Sri Mulyani Ditunjuk Jadi Dewan Pengurus Gates Foundation

1 day ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Gates Foundation mengumumkan penunjukan Sri Mulyani Indrawati sebagai anggota Dewan Pengurus (Governing Board). Sri Mulyani dikenal sebagai salah satu Menteri Keuangan terlama di Indonesia sekaligus perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut, serta mantan Direktur Pelaksana dan Chief Operating Officer Bank Dunia.

Sebagai ekonom yang diakui secara global, Sri Mulyani memiliki rekam jejak panjang dalam memimpin reformasi lembaga keuangan dan mendorong kebijakan yang memperkuat ketahanan ekonomi serta pertumbuhan yang inklusif.

Pengalaman panjangnya di bidang kebijakan ekonomi dan pembangunan dinilai akan memberikan perspektif penting bagi tata kelola dan misi Gates Foundation.

“Sri Mulyani membawa pengalaman mendalam dalam membentuk hasil ekonomi yang berkeadilan—keahlian yang sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan ini,” ujar CEO Gates Foundation sekaligus anggota dewan pengurus, Mark Suzman, dalam keterangan tertulis, Selasa (13/1/2026).

“Kepemimpinannya akan membantu memastikan sumber daya kami terus digunakan untuk memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia," tambah dia. 

Motivasi Sri Mulyani

Sri Mulyani bergabung dengan dewan pengurus di momen penting bagi Gates Foundation. Tahun lalu, pendiri sekaligus ketua yayasan Bill Gates mengumumkan komitmen bersejarah untuk menghabiskan dana abadi yayasan dalam 20 tahun ke depan.

Fokus utama diarahkan pada tiga tujuan besar, yakni mengakhiri kematian ibu dan bayi yang dapat dicegah, memastikan generasi mendatang terbebas dari penyakit menular mematikan, serta mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan menuju kesejahteraan.

“Dengan waktu 20 tahun untuk memberikan dampak terbesar bagi mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat bergabung dengan dewan Gates Foundation di masa penuh tantangan dan peluang ini,” kata Sri Mulyani.

Ia melanjutkan, yayasan ini telah dimulai hampir satu dekade lalu, melalui kerja bersama dalam mengeksplorasi bagaimana teknologi baru dapat memperluas kesempatan dan mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

"Saya termotivasi untuk membawa pengalaman saya di bidang keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola yang baik untuk upaya-upaya penting ini dalam menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kesejahteraan.”

Bersama Tokoh Global Lain

Dalam dewan pengurus, Sri Mulyani akan bekerja bersama sejumlah tokoh global, antara lain Ashish Dhawan, Dr. Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, Mark Suzman, dan Bill Gates. Sementara itu, Baroness Nemat (Minouche) Shafik tengah mengambil cuti untuk menjalankan tugas sebagai penasihat ekonomi utama Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer.

Selain pengumuman tersebut, Gates Foundation juga membentuk divisi baru Africa and India Offices (AIO) untuk memperkuat peran kawasan dan negara dalam pengambilan keputusan strategis. Divisi ini dipimpin oleh Ankur Vora sebagai Presiden AIO, di samping jabatannya sebagai Chief Strategy Officer.

Langkah ini menegaskan fokus Gates Foundation pada Afrika dan India sebagai wilayah kunci dalam mendorong kesehatan, pembangunan, dan pengentasan kemiskinan.

Yayasan juga menunjuk Hari Menon sebagai Presiden Global Growth and Opportunity (GGO), yang akan memimpin berbagai program strategis, mulai dari pertanian, sistem keuangan inklusif, hingga pendidikan global.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |