Investor IKN Bertambah, Total Investasi Swasta Tembus Rp 66 Triliun

15 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mencatat penambahan lima investor IKN baru yang bergerak di berbagai sektor usaha. Kelima investor tersebut berasal dari bidang kuliner, sarana dan prasarana olahraga, perniagaan, hingga perkantoran swasta.

Lima perusahaan yang bergabung dalam pembangunan IKN adalah:

  1. PT Bahagia Bangunnusa
  2. PT Rangga Ekapratama
  3. PT Fajar Maju Berkarya Gilang
  4. PT Batara Maduma Prospernusa
  5. PT Haidir Griya Karya.

"Hadirnya tambahan proyek ini diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Nusantara," kata Kepala otorita IKN Basuki Hadimuljono dikutip dari Antara, Sabtu (10/1/2026).

Basuki menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan para investor untuk berpartisipasi dalam pembangunan IKN. Menurutnya, masuknya investor baru menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membangun Nusantara sebagai ibu kota masa depan yang terbuka bagi dunia.

Kelima investor tersebut telah menandatangani tujuh perjanjian pemanfaatan tanah dan pengalokasian lahan aset dalam penguasaan (ADP) OIKN, serta akta notarial. Penandatanganan dilakukan di Kantor Balai Kota Otorita IKN.

Investor Capai 50 Perusahaan

Dengan bergabungnya lima investor baru, total investor swasta yang telah menandatangani perjanjian kerja sama pembangunan di IKN kini mencapai 50 perusahaan. Nilai investasi dari puluhan investor tersebut tercatat menembus Rp 66 triliun.

Investasi tersebut tersebar dalam lima klaster utama, yakni komersial, perbankan, pergudangan, pendidikan dan kesehatan, serta hunian dan residensial. Setiap klaster dirancang untuk mendukung terbentuknya ekosistem kota yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Pada klaster hunian dan residensial, salah satu proyek yang akan dikembangkan berasal dari PT Pakubuwono Mandiri Investama. Perusahaan tersebut merancang pembangunan apartemen hunian bagi staf kedutaan asing di IKN.

Proyek hunian tersebut direncanakan mulai dibangun pada Juli 2026 dan ditargetkan rampung pada Juli 2028. Kehadiran hunian ini diharapkan dapat mendukung aktivitas diplomatik dan internasional di ibu kota baru.

Mulai Jalan Pertengahan 2026

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Sudiro Roi Santoso menjelaskan, sejumlah proyek dari lima investor baru tersebut ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan 2026.

"Sebagian besar dari tujuh perjanjian kerja sama ini akan memulai pembangunan sekitar pertengahan tahun 2026. Sedangkan, saat ini, para pelaku usaha sudah mempersiapkan tahapan perjanjian dan perizinan," kata Roi.

Sementara itu, perwakilan PT Batara Maduma Prospernusa, Bob Yanuar, menyampaikan apresiasi atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan Otorita IKN kepada pihak swasta untuk terlibat dalam pembangunan Nusantara.

"Menurut pengamatan saya, dengan kepemimpinan Bapak Basuki, kemajuan dan perkembangan IKN luar biasa. Saya ucapkan terima kasih karena kami diberi kesempatan dan kepercayaan berpartisipasi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara ini," kata Bob.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |