Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan yang juga Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, ekonomi global masih berada dalam fase penuh tantangan dengan tingkat ketidakpastian yang terus meningkat.
Dinamika global tersebut dipengaruhi kombinasi faktor perdagangan internasional, kebijakan moneter negara maju, hingga ketegangan geopolitik yang berdampak pada aktivitas ekonomi dan pasar keuangan global.
Pada triwulan IV 2025, perkembangan ekonomi global masih dibayangi ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Pada saat yang sama, kebijakan suku bunga bank sentral AS yang lebih agresif turut memengaruhi arah arus modal dan stabilitas pasar keuangan dunia.
Prospek 2026 pun dinilai tetap menghadapi tekanan dari dampak lanjutan kebijakan tarif impor serta kerentanan rantai pasok global, meski terdapat perbaikan pada sejumlah indikator ekonomi di negara maju.
"Pada tahun 2026, pertumbuhan ekonomi dunia masih akan dipengaruhi oleh dampak lanjutan kebijakan tarif impor AS dan kerentanan rantai pasok global, meskipun prospek perekonomian AS membaik didorong investasi di sektor teknologi termasuk artificial intelligence (AI) dan stimulus fiskal berupa pengurangan pajak,” ujar Purbaya pada Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala KSSK I Tahun 2026, Selasa (27/1/2026).
Di tengah tekanan global tersebut, perekonomian Indonesia dinilai tetap menunjukkan ketahanan dan mampu menjaga kesinambungan pertumbuhan. Kinerja ekonomi pada triwulan IV 2025 diperkirakan membaik, terutama karena penguatan permintaan dalam negeri yang sejalan dengan meningkatnya optimisme pelaku usaha.
Dorongan kebijakan fiskal dan moneter turut menopang kondisi ini. Indikator aktivitas manufaktur berada di area ekspansi, penjualan ritel mencatat pertumbuhan positif, dan neraca perdagangan masih membukukan surplus.
Likuiditas Domestik
Likuiditas domestik juga terjaga, antara lain tercermin dari peningkatan uang primer yang tumbuh dua digit pada akhir 2025, dipengaruhi sinergi kebijakan fiskal dan moneter serta ekspansi likuiditas bank sentral.
Perkembangan tersebut diikuti pertumbuhan uang beredar luas yang turut didukung penyaluran kredit. Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 diperkirakan berada di kisaran lima persen, dan berpotensi meningkat pada 2026 dengan dukungan permintaan domestik serta sinergi kebijakan Pemerintah dan otoritas terkait.
Upaya penguatan investasi juga terus dilakukan, termasuk melalui peran Danantara dalam mendorong investasi swasta dan pembentukan Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah guna menciptakan iklim usaha yang lebih kompetitif.
OJK: Sektor Jasa Keuangan Indonesia Tetap Stabil di Tengah Dinamika Global
Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar memastikan, sektor jasa keuangan nasional tetap stabil di tengah dinamika perekonomian global yang beragam. Penilaian tersebut merupakan hasil rapat Dewan Komisioner OJK yang digelar pada 1 Oktober 2025.
Mahendra menyampaikan, kondisi stabilitas sektor keuangan nasional ditopang oleh sejumlah faktor, baik dari sisi global maupun domestik.
Ia menjelaskan, perekonomian global menunjukkan kondisi yang bervariasi di sejumlah negara utama. OECD telah melakukan revisi terhadap proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia yang kini dinilai lebih kuat dibandingkan perkiraan di awal tahun. Namun demikian, risiko dari ketegangan perdagangan dan geopolitik masih perlu diwaspadai.
"Meskipun kemungkinan tensi perang dagang dan geopolitik akan bisa bergejolak kembali. Di Amerika Serikat, kinerja perekonomian relatif stabil dengan pertumbuhan PDB yang relatif tinggi, meskipun pasar tenaga kerja melemah dan inflasi masih terus persisten. Siklus penurunan Fed Fund Rate juga telah dimulai,” jelas Mahendra dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB September 2025, Kamis (9/10/2025).
Ekonomi China dan Eropa
Ia menambahkan, langkah The Federal Reserve menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada September turut memperkuat sentimen pasar global.
Sementara itu, ekonomi Tiongkok masih mengalami moderasi, dengan sejumlah indikator utama baik di sisi permintaan maupun penawaran berada di bawah ekspektasi pasar. Di kawasan Eropa, perekonomian juga stagnan dengan negara besar seperti Prancis yang mengalami tekanan.
"Perkembangan-perkembangan itu turut mendukung risk on investor global sehingga pasar saham global cenderung menguat. Di dalam negeri, kinerja perekonomian domestik terjaga dengan PMI manufaktur di zona ekspansi dan surplus neraca perdagangan meningkat,” kata Mahendra.
Komitmen OJK
Meski demikian, ia mengingatkan agar tetap mencermati perkembangan permintaan domestik yang masih perlu didorong. Hal itu terlihat dari moderasi inflasi, indeks kepercayaan konsumen, serta tingkat penjualan ritel, semen, dan kendaraan yang masih belum optimal.
Mahendra menegaskan, OJK berkomitmen menjaga stabilitas sektor jasa keuangan melalui penguatan koordinasi, pengawasan, serta kebijakan yang adaptif menghadapi dinamika global maupun domestik. Tujuannya agar sektor jasa keuangan tetap tangguh (resilient), kontributif, dan berdaya saing tinggi.
Selain itu, ia menambahkan, OJK juga akan terus mengoptimalkan kinerja intermediasi dengan mendorong penyaluran pembiayaan ke sektor-sektor prioritas pemerintah, termasuk kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), guna memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Upaya memperdalam pasar keuangan juga menjadi fokus agar likuiditas meningkat.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4089130/original/054732300_1657801180-Gas-Melon-LPG-Iqbal-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485687/original/071253500_1769524080-1756f35c-ee91-4c96-861f-adbd26f34d5c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5273516/original/034332500_1751629023-WhatsApp_Image_2025-06-26_at_20.23.07__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4477896/original/072602400_1687478218-Miliarder_atau_Orang_Terkaya_Dunia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2833304/original/055774200_1561020095-20190619-BI-Tahan-Suku-Bunga-Acuan-6-Persen6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485664/original/075602400_1769520180-Wakil_Direktur_Utama_Pertamina_Patra_Niaga__Achmad_Muchtasyar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4620095/original/051162300_1698026587-shutterstock_1702270189.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1171884/original/027743900_1458037827-20160315-Hari-ini-BBM-turun-Rp-200-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5057629/original/036058700_1734597838-IMG_5078.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3337098/original/074187700_1609328705-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485568/original/087264300_1769512831-Kepala_BPH_Migas__Wahyudi_Anas-1.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4566837/original/045785900_1694070287-robot-handshake-human-background-futuristic-digital-age.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484453/original/024648100_1769429500-tom4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485579/original/020218600_1769513523-Konferensi_Pers_Hasil_Rapat_Berkala_KSSK_I_Tahun_2026-27_Januari_2026.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4269838/original/098490100_1671710597-BKI_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485471/original/079785900_1769507970-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3980735/original/087595500_1648714881-20220331-Laporan-SPT-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485455/original/004710200_1769507042-Presiden__Direktur_PT_Bank_Central_Asia_Tbk_Hendra_Lembong-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472367/original/051503100_1768364031-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_20262.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485412/original/049679800_1769506033-WhatsApp_Image_2026-01-27_at_15.49.43.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4693825/original/025517000_1703131329-el_nino.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4592086/original/067091100_1695951584-WhatsApp_Image_2023-09-29_at_8.27.22_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369177/original/054391600_1759456407-elon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408446/original/054909700_1762780494-71c2aa72-026f-4891-89a0-df5854c76daa.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382035/original/080562400_1760525876-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3149802/original/071712000_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401396/original/030520700_1762166532-b0c89ad6-57fa-444a-bae3-8f293ca3c51f.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3588886/original/019085400_1633015419-Tes_SKD_CPNS_Kemenko_Marvest.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1630542/original/056622900_1498039155-20170621-PLN-Berikan-Diskon-Biaya-Penyambungan-Tambah-Daya-Antonius-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2976158/original/070337400_1574578011-Ilustrasi_Aparatur_Sipil_Negara.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5296049/original/086416800_1753515958-WhatsApp_Image_2025-07-26_at_14.23.55_53764f73.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383860/original/002019600_1760696485-IMG_2666.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369483/original/034567100_1759472304-1000117747.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366177/original/014783900_1759219460-PHOTO-2025-09-30-14-39-35.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3632202/original/008777100_1636861919-FOTO.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5186928/original/035658900_1744629096-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_1.jpg)