Solusi BSI Hadirkan Hunian Berkah untuk Pelaku UMKM

6 hours ago 7

Kerja keras BSI dalam membantu masyarakat ini mendapat acungan jempol dari Menteri PKP.

“BSI menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam mendukung program 3 Juta Rumah. Penyaluran pembiayaan KPP yang terus meningkat dan bahkan mencetak rekor menjadi bukti nyata dukungan sektor perbankan syariah terhadap akses hunian yang lebih mudah, cepat, dan terjangkau bagi masyarakat. Semoga sinergi ini terus berlanjut demi kebaikan rakyat,” puji Maruarar.

Bukan sekadar angka, manfaat program ini sudah dirasakan oleh ribuan keluarga di Indonesia:

  • Skala Nasional: Sejak Oktober 2025 hingga April 2026, BSI telah menggelontorkan Rp819 miliar KPP kepada 2.385 nasabah. Khusus di tahun 2026 saja, realisasinya sudah mencapai Rp747 miliar kepada 2.190 nasabah atau sekitar 60% dari kuota pemerintah sebesar Rp1,25 triliun. Penyaluran tersebut terdiri atas pembiayaan sisi demand sebesar Rp740 miliar dan sisi supply sebesar Rp7 miliar.
  • Khusus Wilayah NTB: Manfaatnya pun sudah mengalir ke bumi Nusa Tenggara Barat mencapai Rp 44 miliar kepada 110 nasabah atau sekitar 5,9% dari total penyaluran KPP BSI secara nasional.

Dukungan Penuh untuk Kesejahteraan Masyarakat

Komitmen BSI untuk "Melayani Sepenuh Hati", tidak berhenti di sektor perumahan masyarakat saja. Sejalan dengan Asta Cita Pemerintah untuk pemerataan ekonomi, hingga April 2026 BSI juga telah menyalurkan:

  • Kredit Usaha Rakyat (KUR): Rp3,78 triliun untuk 25.785 pelaku usaha agar naik kelas.
  • Program Makan Bergizi Gratis: Rp198 miliar untuk pembangunan dapur SPPG di 211 titik.
  • Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP): Menyokong Program 3 Juta Rumah sebanyak 1.201 unit hunian sepanjang Januari–April 2026.

Tumbuh Kuat Bersama Nasabah

Kepercayaan masyarakat yang besar ini berbanding lurus dengan performa keuangan BSI yang semakin kokoh. Hingga Kuartal I 2026, aset BSI mencapai Rp460 triliun atau tumbuh 14,78% secara tahunan, dengan laba bersih sebesar Rp2,2 triliun atau tumbuh 17,1% yoy. Penyaluran pembiayaan mencapai Rp329 triliun dan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp376,8 triliun.

Pencapaian ini menempatkan BSI dalam jajaran lima besar bank nasional berdasarkan aset dan profitabilitas. “BSI berharap program pembiayaan perumahan ini dapat menjadi solusi nyata bagi masyarakat untuk memiliki hunian yang layak sekaligus memperkuat pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” tutup Bob Tyasika Ananta.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |