Liputan6.com, Jakarta - Harga perak yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari ini, Senin, 19 Januari 2026 menguat signifikan mengikuti harga emas Antam. Kenaikan harga perak Antam ini juga mengekor harga perak yang cetak rekor.
Pada perdagangan hari ini, Senin (19/1/2026), harga perak Antam lebih mahal Rp 1.700. Kenaikan harga ini mendorong harga perak menjadi Rp 57.900. Sebelumnya, harga perak berada di level Rp 56.200 per gram.
PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menyediakan berbagai pilihan perak batangan yang dapat menjadi alternatif investasi. Produk-produk ini diproduksi dengan akurasi tinggi dan kemurnian terjamin, menjadikannya pilihan menarik bagi investor. Antam menjual perak batangan ukuran 500 gram.
Penting untuk dicatat harga perak Antam dapat bervariasi dan pembeli perlu memperhatikan apakah harga yang tertera sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 11% atau belum. Informasi detail mengenai harga dasar dan harga termasuk PPN dapat diakses melalui laman resmi Logam Mulia Antam.
Harga Perak Dunia
Harga emas dan perak melonjak ke rekor tertinggi seiring dorongan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang semakin intensif untuk mengambil alih Greenland. Hal itu memicu kekhawatiran perang dagang yang merusak hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Eropa.
Mengutip Yahoo Finance, harga emas di pasar spot naik 1,6% menjadi USD 4.668,76 per ounce pada pukul 08.11 di Singapura. Harga emas mencapai level puncak USD 4.690,59 sebelumnya. Selain itu, harga perak melonjak 3,2% menjadi USD 93,0211 dan menyentuk level tertinggi USD 94,1213.
Trump mengatakan dia akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa, termasuk Prancis, Jerman, dan Inggris — yang menentang rencananya untuk mengakuisisi Greenland. Tarif 10% akan berlaku mulai 1 Februari dan naik menjadi 25% pada Juni. Langkah ini mendukung permintaan aset aman untuk logam mulia.
Langkah Pemimpin Eropa
Para pemimpin Eropa akan mengadakan pertemuan darurat dalam beberapa hari mendatang untuk menjajaki kemungkinan tindakan balasan. Negara-negara anggota sedang membahas beberapa opsi untuk menanggapi hal ini, termasuk mengenakan tarif balasan pada barang-barang AS senilai €93 miliar (USD 108 miliar), menurut sumber.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mungkin akan meminta aktivasi instrumen anti-koersi Uni Eropa, lapor Bloomberg. ACI adalah alat pembalasan paling ampuh di blok tersebut, dan memungkinkan Uni Eropa untuk menerapkan berbagai langkah sebagai tanggapan terhadap tindakan perdagangan yang bersifat memaksa.
"Risiko geopolitik terus meningkat,” ujar Analis di Capital.com di Melbourne, Kyle Rodda.
"Ketidakpastian perdagangan yang baru melemahkan prospek pertumbuhan dan kebijakan luar negeri AS mengikis kepercayaan terhadap dolar AS. Ini adalah kombinasi sempurna untuk emas dan perak.”
Logam mulia telah melonjak tajam tahun ini, setelah kenaikan dramatis pada 2025, ketika AS menangkap pemimpin Venezuela dan kemudian meningkatkan ancaman untuk merebut Greenland.
Pemerintahan Trump juga memperbarui serangan terhadap Federal Reserve, meningkatkan kekhawatiran atas independensi bank sentral dan memicu perdagangan pelemahan nilai mata uang, di mana investor menghindari mata uang dan obligasi pemerintah karena kekhawatiran atas tingkat utang.
Harga Emas Dunia
Sebelumnya, ketegangan geopolitik global yang diikuti gejolak domestik mendorong harga emas menembus rekor tertinggi pekan lalu, seiring volatilitas yang kembali menguat di pasar logam mulia.
Melansir Kitco News, Senin (19/1/2026), harga emas spot mengawali pekan di level USD 4.529,89 per ons. Setelah kabar gugatan Departemen Kehakiman AS terhadap Federal Reserve merebak, harga emas melonjak tajam dan mencapai puncak USD 4.591,53 pada Minggu malam sekitar pukul 19.30.
Harga emas spot diperdagangkan sedikit di bawah USD 4.600 per ons. Setelah sempat terkoreksi ke area support penting di sekitar USD 4.582, pasar AS dibuka dengan sentimen baru terkait langkah pemerintahan Trump yang menyerang The Fed.
Volatilitas tinggi terlihat sejak awal perdagangan. Harga emas spot sempat menembus USD 4.600 dan menyentuh level tertinggi harian di kisaran USD 4.616. Namun, harga kemudian turun tajam ke sekitar USD 4.586 menjelang pembukaan bursa saham, sebelum kembali menguat hingga USD 4.630.
Proyeksi Emas Pekan Ini
Survei Emas Mingguan Kitco News terbaru menunjukkan pandangan analis Wall Street masih terbelah terkait arah harga emas dalam jangka pendek. Sementara itu, investor ritel justru semakin menguatkan pandangan mayoritas yang masih optimistis terhadap prospek emas.
Adam Button, kepala strategi mata uang di Forexlive.com, menilai prospek emas cenderung melemah. Menurutnya, komentar terbaru mengenai Kevin Hassett menegaskan meningkatnya taruhan terhadap independensi Federal Reserve.
Ia juga menilai keputusan Mahkamah Agung terkait tarif berpotensi berlawanan dengan kehendak Presiden. Button menekankan bahwa hingga ada kejelasan soal kebijakan tarif dan posisi Ketua The Fed, investor sebaiknya bersikap menunggu di pasar logam mulia.
“Naik. Aturan Pasar Newsom 1, jangan melawan tren, dan trennya adalah naik,” kata analis pasar senior di Barchart.com, Darin Newsom.
Momentum Positif untuk Emas
Presiden Adrian Day Asset Management, Adrian Day juga memiliki pandangan yang sama. Menurut dia, ada momentum positif ada pada emas karena investor yang sebelumnya berada di luar pasar memutuskan untuk ikut serta.
“Secara fundamental, faktor-faktor yang telah mendorong harga emas tetap ada. Beberapa hal spesifik mungkin akan berubah-ubah, tetapi trennya tetap naik untuk dunia yang sarat utang dan tidak stabil,” tuturnya.
Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank, menilai harga berpotensi terkoreksi, terutama dipicu aksi ambil untung di pasar perak. Meski demikian, ia melihat peluang pembelian baru pada emas relatif terhadap perak setelah rasio keduanya menyentuh level 50, sekitar 30% di bawah rata-rata 25 tahun.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2981835/original/009330900_1575029583-20191129-Gas-Alam-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456346/original/065381300_1766841373-Pembatasan_operasional_truk_selama_Nataru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5123584/original/023719800_1738822991-PIS_-_Dukung_Energi_Hijau__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483142/original/057240300_1769333217-IMG_4115.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3017478/original/046853000_1578564285-20200109-Waspadai-Gelombang-Tinggi-dan-Banjir-Rob-IMAM-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3259814/original/014290800_1602033336-34c3bb73-b113-4f07-b612-8f8955ea82a5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482999/original/031033400_1769314652-9562cdc2-e376-4f0d-9aa8-3199ad3851eb.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5106813/original/016540300_1737625937-20250123-KKP_DPR-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1369943/original/032417700_1476098428-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482995/original/007717200_1769314529-IMG-20260125-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/976571/original/042940100_1441279137-harga-emas-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432957/original/054361500_1764828567-Jalur_Kereta_Api_Medan___Binjai_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4909506/original/036789900_1722832203-453651741_956972482847243_3061304592180220892_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5152219/original/048065400_1741241200-Foto_Siaran_Pers_-_Lowongan_Magang_Bakti_BCA_Dibuka___Simak_Cara_Mendaftar_dan_Rincian_Proses_Seleksinya__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2824139/original/086351500_1559984815-20190608-Kota-Tua-Jakarta-Selama-Libur-Lebaran-FANANI-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5176892/original/057649000_1743142208-20250328-Pemudik_Surabaya-AFP_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482848/original/035558800_1769261556-WhatsApp_Image_2026-01-22_at_5.40.28_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4269837/original/057928600_1671710596-BKI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4568442/original/087912500_1694165419-20230908-Harga_Gabah-ANG_6.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4693825/original/025517000_1703131329-el_nino.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4592086/original/067091100_1695951584-WhatsApp_Image_2023-09-29_at_8.27.22_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369177/original/054391600_1759456407-elon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408446/original/054909700_1762780494-71c2aa72-026f-4891-89a0-df5854c76daa.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382035/original/080562400_1760525876-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3149802/original/071712000_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401396/original/030520700_1762166532-b0c89ad6-57fa-444a-bae3-8f293ca3c51f.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3588886/original/019085400_1633015419-Tes_SKD_CPNS_Kemenko_Marvest.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1630542/original/056622900_1498039155-20170621-PLN-Berikan-Diskon-Biaya-Penyambungan-Tambah-Daya-Antonius-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2976158/original/070337400_1574578011-Ilustrasi_Aparatur_Sipil_Negara.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5296049/original/086416800_1753515958-WhatsApp_Image_2025-07-26_at_14.23.55_53764f73.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383860/original/002019600_1760696485-IMG_2666.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369483/original/034567100_1759472304-1000117747.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3632202/original/008777100_1636861919-FOTO.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5186928/original/035658900_1744629096-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366177/original/014783900_1759219460-PHOTO-2025-09-30-14-39-35.jpg)