Rusun Subsidi Meikarta Punya Unit Mezanine

1 day ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Lippo Karawang sebagai pengembang proyek rumah susun (rusun) subsidi di Meikarta menerapkan desain mezanine pada salah satu tipe.

Deputy Chief Operating Officer Lippo Karawang, Fritz Atmodjo mengungkapkan, desain mezanine membuat rusun tersebut seakan memiliki dua lantai dalam satu unit.

“Tipe kamar B, yaitu 27 meter (persegi). Modelnya, kita sebutnya mezanine ya. Jadi dua lantai,” katanya dalam acara land clearing di Meikarta, Kamis (29/1/2026).

Ia menguraikan, tipe 27 ini memiliki ceiling yang cukup tinggi hingga 5 meter dengan kamar mandi serta dapur di area muka. Kemudian dari ruang keluarga ada tangga yang mengarah ke kamar tidur dan kamar mandi dalam.

Tipe 37 juga memiliki konsep mezanine serta desain yang hampir sama dengan tipe 27. Bedanya, pada lantai mezanine terdapat dua kamar tidur dan dua kamar mandi dalam.

Selain tipe-tipe di atas, ada juga tipe 25 dengan satu kamar tidur dan satu kamar mandi. Kini, pihaknya masih berupaya mengembangkan tipe 45 dengan tiga kamar tidur.

“Ada yang tiga kamar tapi masih progres. Ukurannya 45 (meter persegi),” jelasnya.

Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Mulai Awal Maret 2026

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melaksanakan land clearing proyek rumah susun (rusun) subsidi atau rusun subsidi di Meikarta. Pembangunan rusun akan mulai berjalan pada Maret 2026. Menteri (PKP) Maruarar Sirait (Ara) memastikan, pemasangan tiang pancang yang bakal menjadi fondasi utama konstruksi bangunan nantinya akan dimulai pada 8 Maret 2026. 

"Masih di-desain tapi sekitar 5.000 tiang pancang tanggal 8 itu kita bisa siapkan," ujar dia di Meikarta, Kamis (29/1/2026). 

Ia menargetkan, pembangunan akan rampung pada 2028 dengan pembangunan struktur konstruksi akan dilaksanakan pada 17 Agustus 2026. Keyakinan ini semakin jelas dengan rencana investasi dari Lippo Group sebesar Rp 39 triliun.

Menurut dia, investasi tersebut diperlukan untuk mendukung pembangunan sekitar 54 tower yang terletak di 3 area berbeda di atas lahan kurang lebih seluas 30 hektare (Ha).

Ia menguraikan, masing-masing kawasan akan dibangun 18 tower yang mencakup 2.600 unit hunian. Dengan demikian, total tower yang akan dibangun di 3 lokasi bakal mencapai 54 tower dengan total 141.000 unit.

"Kita serahkan kunci kepada rakyat 8 Agustus 2028," ujar dia.

Meikarta Bakal jadi Salah Satu Lokasi Rusun Subsidi

Sebelumnya, Ara mengungkapkan, Meikarta akan menjadi salah satu lokasi rumah susun (rusun) subsidi.  Selain itu, pihaknya juga akan mengundang pengembang rusun subsidi dan para pemangku kepentingan untuk mendiskusikan mengenai rusun subsidi pada Rabu, 14 Januari 2026.

“Ya, tadi kita sudah bahas, tadi saya sudah minta data dari Perumnas ada di mana saja, dari pengembang-pengembang swasta punya lokasi di perkotaan di mana saja. Salah satunya di Meikarta,” kata Ara dikutip dari Antara, Selasa, 13 Januari 2026.

Maruarar akan kembali mengundang para pengembang rusun subsidi dan para pemangku kepentingan terkait untuk membahas mengenai rusun subsidi pada Rabu 14 Januari 2025.

"Pada hari Rabu malam saya undang lagi ke kantor (Kementerian PKP) jam sembilan malam. Kita lihat kesiapannya ya. Kita lihat kesiapannya, tapi salah satunya di Meikarta," ujar dia.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |