Aktivitas Terhambat Demo, Pengusaha Retail Minta Ini ke Pemerintah

1 day ago 9

Liputan6.com, Jakarta Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) meminta pemerintah menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat di pusat aktivitas publik, semisal pasar dan mal.

Menanggapi aksi demo yang meluas selama dua hari lalu, Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah berharap semua pihak dapat menahan diri, mengutamakan keselamatan, dan menjaga ketertiban bersama.

"Kami mendukung langkah pemerintah dalam menjamin keamanan masyarakat, termasuk pengamanan pusat perbelanjaan, obyek vital, serta kelancaran distribusi logistik dan barang kebutuhan pokok. Hal ini penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan," ujarnya, Sabtu (30/8/2025).

Lebih dari itu, Budihardjo menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan sektor retail beserta ekosistemnya, yang melibatkan jutaan pekerja dan keluarga mereka, serta seluruh sektor lain yang menopang perekonomian bangsa.

"Dengan dialog, kebersamaan, dan langkah konkret menjaga ketenangan publik, kita dapat memperkuat persatuan nasional sekaligus memastikan roda ekonomi terus bergerak demi kesejahteraan masyarakat Indonesia," imbuhnya.

Sehubungan dengan meningkatnya eskalasi unjuk rasa di berbagai daerah, sektor retail dan mal sebagai penggerak ekonomi turut terganggu. "Kami berharap situasi tetap kondusif sehingga aktivitas ekonomi dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan tanpa hambatan," ungkapnya.

Jembatani Aspirasi Peritel ke Pemerintah

Hippindo juga terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk merumuskan langkah mitigasi yang diperlukan, serta menjalankan peran sebagai jembatan aspirasi peritel dan penyewa pusat perbelanjaan.

Budihardjo juga menilai penting perlindungan terhadap ekosistem retail padat karya. Lantaran sektor tersebut melibatkan jutaan karyawan, tenaga penjualan, supir, logistik, hingga mitra transportasi daring (ojol).

"Hippindo berkomitmen menjaga keberlangsungan ekosistem ini demi kesejahteraan bersama," pungkas dia.

Dibakar saat Demo, 7 Pintu Tol di Ruas Cawang-Tomang-Pluit Ditutup Sementara

Sebelumnya, Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya akibat penutupan sementara beberapa pintu tol. Sebanyak tujuh Gerbang Tol (GT) di ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit ditutup aksi demo yang terjadi sejak Jumat, 29 Agustus 2025.

"Kami memahami dampak signifikan yang dirasakan pengguna jalan dan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul. Keselamatan dan kenyamanan pengguna tetap menjadi prioritas utama kami," ucap Rivan, Sabtu (30/8/2025).

Kejadian yang semula berlangsung di area publik berkembang hingga memasuki jalur tol pada Jumat (29/8/2025) malam, dengan massa memasuki akses di sekitar kawasan Kuningan, Semanggi, dan Senayan.

Imbas dari aksi tersebut adalah terjadinya pembakaran pada tujuh gerbang tol dan kerusakan pada fasilitas pendukung jalan tol, termasuk water barrier, rubber cone, Median Concrete Barrier (MCB), unit CCTV, serta sarana pendukung operasional lainnya.

Kondisi tersebut membuat sebagian akses on ramp belum dapat berfungsi normal dan mengakibatkan penutupan sementara untuk memastikan keselamatan pengguna.

"Kami turut prihatin atas insiden ini dan dengan rendah hati menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan yang terdampak. Tim operasional kami bekerja tanpa henti bersama aparat keamanan untuk melakukan langkah-langkah perbaikan awal dan pemulihan layanan," imbuh Rivan.

Pemulihan Pintu Tol Jadi Prioritas

"Prioritas kami saat ini adalah memastikan jalan tol aman untuk dilintasi dan memulihkan fungsi gerbang serta fasilitas pendukung secepat dan seaman mungkin," dia menegaskan.

Jasa Marga juga telah menempatkan tim pemeliharaan di lapangan untuk melakukan penyisiran, pembersihan sisa pembakaran, serta penilaian kondisi struktur gerbang dan infrastruktur jalan tol.

"Jasa Marga berkoordinasi intensif dengan pihak terkait guna menjamin pengamanan lokasi dan menentukan kapan kondisi aman untuk pembukaan kembali ruas. Semua tindakan perbaikan dilaksanakan sesuai standar keselamatan operasi jalan tol dan prosedur teknis yang berlaku," tuturnya.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |