Api Imbas Kebocoran Pipa Gas di Indragiri Hilir Riau Padam, 8 Warga Luka Bakar Ringan

2 days ago 15

Liputan6.com, Jakarta - PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) terus melakukan pemulihan jaringan pada insiden kebocoran pipa gas di Indragiri Hilir. Setelah dilakukan penutupan seluruh section valve terdekat pada Jum'at malam, api disekitar pipa terdampak telah sepenuhnya padam pada Sabtu pukul 05:35 WIB (3/1/2026).

Corporate Secretary TGI, Emil Ismail menegaskan bahwa prioritas utama perusahaan adalah memastikan pengamanan lokasi dan keselamatan masyarakat serta melakukan pemulihan operasional secepatnya. Seluruh tahapan penanganan dilakukan mengikuti standar HSSE oleh personel yang kompeten.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan berkomitmen penuh untuk memastikan keselamatan semua pihak. Kami juga terus memantau tekanan jaringan dan menyiagakan tim untuk memastikan kondisi tetap aman,” kata Emil, Sabtu (3/1/2026).

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Delapan warga yang mengalami luka bakar ringan telah mendapatkan perawatan dan kembali ke rumah masing-masing. Selain itu atas beberapa aset milik warga sekitar yang terdampak, TGI berkomitmen untuk bertanggung-jawab penuh atas semua dampak yang ditimbulkan.

Saat ini perusahaan fokus pada upaya perbaikan pipa yang diperkirakan memakan waktu maksimal 5 hari ke depan, dan dilakukan monitoring tekanan gas kepada shipper dan buyer di Grissik-Duri. TGI juga terus meminimalkan dampak lingkungan dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait.

Pipa Gas Bocor, TGI Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Sebelumnya, PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) telah menerima laporan awal terkait adanya insiden kebocoran pipa gas milik TGI dan dioperasikan oleh TGI di jalur pipa Grissik Duri (GD) KP222 yang berada di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau pada Jumat, 2 Januari 2026 pada pukul 16:35 WIB.

Corporate Secretary TGI, Emil Ismail, menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah penanganan insiden secara cepat dan tepat, pengamanan lokasi, pekerja serta masyarakat dengan mengutamakan aspek HSSE.

TGI telah mematikan kompresor dan menutup seluruh section valve terdekat untuk menghentikan kebocoran, serta bekerjasama dengan pihak terkait termasuk tim Damkar setempat.

Proses investigasi oleh tim lapangan dan pihak terkait masih terus berlanjut untuk mengetahui penyebab kejadian. Hingga saat ini, tidak terdapat korban jiwa baik dari masyarakat maupun pekerja. TGI juga melakukan monitoring tekanan gas kepada shipper dan buyer di Grissik-Duri (GD), dan berkoordinasi dengan tim pengamanan Objek Vital Polda Riau.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan berkomitmen untuk memastikan keselamatan seluruh pihak serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan sekitar. Informasi lebih lanjut akan segera kami sampaikan pada kesempatan pertama,” tutup Emil.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |