Penyebab Pesawat ATR 42-500 Jatuh Diselidiki KNKT, Black Box Belum Ditemukan

3 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan penyebab jatuhnya pesawat ATR 42-500 masih diselidiki oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Hingga kini disebut black box pesawat belum dapat ditemukan.

Dia menjelaskan, mulanya pesawat itu sempat hilang kontak sebelum ditemukan jatuh di Gunung Bulusaraung, di perbatasan Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan. Baru ada dua jenazah korban yang ditemukan dalam proses evakuasi.

"Sebab dari kejadian tersebut kami tentunya masih menunggu hasil dari penyelidikan KNKT berkaitan dengan sebab-sebab kejadian," kata Dudy dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Dia juga mengatakan, black box pesawat ATR 42-500 belum ditemukan hingga pagi tadi. Dengan begitu, rekaman perjalanan belum bisa didapat untuk proses investigasi lanjutan.

"Bahwa sampai kemarin dan sampai pagi tadi kami belum dilaporkan apakah sudah ditemukan atau tidak black box-nya," ucap Dudy.

Dia menuturkan, ada 1.200 personel yang diterjunkan dalam tim gabungan untuk proses pencarian dan evakuasi korban pesawat ATR 42-500. Meskipun, prosesnya kerap terkendala oleh cuaca ekstrem dan medan pegunungan yang cukup terjal.

Kronologi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi membeberkan kronologi jatuhnya pesawat ATR 42-500 yang disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pesawat tersebut sempat dilaporkan hilang kontak dan ditemukan serpihan badan pesawat di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan.

Pesawat ATR 42-500 dengan registrasu PK THT yang dioperasikan Indonesia Air Transport (IAT) itu berangkat dari Yogyakarta menuju Makassar pada Sabtu, 17 Januari 2026 pukul 08.08 WIB.

"Pesawat PK THT atau ATR 42-500 melaksanakan penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar dengan jumlah manifest 10 orang terdiri dari 7 awak pesawat dan 3 penumpang dari Kementerian Kelautan dan Perikanan," kata Dudy dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR, Selasa pekan ini.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |