Prabowo Minta Menteri Ekonomi Kawal Investasi

6 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi ke kediamannya, di Jalan Ketanegara, Jakarta, Minggu, 14 Juni 2026. Prabowo meminta setiap peluang investasi dikawal serius para menterinya.

Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria juga turut dipanggil Prabowo Subianto. Dia mengungkap isi arahan Presiden kepada para pembantunya di Kabinet Merah Putih. Saat ini, aspek investasi menjadi perhatian khusus Kepala Negara.

“Arahan Presiden sangat jelas, yaitu memastikan setiap peluang investasi dapat dikawal dengan baik serta dikomunikasikan secara transparan kepada masyarakat,” kata Chief Operating Officer (COO) Danantara itu dalam keterangan resminya, Senin (15/6/2026).

Beberapa menteri dipanggil yakni, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Chief Technology Officer (CTO) Danantara, Sigit Puji Santosa.

Dony mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut, Prabowo menerima laporan mengenai meningkatnya ketertarikan investor global terhadap Indonesia serta berbagai peluang investasi strategis yang tengah dijajaki. Tingginya minat investor tersebut mencerminkan kepercayaan yang semakin kuat terhadap prospek perekonomian Indonesia dan berbagai agenda pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah.

Prabowo menegaskan, pentingnya menjaga momentum positif tersebut melalui penguatan koordinasi, percepatan realisasi investasi, serta pengawalan berbagai peluang investasi yang berpotensi memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain membahas perkembangan investasi, Prabowo juga memberikan arahan agar capaian dan data investasi dapat disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. "Keterbukaan informasi dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan publik sekaligus menunjukkan kemajuan yang telah dicapai dalam upaya menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi," ucap Dony.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |