Visa Bidik BPD dan Generasi Muda Jadi Target Ekspansi

13 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan pembayaran global Visa menyiapkan berbagai inisiatif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional di 2026. Inisiatif tersebut mencakup investasi pada segmen konsumen generasi baru, penguatan kolaborasi dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD), serta pengembangan sistem pembayaran di dalam, maupun luar negeri bagi konsumen dan mitra Visa di Indonesia.

“Visa melihat bahwa pembayaran digital merupakan infrastruktur penting bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Oleh karena itu, pada 2026, fokus kami diarahkan pada penguatan ekosistem secara menyeluruh. Mulai dari perluasan akses dan kolaborasi hingga penguatan kepercayaan, agar peningkatan aktivitas transaksi dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan," kata Country Manager Visa Indonesia, Vira Widiyasari di Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Sebagai bagian dari strategi untuk lebih mendekatkan pembayaran digital dengan gaya hidup masyarakat, Visa memperkuat segmen konsumen generasi baru. Fokus ini diarahkan pada komunitas olahraga, game, musik, K-pop, fesyen, maupun komunitas gaya hidup.

"Melalui inisiatif tersebut, Visa memperluas adopsi pembayaran digital di berbagai kesempatan kegiatan masyarakat sekaligus memperkuat kehadirannya dalam ekosistem hiburan, olahraga, dan gaya hidup di Indonesia," jelas dia.

Selain itu, Visa juga memperluas akses layanan dengan menggandeng Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk meningkatkan daya saing layanan pembayaran bank daerah melalui adopsi kapabilitas jaringan global Visa.

Pendekatan ini memungkinkan bank daerah memberikan layanan pembayaran dengan standar internasional, sehingga nasabah di daerah dapat melakukan transaksi nasional maupun lintas negara secara aman dan efisien.

“Kita lihat dalam beberapa tahun terakhir bank pembangunan daerah mulai benar-benar memfokuskan transformasi digital agar layanannya tetap relevan bagi konsumen,” kata Vira.

Selain Bank BJB dan Bank Sumsel Babel yang sebelumnya telah bekerjasama dengan Visa, baru-baru ini Visa bersama Bank Jakarta pada Januari 2026 lalu.

"Selanjutnya akan semakin diperluas melalui kerja sama dengan BPD di berbagai daerah lainnya. Langkah ini diharapkan mampu mendorong inklusi keuangan, memperkuat daya saing daerah, serta membantu pelaku usaha lokal mengakses pasar global melalui jaringan pembayaran Visa yang terhubung secara internasional," tutur dia.

Melalui berbagai inisiatif sepanjang 2026, Visa menempatkan Indonesia sebagai bagian penting dalam pengembangan ekosistem pembayaran digital yang terhubung secara global. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat fondasi infrastruktur pembayaran yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dalam jangka panjang.

“Pada akhirnya, tujuan kami adalah memastikan seluruh transaksi, baik di kota besar maupun daerah, berjalan aman, lancar, dan terhubung ke jaringan global, sehingga setiap orang di Indonesia dapat berpartisipasi penuh dalam ekonomi digital yang semakin tanpa batas,” ujar Vira.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |