim email follow-up atau pesan singkat untuk menyampaikan terima kasih dan ketertarikan kamu terhadap posisi yang dilamar. Langkah ini sederhana, namun seringkali memberikan kesan positif yang membedakan kamu dari kandidat lain.