Harga Emas Terbang 1%, Data PDB AS hingga Tarif Trump Membayangi

21 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas naik lebih dari 1% pada Jumat, 20 Februari 2026. Kenaikan harga emas dunia itu didukung data Produk Domestik Bruto (PDB) AS yang lebih lemah dari perkiraan. Sementara itu, investor mencerna pengumuman Presiden AS Donald Trump mengenai tarif global baru setelah putusan Mahkamah Agung (MA) AS tentang tarif.

Mengutip CNBC, Sabtu (21/2/2026), harga emas di pasar spot naik 1,5% menjadi USD 5.071,48 per ounce pada pukul 14.08 (19.08 GMT). Harga kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April ditutup naik 1,7% menjadi USD 5.080,90.

"Sulit untuk melihat presiden mengambil mainannya dan pulang, dia akan mencoba untuk memberlakukan kembali tarif menggunakan undang-undang lain yang akan memicu volatilitas,” ujar Independent Metals Trader, Tai Wong.

Wong menambahkan, ketidakpastian jangka menengah tidak akan menghalangi pendukung emas.

Trump mengatakan ia akan memberlakukan tarif global 10% selama 150 hari untuk menggantikan beberapa tugas daruratnya yang dibatalkan oleh Mahkamah Agung AS.

Mahkamah Agung menyatakan ilegal tarif global luas yang diberlakukannya berdasarkan Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional, dengan memutuskan bahwa ia telah melampaui wewenangnya berdasarkan undang-undang tersebut.

Indeks saham utama Wall Street melonjak pada Jumat setelah putusan Mahkamah Agung.

Data menunjukkan pertumbuhan ekonomi AS melambat tajam menjadi tingkat tahunan 1,4% pada kuartal keempat, jauh di bawah perkiraan ekonom sebesar 3%, karena penutupan pemerintah dan penurunan pengeluaran konsumen memukul aktivitas ekonomi.

Secara terpisah, indikator inflasi pilihan Fed, indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi, naik 0,4% pada Desember, di atas ekspektasi kenaikan 0,3%.

"(Data tersebut) menunjukkan inflasi masih ada di pasar... tetapi dengan PDB yang lebih rendah, hal itu menunjukkan ekonomi belum mendekati titik balik." “Masih banyak hal yang belum diketahui dan ketidakpastian seputar ekonomi AS, dan itu mendukung harga emas,” kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior RJO Futures.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |