Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi menyiapkan sanksi tegas hingga potensi pencabutan izin operasi bagi operator KM Mutiara Sentosa II atau KM Mutiara Sentosa 2 usai insiden kebakaran. Menyusul, operator tersebut didapati telah tiga kali terlibat kecelakaan kapal.
Dudy mengaku akan melakukan audit PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) setelah kebakaran kapal KM Mutiara Sentosa II. Tujuannya mencari penyebab kebakaran kapal yang terjadi beberapa waktu lalu. "Kita akan evaluasi, termasuk di antaranya untuk yang terakhir, kita akan melakukan audit terhadap perusahaan kapal tersebut," kata Dudy, ditemui di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (10/8/2026).
"Karena memang pada beberapa catatan kami, perusahaan ini sudah, kalau tidak salah, yang ketiga terjadinya kecelakaan yang melibatkan kapal-kapal dari perusahaan ini," imbuh dia.
Dia tak merinci mengenai tiga insiden yang melibatkan operator KM Mutiara Sentosa II tersebut. Namun, kata Dudy, kecelakaan kapal terjadi di beberapa lokasi, seperti lintas Merak-Bakauheni, sekitar pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, hingga terbaru di perairan sekitar Kabupaten Sumenep.
"Tanggal-tanggal saya lupa, tapi saya ingat kalau tidak salah ada di Merak-Bakauheni waktu itu,kemudian di Tanjung Wangi juga mereka pernah, kemudian satu lagi terakhir, yang terakhir ini," tutur dia.
Dudy memastikan izin operasional jadi aspek yang disoroti dalam audit. Dia tak menutup kemungkinan akan memberikan sanksi pencabutan izin jika kecelakaan disebabkan oleh kelalaian.
"Iya tentunya, apabila memang itu, tapi kita akan lihat dulu apakah itu memang sebagai kesalahan atau murni kecelakaan. Itu harus dibuktikan dulu, tapi kalau memang kelalaian kita akan pertimbangkan itu (izin operasi dicabut)," tegas Dudy.
Panggil Operator KM Mutiara Sentosa II
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320205/original/037317100_1786340585-email-attachment_2026_08_10_ariefhakim-at-klyid_sistem-penindakan-terintegrasi-menhub-jamin-pelanggaran-truk-odol-tak-cuma-salahkan-pengemudi_1000403242.jpg)
Perbesar
Dudy mengonfirmasi pihaknya sudah memanggil operator KM Mutiara Sentosa II untuk menjalani proses audit. Langkah itu berbarengan dengan upaya investigasi penyebab kebakaran oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT.
"Setahu saya iya (sudah dipanggil) , nanti tentunya kita akan sinkronkan dengan hasil penyelidikan dari KNKT," ucapnya.
Dudy tak mau gegabah mengambil keputusan sebelum ada hasil investigasi. "Kita tidak serta-merta menunjuk, namun kita akan melihat bagaimana secara internal pengoperasian mereka," jelasnya.
Audit Sistem Keselamatan KM Mutiara Sentosa II
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316932/original/068035900_1785997268-1000398947.jpg)
Perbesar
Sebelumnya, Sistem Keselamatan Operator KMP Mutiara Sentosa II Usai Kebakaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengaudit sistem keselamatan dan operasional KMP Mutiara Sentosa II. Upaya itu dilakukan sebagai langkah mitigasi kejadian serupa kedepannya.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap aspek keselamatan pelayaran. Masyhud telah menyurati dan memanggil operator PT Atosim Lampung Pelayaran guna menjalani audit terhadap penerapan sistem manajemen keselamatan pascakebakaran KMP Mutiara Sentosa II.
“Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari langkah pengawasan dan mitigasi untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari,” tegas Masyhud dalam keterangan resmi, Kamis (6/8/2026).
Informasi, sebanyak 62 korban berhasil dievakuasi dari Masalembu ke Surabaya menggunakan KN Masalembo pada Selasa (4/8/2026). Dengan demikian, total korban yang sudah dievakuasi sebanyak 238 orang dengan kondisi 233 selamat dan 5 orang meninggal dunia.
Prosedur Keselamatan Wajib
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316933/original/077541700_1785997268-1000398938.jpg)
Perbesar
Dia menegaskan, operator kapal wajib memastikan seluruh proses pemuatan penumpang, kendaraan, dan barang dilakukan sesuai prosedur keselamatan. Termasuk memastikan tidak terdapat barang berbahaya atau mudah terbakar yang diangkut tanpa melalui mekanisme pemeriksaan dan pengemasan.
Di sisi lain, pengguna jasa transportasi laut juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi yang benar mengenai barang bawaan serta tidak membawa barang berbahaya yang berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
“Keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama. Kepatuhan terhadap seluruh prosedur keselamatan baik oleh operator maupun masyarakat, khususnya pengguna jasa transportasi laut, menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan di laut sekaligus memperkuat budaya keselamatan pelayaran nasional,” ucap Masyhud.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5757392/original/058197000_1778659883-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Pasar_Modal__Keuangan_Derivatif_dan_Bursa_Karbon_OJK__Hasan_Fawzi-13_Mei_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9299236/original/023311700_1784203079-Chief_Investment_Officer__CIO__Danantara__Pandu_Sjahrir-16_Juli_2026b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320625/original/062754200_1786359643-WhatsApp_Image_2026-08-06_at_09.53.03__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320607/original/004066500_1786358780-IMG_6396.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320608/original/016775600_1786358780-IMG_6392.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3317424/original/028829400_1607329507-mehrad-vosoughi-SsKf1L6rWJk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320087/original/035975200_1786335049-1000402750.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5213820/original/037779700_1746699379-20250508-ODOL-ANG_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320022/original/045169400_1786332307-IMG_6358.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8821088/original/039186700_1782912172-gedung_ditjen_pajak-1_Juli_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320160/original/029488000_1786338478-pasar_10826_c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320273/original/047560100_1786342475-WhatsApp_Image_2026-08-09_at_20.08.33__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320248/original/056239800_1786341414-image.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9319960/original/028305400_1786329208-IMG_6354.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4805343/original/080058200_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320076/original/082957500_1786334342-pasar_10826_a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320116/original/083168900_1786335743-Depositphotos_222948858_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/1954437/original/003823600_1519994760-20180302-Dolar-AY1.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558374/original/028151500_1776416302-PT_Aspirasi_Hidup_Indonesia_Tbk_Perkuat_Inovasi_Lewat_Konsep_Toko_Terbaru_di_AZKO_Living_Plaza_Bintaro__1__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5194131/original/092217200_1745291278-20250422-Tarif_Listrik-ANG_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4366818/original/036474400_1679394117-20230321-Pelaporan-SPT-Karyawan-dan-Staf-Kesekjenan-DPR-Tallo-xl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568509/original/009151800_1777361366-Taksi_Green_SM-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566159/original/080995300_1777118611-e8174cf2-b06b-41bf-b843-f683663ea150.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519123/original/051813100_1772531156-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3352150/original/028984100_1610959709-20210118-Emas-Antam-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5599644/original/038379800_1778162750-20120416195530-harga-turun-ramai-transaksi-emas-001-dwi-narwoko.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261711/original/021340900_1750682308-AP23139497868577.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559542/original/013734000_1776581657-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4397117/original/090382400_1681623580-FOTO.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2849793/original/011745700_1562754395-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540890/original/069512000_1774841005-7.jpg)