Minat Investor Membeludak, Danantara Naikkan Penerbitan Global Bond Jadi US$ 1,5 Miliar

7 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sukses mencatatkan rapor hijau dalam penerbitan obligasi internasional (global bond) perdana. Tingginya antusiasme investor global memicu lonjakan permintaan hingga tiga kali lipat, yang sekaligus menjadi sinyal kuat kepercayaan pasar dunia terhadap fundamental ekonomi Indonesia.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan obligasi global yang diterbitkan pihaknya mendapat respons positif dari investor. Bahkan, terjadi lonjakan permintaan sehingga jumlah yang diterbitkan harus ditambah (upsize).

Mulanya Danantara berencana menerbitkan global bond senilai US$ 1 miliar, namun akhirnya ditambah menjadi US$ 1,5 miliar. Penerbitan ini dilakukan usai Danantara Investment Management (DIM) mengantongi penilaian dari sejumlah lembaga pemeringkat internasional.

"Dari rencana US$ 1 miliar yang kami ingin capai, book building yang masuk itu kurang lebih US$ 4,6 miliar. Melihat minat yang begitu tinggi, kami meningkatkan nilainya dari US$ 1 miliar menjadi US$ 1,5 miliar, yang dibagi menjadi tenor 5 tahun dan 10 tahun," ungkap Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Tingginya minat investor ini juga turut memengaruhi besaran imbal hasil atau yield. Awalnya, tingkat imbal hasil diperkirakan berada pada rentang 6-7 persen. Namun, karena permintaan yang melimpah, Danantara berhasil menekan angka tersebut menjadi lebih kompetitif.

"Karena appetite atau penawar yang masuk begitu tinggi, akhirnya kami bisa closing untuk tenor 5 tahun di level 5,35 persen, dan tenor 10 tahun di 5,95 persen," jelasnya.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini menilai, keberhasilan penentuan yield tersebut menandakan investor global sangat percaya pada prospek investasi di Tanah Air.

"Kalau mereka tidak percaya, pastinya mereka minta yield premium yang sangat tinggi. Ini bahkan kita lihat yield-nya sangat kompetitif sekali," ungkap Rosan.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |