Pede Ekonomi Indonesia Membaik, Texas Chicken Siap Buka Banyak Gerai Baru

1 day ago 9

Liputan6.com, Jakarta Di tengah situasi tak menentu dari aksi demo akhir-akhir ini, PT Quick Serve Indonesia sebagai pemegang lisensi Texas Chicken masih optimistis dengan ekonomi Indonesia ke depan. Lewat pembukaan gerai baru di berbagai kota Indonesia.

Managing Director PT Quick Serve Indonesia Julius Evan Khristianto mengatakan, ekonomi Indonesia menunjukan resiliensi di tengah ketidakpastian global. Ia lantas merujuk pada angka pertumbuhan ekonomi sebesar 5,12 persen pada kuartal II 2025 yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS).

Di sisi lain, Survei Konsumen Bank Indonesia pada Juli 2025 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Hal ini tecermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juli 2025 yang berada pada level optimis (indeks >100) sebesar 118,1, lebih tinggi dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 117,8.

Fakta-fakta tersebut menjadi salah satu alasan bagi PT. Quick Serve Indonesia, yang merupakan pemegang lisensi Texas Chicken, untuk membuka gerai Texas Chicken di Metropolitan Mall, Bekasi.

"Kami optimis daya beli masyarakat masih ada," kata Julius, Sabtu (30/8/2025).

Tidak hanya optimistis terhadap perekonomian di Bekasi, Julius juga optimis ekonomi Indonesia akan tetap positif ke depan. "Karenanya, kami juga akan segera berekspansi di kota-kota lain seperti Cirebon, Tangerang, Medan. Kami optimis masyarakat tetap memiliki daya beli," imbuhnya.

Permintaan dari Medsos

Marketing Manager Texas Chicken Indonesia, Astrid Andryani mengatakan, gerai Texas Chicken di Metropolitan Mall Bekasi merupakan gerai Texas Chicken kedua yang hadir di wilayah Bekasi, setelah sebelumnya dibuka di Deltamas, Cikarang.

Astrid menjelaskan, pada akun media sosial Instagram @texaschickenidn, pihaknya menerima banyak sekali pesan personal maupun komentar yang masuk, untuk menghadirkan gerai di daerah tempat mereka menetap.

"Jadi dalam diskusi internal hal ini jadi pertimbangan buat Kami untuk ekspansi dan menambah gerai Texas Chicken di Indonesia sesuai masukan dari pelanggan Texas Chicken melalui akun media sosial. Permintaan dari konsumen pada kolom komentar akun Instagram terus berdatangan yang meminta Texas Chicken hadir di wilayah Indonesia seperti Banjarmasin, Manado, Palembang, Bali dan beberapa kota lainnya yang akan kami pertimbangkan," tuturnya.

Bank Mandiri Proyeksikan Perekonomian Indonesia 2025 Mampu Tumbuh 5%

Perekonomian Indonesia diperkirakan tetap berada pada jalur pertumbuhan positif sepanjang 2025, meski dihadapkan pada dinamika global dan tekanan eksternal.

Hingga triwulan II 2025, Produk Domestik Bruto (PDB) mencatat kenaikan 5,12% (yoy), lebih tinggi dibandingkan 4,87% pada triwulan sebelumnya. Konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama, terutama karena momentum libur Lebaran dan tahun ajaran baru.

Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro menjelaskan konsumsi masyarakat tumbuh 4,97% yoy, meningkat dari 4,89% pada Triwulan I 2025. Dorongan lainnya berasal dari investasi yang melonjak signifikan 6,99% yoy pada periode yang sama, seiring naiknya impor barang modal, khususnya mesin dan peralatan.

Berdasarkan Mandiri Spending Index (MSI), pertumbuhan belanja masyarakat di Triwulan II 2025 didukung oleh kategori leisure, mobilitas, serta layanan pendidikan. Belanja transportasi bahkan meningkat 71% yoy. Andry menekankan dominasi generasi muda dalam struktur demografi Indonesia menjadi faktor pendorong utama tren konsumsi berbasis pengalaman.

Namun, ia juga mengingatkan adanya pergeseran ke arah kebutuhan pokok setelah musim liburan. Sampai pertengahan Agustus 2025, belanja di supermarket tumbuh 4,2%, tertinggi dibandingkan kategori lain.

“Artinya, pasca libur sekolah, masyarakat kembali ke supermarkets untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga. Selain itu, Bank Mandiri juga melihat terdapat kenaikan preferensi belanja masyarakat untuk experienced-based seperti makan di luar, travel, dan transportasi dibandingkan pembelian barang (product-based). Hal ini tercermin dari index belanja experience-based yang meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan 2024,” papar Andry dalam Mandiri Economic Outlook Q3 2025 di Jakarta pada Kamis (28/8/2025).

Kinerja Investasi Menopang Pertumbuhan Ekonomi

Selain konsumsi, kinerja investasi juga menopang proyeksi pertumbuhan, terutama dari sektor mesin dan peralatan. Belanja pemerintah menunjukkan perbaikan meski masih terkontraksi tipis -0,33% yoy, sementara ekspor tetap terjaga positif karena langkah antisipatif eksportir menghadapi kebijakan tarif AS.

Dari sisi stabilitas harga, inflasi Juli 2025 tercatat 2,37% yoy, relatif terkendali meski dipengaruhi kenaikan biaya pendidikan dan pangan. Pasar keuangan juga lebih stabil dengan adanya aliran modal asing, sehingga memberi ruang bagi Bank Indonesia memangkas suku bunga acuan 25 bps menjadi 5% pada Agustus 2025.

“Bank Mandiri memproyeksikan perekonomian Indonesia pada tahun 2025 masih berpeluang tumbuh sebesar 4,96% di tengah berbagai tekanan global maupun domestik. Untuk menjaga momentum tersebut, diperlukan dukungan kebijakan countercyclical yang mampu memberikan bantalan bagi perekonomian dalam menghadapi tekanan eksternal,” tambah Andry.

Ia menegaskan, kebijakan moneter Bank Indonesia kemungkinan tetap akomodatif jika inflasi terkendali dan risiko eksternal dapat diantisipasi. Sementara itu, percepatan realisasi belanja pemerintah diharapkan menjadi instrumen penting untuk menopang pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |