Harga Perak Hari Ini 19 April 2026: Global dan Domestik Dipatok Segini

2 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Harga perak global dan domestik menunjukkan tren kenaikan yang signifikan pada pertengahan April 2026, menarik perhatian para investor dan pelaku pasar. Komoditas logam mulia ini mencatatkan lonjakan harga yang impresif, baik di pasar internasional maupun di Indonesia. Pergerakan harga ini dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi makro dan permintaan industri yang terus meningkat.

Pada 18 April 2026, harga perak spot global melonjak 3,15% mencapai USD 80,89 per ons, menandai rekor baru dalam perjalanannya. Sementara itu, di pasar domestik, harga perak Antam juga mengalami kenaikan tajam setelah sempat mengalami fluktuasi. Kenaikan ini mengindikasikan sentimen positif terhadap perak sebagai aset investasi.

Lonjakan harga ini tidak hanya terjadi dalam sehari, melainkan merupakan bagian dari tren kenaikan jangka panjang yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Analisis menunjukkan bahwa perak telah naik nyaris 4% sepanjang pekan ini dan bahkan 146,68% dibandingkan tahun lalu, menunjukkan performa yang sangat kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Pergerakan Harga Perak Global: Melonjak Signifikan

Harga perak di pasar global menunjukkan performa yang sangat kuat pada pertengahan April 2026. Pada 18 April 2026, harga perak spot per troy ounce melonjak 3,15% dan mencapai USD 80,89 per ons, melanjutkan tren positif dari hari sebelumnya yang tercatat USD 80,83 per ons. Kenaikan ini juga terlihat pada 17 April 2026, di mana perak naik 2,99% menjadi 80,76 USD/t.oz dari hari sebelumnya.

Tidak hanya harga spot, harga perak berjangka juga mencerminkan sentimen bullish pasar. Saat ini, harga perak berjangka berada di angka 81,842, naik dari penutupan sebelumnya yang sebesar 78,710. Pergerakan ini menunjukkan ekspektasi pasar terhadap kenaikan harga perak yang berkelanjutan di masa mendatang.

Secara keseluruhan, harga perak global telah menunjukkan kenaikan yang signifikan dalam beberapa periode terakhir. Tercatat, harga perak telah naik nyaris 4% sepanjang pekan ini hingga 18 April 2026. Dalam sebulan terakhir, kenaikan mencapai 7,19%, dan bahkan melonjak 146,68% dibandingkan waktu yang sama tahun lalu, menurut data perdagangan kontrak untuk perbedaan (CFD).

Kenaikan ini juga didukung oleh data historis, di mana perak telah naik 57,14% dalam enam bulan terakhir. Harga perak per gram di pasar global pada 18 April 2026 tercatat US$ 2,60, menunjukkan konsistensi kenaikan di berbagai satuan pengukuran.

Dinamika Harga Perak Antam: Fluktuasi dan Varian Produk

Di pasar domestik, harga perak Antam (PT Aneka Tambang Tbk) juga menunjukkan pergerakan yang menarik, meskipun dengan fluktuasi harian. Pada Minggu, 19 April 2026, harga perak Antam  sebesar Rp 1.300, mencapai level Rp 51.400 per gram, sama seperti Sabtu kemarin. Sedangkan pada Jumat, 17 April 2026, harga perak Antam sempat ambruk Rp 500 ke level Rp 50.100 per gram.

Sebelumnya lagi, pada Kamis, 16 April 2026, harga perak Antam sempat mengalami kenaikan sebesar Rp 300 menjadi Rp 50.600 per gram. Fluktuasi ini menunjukkan respons pasar domestik terhadap dinamika harga perak global dan sentimen investor lokal. Harga perak umum dalam Rupiah (IDR) per gram pada 18 April 2026 adalah Rp 44.542, dengan perkiraan harga per gram Rp 44.532,31.

Antam juga menawarkan berbagai produk perak batangan dengan berat berbeda, termasuk varian Heritage. Berikut adalah rincian harga perak Antam murni berdasarkan berat pada 19 April 2026:

  • Harga dasar perak Antam murni 250 gram: Rp 13.250.000 (termasuk PPN 11%: Rp 14.707.500).
  • Harga dasar perak Antam murni 500 gram: Rp 25.700.000 (termasuk PPN 11%: Rp 28.527.000).
  • Harga perak Antam Heritage 31,1 gram: Rp 2.146.351 (termasuk PPN 11%: Rp 2.382.450).
  • Harga perak Antam Heritage 186,6 gram: Rp 11.756.536 (termasuk PPN 11%: Rp 13.049.755).

Perbedaan harga ini mencerminkan variasi produk dan nilai tambah yang ditawarkan oleh Antam, termasuk nilai koleksi untuk seri Heritage. Pembeli disarankan untuk selalu memeriksa harga terbaru melalui situs resmi Logam Mulia sebelum melakukan transaksi, mengingat harga dapat berubah sewaktu-waktu.

Faktor Pendorong Kenaikan Harga Perak: Dolar AS hingga Industri

Berbagai faktor fundamental berperan dalam menentukan pergerakan harga perak, baik di pasar global maupun domestik. Salah satu penentu utama adalah dinamika permintaan dan penawaran. Ketersediaan perak yang lebih sedikit dibandingkan emas seringkali menjadi pemicu kenaikan harga ketika permintaan meningkat.

Nilai tukar Dolar AS (XAG/USD) juga memiliki pengaruh signifikan terhadap harga perak. Melemahnya mata uang Dolar Amerika Serikat cenderung mendorong penguatan harga komoditas berbasis dolar seperti perak, karena menjadi lebih terjangkau bagi investor global. Ini membuat perak lebih menarik sebagai investasi.

Kondisi ekonomi makro dan minat terhadap aset safe haven turut menjadi penentu penting. Di tengah ketidakpastian ekonomi atau geopolitik, investor cenderung beralih ke aset yang dianggap aman seperti perak. Contohnya, harapan kesepakatan Iran yang meningkat dan melemahnya dolar AS menyebabkan perak dan saham penambang naik, meredakan kekhawatiran inflasi.

Penggunaan perak di sektor industri juga merupakan faktor pendorong permintaan yang kuat. Perak banyak dipakai di sektor elektronika, kimia, dan energi terbarukan, seperti panel surya dan baterai. Peningkatan aktivitas di industri-industri ini secara langsung meningkatkan permintaan perak, yang pada gilirannya berdampak pada kenaikan harga. Selain itu, inflasi juga mendorong investor mencari aset yang nilainya lebih tahan terhadap inflasi, seperti perak.

Tren Jangka Panjang dan Rekor Harga Perak

 Perak tidak hanya menunjukkan kenaikan harga dalam jangka pendek, tetapi juga dalam tren jangka panjang yang mengesankan. Selama sebulan terakhir, harga perak telah naik 7,19%. Kinerja yang lebih luar biasa terlihat dalam setahun terakhir, di mana harga perak melonjak 146,68% dibandingkan dengan waktu yang sama tahun lalu. Dalam enam bulan terakhir saja, perak telah naik 57,14%, menunjukkan momentum kenaikan yang kuat dan berkelanjutan.

Puncak dari tren kenaikan ini adalah pencapaian harga tertinggi sepanjang masa. Harga tertinggi sepanjang masa perak secara nominal tercatat US$ 121,64 pada Januari 2026. Angka ini melampaui rekor-rekor sebelumnya yang terjadi pada tahun 1980 (US$ 49,45) dan 2011 (US$ 48,70). Beberapa sumber lain juga mencatat rekor tertinggi di US$ 61,85 pada Desember 2025 dan US$ 78,53 pada Desember 2025.

Pencapaian rekor ini menggarisbawahi posisi perak sebagai aset investasi yang menarik, terutama di tengah kondisi pasar yang dinamis. Pergerakan harga perak yang signifikan ini juga dipengaruhi oleh perubahan teknologi dan daur ulang perak, yang terus berinovasi dan mempengaruhi pasokan serta permintaan global.

Minat investor terhadap aset safe haven, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi, seringkali mendorong kenaikan harga perak. Nilai tukar dolar AS dan rasio Emas-Perak juga menjadi indikator penting yang diamati oleh para analis untuk memprediksi pergerakan harga perak di masa depan.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |