Liputan6.com, Jakarta - Jack Zhang, pendiri dan CEO Airwallex, mengajarkan kita arti kerja keras yang tak mengenal batas. Saat remaja, ia bekerja di empat pekerjaan kasar untuk bertahan hidup, mulai dari mencuci piring hingga menjadi bartender. Kini, perusahaan rintisan fintechnya bernilai 8 miliar dolar AS, menempatkannya sebagai salah satu pengusaha sukses di dunia teknologi keuangan.
Dari Qingdao ke Melbourne
Zhang memulai perjalanan hidupnya dengan penuh tantangan. Di usia 15 tahun, ia meninggalkan kampung halamannya di Qingdao, Tiongkok, dan merantau ke Melbourne, Australia, untuk mencari peluang yang lebih baik. Tanpa bisa berbahasa Inggris, ia tinggal bersama keluarga angkat Australia. Saat itu, Zhang menghadapi kenyataan pahit bahwa orang tuanya sedang kesulitan keuangan di Tiongkok, dan ia harus mencari cara untuk membiayai kuliah sendiri.
Zhang memutuskan untuk tetap tinggal di Australia dan mengambil pekerjaan apapun yang bisa membantu memenuhi kebutuhan hidupnya. Untuk membayar biaya kuliah di Universitas Melbourne, ia menjalani empat pekerjaan sekaligus, mencuci piring di restoran, menjadi bartender, bekerja shift malam di pom bensin, dan mengemas lemon di pabrik selama musim panas. Dalam beberapa minggu, ia menghabiskan hingga 100 jam kerja per minggu.
Kerja Keras Tanpa Kenal Lelah
Bagi Zhang, kerja keras bukan sekadar pilihan, tetapi cara untuk bertahan hidup. “Ketika Anda berada dalam situasi sulit di mana anda harus bertahan hidup, Anda sebenarnya tidak memikirkan kelelahan. ” katanya. Meskipun sangat lelah, ia terus bekerja demi masa depannya yang lebih baik.
Hingga kini, meskipun telah sukses besar, Zhang tetap menjalani rutinitas kerja yang luar biasa. Pada usia 40an, ia masih bekerja 80 jam seminggu di perusahaan fintech nya, Airwallex, yang kini telah bernilai 8 miliar dolar AS.
Dari Perbankan ke Fintech
Setelah lulus pada tahun 2007, Zhang memulai karier di dunia korporat, bekerja di perusahaan asuransi Aviva, kemudian beralih ke industri perbankan. Namun, meskipun sudah mengumpulkan jutaan dolar dari berbagai bisnis sampingan dan kariernya di dunia perbankan, Zhang merasa ada yang kurang.
Segalanya berubah ketika ia menjadi seorang ayah di usia 30 tahun. Ia merasa bahwa uang saja tidak cukup untuk membahagiakan dirinya. “Saya ingin membangun sesuatu yang saya sukai,” katanya. Pada 2015, ia memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan penuh waktunya dan fokus membangun sesuatu yang besar.
Ide Airwallex
Airwallex lahir dari pengalaman Zhang menjalankan bisnis sampingan, sebuah kedai kopi di Melbourne. Bersama rekannya, Max Li, Zhang sering kali mengirim uang ke luar negeri untuk mengimpor biji kopi dan perlengkapan dari berbagai negara. Dari pengalaman itu, mereka menyadari betapa mahal dan tidak efisiennya sistem pembayaran internasional yang ada saat itu.
Mereka pun berpikir untuk menciptakan sistem pembayaran yang lebih efisien dan terjangkau, yang kemudian dikenal dengan nama Airwallex. Pada akhir 2015, bersama teman-temannya dari universitas, Zhang mendirikan perusahaan ini dengan investasi pertama dari Lucy Liu yang menanamkan modal sebesar $1 juta.
Dari Startup hingga Raksasa Fintech
Airwallex kini menjadi salah satu pemain utama dalam industri fintech, dengan pendapatan tahunan lebih dari $1 miliar per tahun pada 2025. Zhang dan timnya tidak berhenti berambisi. Mereka menargetkan pendapatan $10 miliar pada tahun 2030, dan masih sangat antusias dengan peluang yang ada di depan mereka.
“Kami sangat bersemangat dengan apa yang ada di depan kita,” kata Zhang, yang terus bekerja keras untuk mengembangkan perusahaan fintech ini. Airwallex yang berfokus pada pembayaran lintas batas kini melayani ribuan bisnis di seluruh dunia, memungkinkan transaksi yang lebih cepat, lebih murah, dan lebih efisien.
Kesuksesan yang Tak Terhenti
Dari kehidupan yang penuh perjuangan di masa muda, Zhang berhasil membuktikan bahwa kerja keras dan ketekunan membuahkan hasil. Dengan Airwallex, ia tidak hanya membangun sebuah perusahaan fintech yang sukses, tetapi juga memberikan dampak besar pada dunia pembayaran internasional.
Kesuksesan Zhang adalah bukti bahwa meskipun awalnya datang dari kondisi yang serba kekurangan, dengan tekad dan kerja keras, seseorang bisa meraih impian besar. Kini, Airwallex bukan hanya perusahaan fintech, tetapi juga simbol dari perjalanan luar biasa Jack Zhang dari pekerja kasar hingga menjadi seorang miliarder.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5446498/original/070359100_1765893724-Menteri_Perhubungan_Dudy_Purwagandhi-16_Desember_2025b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464871/original/041356300_1767752610-IMG_4599.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1544899/original/067572400_1490243943-Trump_Hand.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478727/original/014274200_1768915785-Peneliti_CORE_Indonesia_sekaligus_Guru_Besar_Institut_Pertanian_Bogor__IPB___Andreas_Santosa.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1355488/original/079808300_1474792664-20160925-Tax-Amnesty-di-Ditjen-Pajak-Fery-pradolo-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3263211/original/003392400_1602244944-Kementan_Sorgum_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3144625/original/098363800_1591334410-Foto_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5436477/original/058129400_1765175272-Menteri_Perhubungan_Dudy_Purwagandhi-8_Desember_2025a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459590/original/009550100_1767166234-1000025196.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5412561/original/048976300_1763096026-Menteri_Perindustrian_Agus_Gumiwang-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1850017/original/095298100_1517287343-20180129-The-Spheres_-Kantor-Baru-Amazon-yang-Mirip-Rumah-Kaca-AP-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478542/original/081489700_1768904175-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-20_Januari_2026.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478537/original/018379400_1768903928-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_15.28.11.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4873066/original/047832700_1719213109-Screenshot_20240624_123333_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478408/original/003945000_1768900921-6c8768fd-ae76-4f82-bf5e-cce736ae1eb7.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3314597/original/073889600_1606993116-20201203-Kementan-Targetkan-8_2-Juta-Hektare-Sawah-untuk-20-Juta-Ton-Beras-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478406/original/090855900_1768900920-969d8eeb-6c7d-45fb-bcba-03c0c52d4abe.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383135/original/032012200_1760622391-IMG_8063.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4693825/original/025517000_1703131329-el_nino.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4592086/original/067091100_1695951584-WhatsApp_Image_2023-09-29_at_8.27.22_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344096/original/084598800_1757479183-Screenshot_2025-09-10_113742.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369177/original/054391600_1759456407-elon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408446/original/054909700_1762780494-71c2aa72-026f-4891-89a0-df5854c76daa.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382035/original/080562400_1760525876-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3149802/original/071712000_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362732/original/004875900_1758872957-IMG-20250926-WA0007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401396/original/030520700_1762166532-b0c89ad6-57fa-444a-bae3-8f293ca3c51f.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3588886/original/019085400_1633015419-Tes_SKD_CPNS_Kemenko_Marvest.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1630542/original/056622900_1498039155-20170621-PLN-Berikan-Diskon-Biaya-Penyambungan-Tambah-Daya-Antonius-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2976158/original/070337400_1574578011-Ilustrasi_Aparatur_Sipil_Negara.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5296049/original/086416800_1753515958-WhatsApp_Image_2025-07-26_at_14.23.55_53764f73.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383860/original/002019600_1760696485-IMG_2666.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369483/original/034567100_1759472304-1000117747.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3632202/original/008777100_1636861919-FOTO.jpg)