- Bagaimana pergerakan harga emas pada 17 Februari 2026?
- Apa saja faktor pendorong kenaikan harga emas menurut analis?
- Mengapa emas sempat menguat pada Jumat pekan lalu?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Harga emas sedikit berubah pada awal perdagangan, Selasa, 17 Februari 2026. Pergerakan harga emas dunia ini seiring sebagian besar pasar Asia tutup untuk merayakan Tahun Baru Imlek dan libur di Amerika Serikat untuk peringatan President Day.
Mengutip Yahoo Finance, Selasa, (17/2/2026), harga emas batangan mendekati USD 5.000 per ounce, setelah turun 1% pada sesi sebelumnya.
Harga emas di pasar spot sedikit berubah pada USD 4.990,08 per ounce pada pukul 7:45 di Singapura. Harga perak susut 0,1% menjadi USD 76,58 per ounce. Platinum sedikit turun, sedangkan paladium naik 0,4%.
Mengutip Kitco, harga emas spot terakhir diperdagangkan pada USD 4.978,1 per ounce, turun 1,25% di AS waktu setempat. Harga emas sempat mencapai level tertinggi di USD 5.032 per ounce tetapi tidak mampu menarik momentum bullish yang signifikan. Hal ini seiring pasar China tutup untuk merayakan Tahun Baru Imlek. Sementara itu, harga perak turun 1,75% ke posisi USD 75,96 per ounce.
Logam mulia sempat menguat pada Jumat pekan lalu ketika data inflasi Amerika Serikat yang moderat memperkuat argumen bagi the Federal Reserve (the Fed) untuk memangkas suku bunga. Biaya pinjaman lebih rendah merupakan pendorong bagi logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.
Gelombang pembelian spekulatif mendorong reli multi-tahun hingga mencapai titik kritis pada akhir Januari dengan harga emas melonjak ke rekor tertinggi di atas USD 5.595 per ounce. Penurunan tajam selama dua hari pada awal bulan menarik harga logam mlia kembali hampir ke USD 4.400, tetapi sejak itu telah pulih sekitar setengah dari kerugiannya.
Prediksi Harga Emas Dunia
Selain itu, sejumlah bank termasuk BNP Paribas SA, Deutsche Bank AG, dan Goldman Sachs Group Inc memperkirakan harga akan kembali melanjutkan tren kenaikannya. Hal itu didorong oleh ketegangan geopolitik yang terus berlanjut, pertanyaan tentang independensi the Fed serta pergeseran lebih luas dari mata uang dan obligasi pemerintah.
“Kami terus melihat dua faktor makro utama yang mendukung emas, inflasi dan penurunan nilai dolar AS,” tulis analis Jefferies, Fahad Tariq.
Perseroan juga menaikkan prediksi harga emas pada 2026 menjadi USD 5.000 per ounce dari USD 4.200. “Investor dan bank sentral yang khawatir tentang faktor-faktor ini hanya memiliki satu pilihan, aset berharga,”.
Harga Emas Masih Berpotensi Naik Terus, Begini Prediksinya
Sebelumnya, Wall Street kembali bersikap hati-hati setelah aksi jual kilat (flash selloff), sementara investor ritel atau Main Street tetap optimistis menjelang pekan perdagangan yang diperkirakan sepi karena libur.
Melansir Kitco News, Minggu (15/2/2026), harga emas sebenarnya bergerak dalam pola konsolidasi yang relatif rapi sepanjang pekan ini. Namun, aksi jual mendadak pada Kamis pagi menjadi pengingat bahwa volatilitas di pasar logam mulia bisa muncul secara tiba-tiba dan dalam skala besar.
Emas spot memulai pekan di level USD 4.980,36 per ons. Harga sempat melonjak cepat ke USD 5.041 per ons pada Minggu, sebelum kembali menguji area USD 5.000 dan bergerak dalam kisaran sempit. Pergerakan sideways tersebut membuat ukuran volatilitas semakin menyempit seiring berjalannya waktu.
Setelah menyentuh level tertinggi mingguan di kisaran USD 5.120 per ons pada Rabu, pergerakan emas mulai menunjukkan karakter yang sudah dikenal pelaku pasar dalam beberapa tahun terakhir. Harga tidak turun jauh dari level support USD 5.000 dan berulang kali mendekati USD 5.100 saat menguat.
Aset Safe Haven
Memasuki Rabu sore hingga Kamis pagi, volatilitas kian mereda, dengan emas diperdagangkan dalam rentang sekitar USD 25. Pada fase ini, emas kembali dipandang sebagai aset safe haven dan pergerakannya relatif stabil.
Survei mingguan emas dari Kitco News menunjukkan mayoritas analis Wall Street bersikap netral terhadap prospek jangka pendek emas. Sebaliknya, investor Main Street tetap mempertahankan dominasi pandangan bullish seperti pekan sebelumnya, meski pasar sempat dilanda gejolak.
Senior market strategist Forex.com, James Stanley, memperkirakan harga emas masih berpeluang naik.
“Arah naik. Aksi jual di akhir pekan memang cukup tajam, tetapi pembeli muncul dengan kuat, dan saya masih melihat setiap pelemahan atau koreksi sebagai peluang. Saya tidak melihat alasan untuk mencoba melawan tren emas saat ini,” ujarnya.
Analis senior pasar Barchart.com, Darin Newsom, juga menilai tren jangka panjang emas dan perak tetap menguat, meski volatilitas masih tinggi.
“Meskipun saya masih berpikir emas (dan perak) akan tetap volatil pekan depan, tren jangka panjangnya masih naik,” kata Newsom.
Proyeksi Harga Emas
Newsom menambahkan, dengan negara-negara peserta Konferensi Keamanan Munich terus menyusun langkah tanpa Amerika Serikat, kepemilikan emas dan perak tetap menjadi lindung nilai, terutama jika negara lain, khususnya China, mulai melepas obligasi AS.
Presiden Adrian Day Asset Management, Adrian Day, turut melihat peluang kenaikan harga.
“Naik. Pemulihan yang lambat dan tidak stabil sedang berlangsung karena dinamika pasar emas tetap utuh,” kata Adrian
Sementara itu, penerbit VR Metals/Resource Letter, Mark Leibovit, memproyeksikan kisaran harga emas dalam waktu dekat. Ia mengatakan, secara keseluruhan, dirinya melihat emas bergerak di kisaran USD 3.500 hingga USD 4.600, dengan peluang beli besar jika menyentuh batas bawah.
Presiden Phoenix Futures and Options, Kevin Grady, mencermati penurunan open interest di CME sebagai sinyal penting. Ia mengatakan, jika melihat open interest, sekitar 23 Januari adalah salah satu level tertinggi terbaru yang dilihat.
“Sejak saat itu, turun hampir 150.000 kontrak. Ini jumlah open interest yang sangat besar yang keluar dari pasar,” tuturnya
Menurut Grady, sebagian besar minat spekulatif kini lebih terkonsentrasi pada instrumen yang lebih kecil dan lebih ramah bagi investor ritel.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460105/original/035503200_1767231872-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505113/original/095332500_1771332215-Perminas_gandeng_NEM_evaluasi_potensi_logam_tanah_jarang-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3596914/original/020445500_1633708544-Ilustrasi_Miliarder_atau_Orang_Terkaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502852/original/043074800_1771048777-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3144625/original/098363800_1591334410-Foto_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478468/original/098541300_1768902297-1000026803.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494819/original/033550200_1770344851-humphrey-m-dYqMMG6LdZs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4349650/original/021144200_1678186861-20230307-Harga-Cabai-Ramadan-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504756/original/059030300_1771298310-Menteri_Transmigrasi__M_Iftitah_Sulaiman_Suryanagara-17_Februari_2026b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504738/original/087583000_1771296160-0e468128-7307-42de-9949-a5f2f02f0c71.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504705/original/025737100_1771289076-40168019-f7d2-4116-a604-b5e090ff68e8.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489830/original/079726400_1769935821-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1785294/original/047078800_1511947711-20171129-Penambahan-Gerbang-JT2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4875214/original/065543800_1719381472-Miliarder_Vecstock.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504668/original/050704100_1771262415-1000237119.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502850/original/087274900_1771048770-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2771675/original/012393800_1554627541-Bendera_Iran__Atta_Kenare_AFP_PHOTO_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504543/original/057364300_1771241732-Foto_Kementerian_Pertanian_.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408446/original/054909700_1762780494-71c2aa72-026f-4891-89a0-df5854c76daa.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401396/original/030520700_1762166532-b0c89ad6-57fa-444a-bae3-8f293ca3c51f.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366177/original/014783900_1759219460-PHOTO-2025-09-30-14-39-35.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387428/original/053594900_1761041499-WhatsApp_Image_2025-10-21_at_06.51.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5186932/original/075074000_1744629098-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1676457/original/010595500_1502453066-20170811-indonesia-property-expo-AY4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5346012/original/090224300_1757577407-buah_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1041287/original/081496000_1446466762-20151101-Penyimpanan-Uang-Jakarta-03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3352150/original/028984100_1610959709-20210118-Emas-Antam-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5308549/original/077636700_1754547877-Gemini_Generated_Image_3o91z63o91z63o91.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3648590/original/013335800_1638268938-20211130-Listrik-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5196554/original/086520400_1745413930-20250423-Perkotaan-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404529/original/079478900_1762409036-IMG_2770.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2961002/original/082496400_1573113383-20191107-Pembelian-Sukuk-Tabungan-Seri-ST-006-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3546286/original/004546200_1629449459-Warren_Buffet.jpg)