Saat Bos PLN Tahan Air Mata Usai Berminggu-minggu Pulihkan Kelistrikan Imbas Bencana Sumatera

8 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Raut sedih dan haru nampak terlihat dari wajah Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo saat melaporkan pemulihan jaringan kelistrikan di Aceh setelah bencana banjir bandang Sumatera. Lantaran, kerusakan yang ditimbulkan menjadi tantangan berat dalam proses pemulihannya.

Matanya nampak berair. Darmawan terlihat menahan air matanya jatuh ketika memberikan keterangan pascamenayangkan sebuah video pemulihan jaringan listrik di Aceh dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR.

"Jadi, kami ada di lapangan selama berminggu-minggu dan pertama kali kami merasakan bahwa kami adalah manusia yang sangat kecil melawan kekuatan dan Tuhan Yang Maha Kuasa dan alam," ungkap Darmawan dalam rapat tersebut, dengan mata sedikit berair, Rabu (21/1/2026).

Dia memulai penjelasannya soal perjuangan petugas PLN yang memulihkan jaringan listrik, termasuk tower transmisi utama. Dalam catatannya, ada 24 tower yang rusak, 19 tower roboh, 66 tower transmisi teedampak, hingga 47 tower yang mengalami deformasi.

Dia juga menyampaikan, tak bisa melakukan perbaikan sendirian. Petugas PLN lebih banyak dibantu oleh aparat TNI/Polri, hingga masyarakat lokal.

"Tim kami memberikan yang terbaik, di luar batas kemampuan kemanusiaan dan kami mengakui bahwa ini adalah perubahan besar bagaimana kami menyikapi keandalan dari sistem kelistrikan," ucapnya dengan suara sedikit bergetar.

Evaluasi

Pascabencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat itu Darmawan mengambil evaluasi besar-besaran. Dia menyadari perlunya perencanaan matang dalam menangani daerah bencana.

"Setelah adanya bencana ini kami berkumpul direksi, GM, EVP, kami tidak bisa lagi tidak punya planing of contingency seperti kemarin. Saat ini kami men-tracking di mana adanya siklon huricane, arahnya kemana?," ujarnya.

"Apabila arahnya menuju Jawa Barat, seluruh sistem kami siapkan, tower emergency kami siapkan, worst case scenarionya apabila ada 15 tower yang roboh kami sudah siap, kami sudah siapkan helikopter-herlikopter yang apabila perlu digunakan dengan cepat kami akan deploy secara cepat," Darmawan menambahkan.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |