TransNusa Hadirkan Rute Langsung ke Bangkok, Wakatobi, dan Waingapu

5 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) memperluas jaringan penerbangannya dengan membuka satu rute internasional dan dua rute domestik. Maskapai tersebut akan melayani penerbangan Jakarta–Bangkok serta rute Denpasar–Wakatobi dan Denpasar–Waingapu sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas di Asia Tenggara dan kawasan Indonesia Timur.

Group CEO TransNusa, Datuk Bernard Francis, mengatakan bahwa ekspansi ini ditujukan untuk memenuhi meningkatnya kebutuhan perjalanan wisata maupun bisnis, sekaligus mendukung pertumbuhan pariwisata dan ekonomi daerah.

“Pembukaan rute menuju Bangkok, Wakatobi, dan Waingapu merupakan bagian dari strategi ekspansi jaringan penerbangan TransNusa untuk menghadirkan konektivitas yang lebih baik ke berbagai destinasi potensial di Indonesia maupun kawasan regional,” katanya dikutip Selasa (7/7/2026).

Menurut dia, tingginya minat wisatawan Indonesia berkunjung ke Thailand, serta meningkatnya jumlah wisatawan Thailand yang datang ke Indonesia, menjadi peluang untuk memperkuat konektivitas kedua negara.

TransNusa akan mulai mengoperasikan rute Jakarta–Bangkok pada 6 Agustus 2026 dengan frekuensi dua kali sehari. Seluruh penerbangan menuju ibu kota Thailand akan dilayani melalui Bandara Suvarnabhumi.

Ada Tarif Promosi

Penerbangan pertama dijadwalkan berangkat dari Jakarta pukul 08.20 WIB and tiba di Bangkok pukul 11.45 waktu setempat. Penerbangan kembali berangkat pukul 12.30 waktu setempat dan tiba di Jakarta pukul 15.55 WIB.

Sementara itu, penerbangan kedua berangkat dari Jakarta pukul 16.30 WIB dan mendarat di Bangkok pukul 19.55 waktu setempat. Adapun penerbangan dari Bangkok dijadwalkan lepas landas pukul 20.40 waktu setempat dan tiba di Jakarta pukul 00.05 WIB.

Untuk menarik minat penumpang, TransNusa menawarkan tarif promosi mulai dari Rp 2.999.000 untuk sekali jalan.

Selain memperkuat jaringan internasional, TransNusa juga membuka penerbangan langsung Denpasar–Wakatobi dan Denpasar–Waingapu. Penjualan tiket kedua rute tersebut telah dibuka sejak 30 Juni 2026.

Penerbangan perdana menuju Waingapu dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli 2026, sedangkan rute Denpasar–Wakatobi mulai beroperasi sehari setelahnya.

Rute Denpasar–Wakatobi menjadi layanan langsung pertama dari Bali menuju destinasi wisata bahari tersebut. Selama ini, wisatawan yang hendak menuju Wakatobi umumnya harus transit melalui Jakarta, Makassar, atau Kendari.

“Kemudahan akses transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat,” ujar Bernard.

Memperluas Akses Wisatawan

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, menilai kehadiran penerbangan langsung dari Bali akan memperluas akses wisatawan ke Wakatobi yang dikenal sebagai salah satu kawasan dengan keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia.

“Wakatobi memiliki sekitar 750 dari total 850 spesies karang yang ada di dunia. Artinya, hampir 90% variasi spesies karang dunia dapat ditemukan di perairan Wakatobi. Potensi luar biasa ini menjadi daya tarik yang harus terus kita kembangkan agar semakin banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, berkunjung ke Sulawesi Tenggara,” katanya.

Sementara itu, Waingapu di Pulau Sumba menawarkan daya tarik berupa bentang sabana, perbukitan, pantai berpasir putih, serta budaya lokal yang masih terjaga, sehingga menjadi salah satu destinasi yang semakin diminati wisatawan.

Rute Denpasar–Waingapu akan dilayani empat kali sepekan, sedangkan Denpasar–Wakatobi beroperasi tiga kali sepekan.

Sebagai bagian dari peluncuran rute baru, TransNusa menawarkan tarif promosi mulai dari Rp 1.349.000 untuk penerbangan Denpasar–Waingapu dan Rp 1.849.000 untuk rute Denpasar–Wakatobi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |