Jalur Kereta Api Stasiun Pekalongan-Sragi Kini Dapat Dilewati Terbatas

6 days ago 22

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Daop 4 Semarang membatalkan sejumlah jadwal perjalanan kereta api pada Senin, 19 Januari 2026 akibat genangan air yang terjadi di petak jalan Stasiun PekalonganStasiun Sragi, tepatnya di KM 88+6/7. Pembatalan dilakukan sebagai langkah pengamanan karena kondisi lintasan masih memerlukan penanganan lanjutan.

“Kami memohon maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami memahami pembatalan perjalanan ini berdampak pada rencana perjalanan pelanggan, namun demi keselamatan bersama, sejumlah perjalanan masih harus dibatalkan hingga kondisi jalur dinyatakan aman oleh petugas di lapangan,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, Senin, (19/1/2026).

Berdasarkan pembaruan hingga pukul 05.00 WIB, berikut jadwal KA keberangkatan awal Daop 4 Semarang yang dibatalkan:

  • KA 17 Argo Sindoro relasi Semarang Tawang–Gambir
  • KA 23 Argo Merbabu relasi Semarang Tawang–Gambir
  • KA 171B–174B Ciremai relasi Semarang Tawang–Cikampek–Bandung
  • KA 175B Menoreh relasi Semarang Tawang–Pasar Senen
  • KA 197–198–199 Kamandaka relasi Semarang Tawang–Kroya–Cilacap
  • KA 203 Tegal Bahari relasi Tegal–Pasarsenen
  • KA 217 Kaligung relasi Semarang Poncol–Cirebon Prujakan
  • KA 213 Kaligung relasi Semarang Poncol–Brebes

Selain itu, hingga pukul 06.00 WIB, KAI juga membatalkan sejumlah KA melintas dan tujuan akhir Daop 4 Semarang, antara lain:

  • KA 1B dan KA 2B Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir KA 20 Argo Muria dan KA 26 Argo Merbabu relasi Gambir–Semarang Tawang
  • KA 7003A dan KA 7004 Sembrani Tambahan
  • KA 173–172 Ciremai relasi Bandung–Cirebon–Semarang Tawang
  • KA 178B Tawangjaya Premium relasi Pasar Senen–Semarang Tawang
  • KA 181–182 serta KA 194–195–196 Kamandaka
  • KA 204 Tegal Bahari relasi Pasar Senen–Tegal
  • KA 218 dan KA 216 Kaligung
  • KA 263 dan KA 264 Ambarawa Ekspres

Jalur Rel Dapat Dilalui Terbatas

KAI menuturkan hingga Senin, 19 Januari 2026, pukul 06.00 WIB, genangan air di lokasi terdampak telah berada di bawah kepala rel dan jalur sudah dapat dilalui secara terbatas.

Namun, pembatasan kecepatan maksimal 30 km/jam serta pengawasan ketat masih diberlakukan sehingga penyesuaian operasional, termasuk pembatalan sejumlah jadwal, masih dilakukan.

“Kami terus melakukan pemantauan secara intensif di lapangan, termasuk pemeriksaan struktur jalan rel dan kondisi di sekitar lintasan serta koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan instansi teknis lainnya dalam penanganan dampak banjir di sekitar jalur rel. Setiap keputusan operasional kami ambil dengan mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Luqman.

Pengembalian Dana Tiket Kereta karena Banjir Tembus Rp 3,5 Miliar

Sebelumnya, nilai pengembalian dana atau refund tiket kereta api (KA) karena gangguan operasional imbas banjir di Pekalongan, Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang tembus Rp 3,5 miliar, demikian berdasarkan catatan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. Nilai refund baru mencakup pengembalian tiket kepada pelanggan.

KAI masih melakukan penghitungan total kerugian secara menyeluruh karena situasi masih berkembang. "Saat ini Rp 3,5 miliar untuk pembatalan KA,” ujar EVP of Sales KAI Ririn Widi Astutik dikutip dari Antara, Minggu (18/1/2026).

Ririn menuturkan, penghitungan tersebut dilakukan untuk periode empat hari, yakni sejak 15-18 Januari 2026.

Adapun komponen lain di luar pengembalian tiket, termasuk biaya service recovery tambahan, masih dalam proses perhitungan lebih lanjut.

"Empat hari, sejak 15-18 Januari pukul 13.00 (WIB) tadi, baru nilai refund," ujar dia.

Komitmen KAI

KAI memastikan tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan serta menjalankan prosedur pengembalian tiket secara penuh sesuai ketentuan yang berlaku, sembari terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memulihkan operasional perjalanan kereta api yang terdampak banjir.

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) membatalkan sebanyak 82 perjalanan kereta api penumpang karena banjir di Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang khususnya di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah akibat tanggul yang jebol dan air pasang.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu, menyatakan cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir menjadi pemicu utama terjadinya banjir yang merendam jalur rel, diperparah tanggul jebol dan kondisi air pasang.

“Memang cuaca ekstrem akhir-akhir ini dalam 2-3 hari ini menyebabkan pembatalan, keterlambatan di perjalanan kereta kita. Jadi yang terdampak itu ada 82 kereta penumpang, kemudian ada 16 kereta barang yang terdampak pembatalan, dan kemudian juga ada sekitar 76 kereta yang mengalami keterlambatan,” ujar Bobby.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |