Begini Kondisi Menteri KKP Usai Pingsan

3 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dilaporkan telah berangsur pulih setelah sempat pingsan saat menghadiri upacara penghormatan dan pelepasan jenazah pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Upacara tersebut digelar untuk menghormati para korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros. 

Kondisi terkini Menteri Trenggono disampaikan langsung melalui akun Instagram pribadinya, @swtrenggono. Dalam unggahan tersebut, ia mengucapkan terima kasih atas perhatian dan doa dari masyarakat yang diberikan kepadanya pasca insiden pingsan yang sempat menjadi perhatian publik. 

“Terima kasih atas perhatian dan doa masyarakat semuanya terhadap saya. Wabil khusus pak @presidenrepublikindonesia @prabowo yang menelpon langsung dan menanyakan kondisi saya hari ini,” tulis Menteri Trenggono, Minggu (25/1/2026). 

Trenggono memastikan bahwa dirinya saat ini dalam kondisi baik-baik saja. Berdasarkan hasil observasi dokter, tidak ditemukan masalah kesehatan serius. Ia menyebutkan bahwa kelelahan menjadi penyebab utama insiden tersebut, mengingat padatnya aktivitas yang dijalani dalam beberapa waktu terakhir.

“Saya dalam kondisi baik-baik saja, Alhamdulilah observarsi dokter menyatakan tak ada masalah, hanya kelelahan,” ujarnya.

Ungkap Kelelahan Fisik

Dalam keterangannya, Trenggono mengakui bahwa sepekan terakhir merupakan masa yang berat, tidak hanya secara fisik tetapi juga mental. Musibah kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang menimpa keluarga besar KKP menjadi beban emosional tersendiri baginya sebagai pimpinan kementerian.

“Seminggu terakhir ini memang melelahkan tidak hanya fisik tetapi mental karena keluarga besar KKP tengah ditimpa musibah kecelakaan pesawat ATR 42-500,” ujarnya.

Meski tengah menjalankan tugas negara mendampingi Presiden dalam kunjungan ke London dan Davos, Trenggono menegaskan komitmennya untuk selalu hadir bersama jajaran KKP, baik dalam suka maupun duka. Menjadi inspektur upacara bagi pegawai yang berpulang disebutnya sebagai bentuk pendampingan terakhir. Ia pun menutup pesannya dengan ajakan, “Jangan pernah lelah mencintai Indonesia.”

Sudah Sadarkan Diri, Begini Kronologi Menteri KKP Pingsan di Upacara Penghormatan Korban ATR 42-500

Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Media dan Komunikasi, Doni Ismanto Darwin, memastikan kondisi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono telah membaik setelah sempat pingsan saat menghadiri upacara penghormatan dan pelepasan jenazah pegawai KKP yang menjadi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros.

"Perlu kami sampaikan bahwa kondisi Menteri saat ini dalam keadaan sadar, stabil, dan baik-baik saja. Kelelahan yang dirasakan bersifat sementara dan telah ditangani dengan baik," kata Doni kepada Liputan6.com, Minggu (25/1/2026).

Doni menjelaskan, pingsannya Menteri KKP disebabkan oleh kelelahan setelah menjalani rangkaian aktivitas yang cukup padat. Sebelum menghadiri upacara tersebut, Sakti Wahyu Trenggono baru saja tiba dari perjalanan dinas ke luar negeri, tepatnya dari Eropa.

"Beliau baru sampe dari perjalanan dinas itu, terus selama di Eropa memantau terus perkembangan di Jakarta. Begitu tahu sudah diumumkan korban, beliau ingin mendampingi keluarga dan berpartispasi dalam proses upacara," ungkapnya.

Kronologi Menteri KKP Jatuh Pingsan

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono jatuh tak sadarkan diri dalam prosesi penyerahan jenazah korban kecelakaan pesawat dari keluarga untuk negara.

"Dengan ini saya atas nama keluarga menyerahkan jenazah Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan alm. Capt. Andy Dahananto kepada negara Republik Indonesia untuk dimakamkan secara kedinasan Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ujar Muhamad Hidayat, kakak dari Alm. Ferry, ketika menyerahkan jenazah korban ATR sebelum Menteri KKP tak sadarkan diri.

Setelahnya, suara berdebam terdengar menggema di dalam auditorium, disusul oleh keriuhan peserta upacara.

Upacara yang digelar di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan Pasar Minggu, Jakarta, merupakan penghormatan dan pelepasan Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan Capt. Andy Dahananto yang gugur saat bertugas dalam musibah jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |