Liputan6.com, Jakarta BRI Life terus memperkuat strategi digitalisasi secara menyeluruh. Hal ini diwujudkan melalui pengembangan platform digital, integrasi layanan dalam ekosistem BRI, serta penyediaan produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa layanan asuransi jiwa dapat diakses dengan lebih mudah, cepat, dan aman oleh seluruh lapisan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
“BRI Life secara konsisten mendorong inklusi keuangan digital melalui pemanfaatan teknologi untuk menghadirkan layanan asuransi yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat," kata Direktur Utama BRI Life Aris Hartanto, Sabtu (30/8/2025).
“Kami percaya bahwa melalui inklusi digitalisasi adalah kunci mempeluas jangkauan dan meningkatkan pengalaman dan edukasi bagi nasabah. Penghargaan ini menjadi refleksi dari komitmen kami dalam membangun ekosistem layanan asuransi yang lebih inklusif dan efisien,” lanjut aris.
Atas upaya tersebut, BRI Life meraih penghargaan “Indonesia Best Life Insurance 2025” dalam kategori Expanding Financial Inclusion through Digital Transformation (Life Insurance dengan Total Aset Rp10–25 Triliun).
Penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas peran BRI Life dalam menyediakan akses perlindungan asuransi yang lebih luas, inklusif, dan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Dengan capaian ini, BRI Life semakin mengukuhkan posisinya sebagai perusahaan asuransi jiwa yang adaptif terhadap dinamika industri, konsisten dalam menerapkan prinsip tata Kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), serta berperan aktif dalam mendorong pembangunan inklusi keuangan nasional melalui inovasi digital yang berkelanjutan.
Tempati Posisi Teratas, BRI Life Catat APE Rp 2 Triliun
Sebelumnya, PT Asuransi BRI Life (BRI Life) mencatatkan pencapaian tertinggi pada Semester I Tahun 2025. Berdasarkan data dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) terkait pertumbuhan Annualized Premium Equivalent (APE) hingga Semester I 2025, BRI Life berhasil menempati posisi teratas di industri asuransi jiwa dengan mencatatkan APE sebesar Rp2,0 triliun.
Angka ini mencerminkan pertumbuhan signifikan sebesar 29,3% secara tahunan (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas dan optimalnya pada strategi bisnis BRI Life yang didukung sinergi kuat dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) (BRI) dan FWD Management Holding Limited (FWD).
Melalui jaringan perbankan dan industri pasar yang luas serta dengan pendekatan yang inovatif, BRI Life terus menyediakan solusi perlindungan finansial terbaik bagi nasabah, memperkuat posisi perusahaan sebagai pemimpin pasar di industri asuransi jiwa.
“Kontribusi terbesar terhadap pencapaian gemilang ini berasal dari lini bisnis bancassurance yang menyumbang 63,2% atau setara Rp1,3 triliun. Selain itu, lini bisnis korporasi juga menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat, yaitu melesat 216,6% secara tahunan (YoY) dengan nilai mencapai Rp516,8 miliar," kata Direktur Utama BRI Life Aris Hartanto dalam keterangan tertulis, Kamis (
Pertumbuhan impresif di lini bisnis korporasi utamanya didorong oleh peningkatan signifikan pada produk asuransi kesehatan BRI Life, yang tumbuh sebesar 402,4% secara tahunan (YoY).
Kenaikan ini merupakan hasil dari inisiatif BRI Life dalam dua tahun terakhir untuk meningkatkan kapabilitas di sektor kesehatan, dimulai dengan pengelolaan swakelola TPA.
Pertahankan Pengelolaan Rasio Klaim
Pencapaian lain yang diraih oleh BRI Life adalah keberhasilan dalam mempertahankan pengelolaan rasio klaim dan manfaat secara optimal, dimana rasio klaim BRI Life tercatat lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata industri.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari inisiatif BRI Life pada awal tahun 2025, yang berfokus pada peningkatan layanan asuransi kesehatan melalui penyediaan layanan dan produk managed care yang inovatif.
Dari sisi kontribusi kepada pemegang saham, BRI Life juga berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 419,2 miliar, mengalami pertumbuhan sebesar 32,0% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain itu, tingkat Risk Based Capital (RBC) BRI Life berada pada level 579,6% di Semester I 2025, melampaui ambang batas minimum yang ditetapkan oleh OJK. Capaian ini mencerminkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan serta pengelolaan portofolio yang semakin solid dan kuat.