Daftar 12 Miliarder Penolak Pajak California

6 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Warga California, Amerika Serikat (AS), akan menentukan nasib usulan penerapan pajak kekayaan (wealth tax) bagi para miliarder dalam pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.

Rencana tersebut tetap berlanjut setelah upaya terakhir untuk mendorong Gubernur California Gavin Newsom mencapai kesepakatan terkait kebijakan itu gagal membuahkan hasil. Jika disetujui, California akan mengenakan pajak kekayaan sebesar 5% yang berlaku satu kali kepada penduduk dan perwalian (trust) yang memiliki aset lebih dari US$ 1 miliar.

Menghadapi kemungkinan tersebut, sejumlah miliarder dan jutawan di sektor teknologi mulai menggelontorkan dana dalam jumlah besar untuk menggagalkan maupun mempersulit peluang lolosnya kebijakan tersebut.

Secara total, mereka telah mengumpulkan lebih dari US$ 120 juta atau sekitar Rp 2,16 triliun (estimasi kurs Rp 18.011 per dolar AS) guna mendanai berbagai upaya penolakan terhadap pajak kekayaan tersebut.

Sebagai perbandingan, SEIU-UHW, serikat pekerja sektor kesehatan yang menjadi pendukung utama kebijakan tersebut, sejauh ini baru berhasil menghimpun sekitar US$ 31 juta atau sekitar Rp 558 miliar.

Perbedaan besarnya dana yang dikumpulkan kedua kubu menunjukkan sengitnya pertarungan menjelang pemungutan suara yang akan menentukan apakah California menjadi salah satu wilayah pertama di Amerika Serikat yang menerapkan pajak kekayaan bagi miliarder.

Dikutip dari Business Insider, Selasa (7/7/2026), berikut sejumlah tokoh besar di industri teknologi yang diketahui berada di barisan penolak penerapan pajak kekayaan tersebut:

1. Sergey Brin

Sergey Brin merupakan salah satu pendiri Google, ia memindahkan asetnya ke luar California sebelum tenggat waktu penting pada bulan Januari.

Namun hal itu tidak menghentikannya untuk menjadi penyandang dana tunggal terbesar bagi oposisi penolak pajak miliarder melalui komite politik bernama “Building a Better California.”

Sejauh ini, total dana yang telah disumbangkan Brin kepada Building a Better California sebesar US$ 82 juta. Ia menulis cek terbarunya, sebuah donasi senilai US$ 16 juta, pada tanggal 15 Mei hanya sebulan sebelum tenggat waktu finalisasi inisiatif pemungutan suara.

Berdasarkan perkiraan Bloomberg, Brin memiliki kekayaan sebesar US$ 280 miliar dan merupakan orang terkaya ketiga di dunia.

2. John Doerr

Pemimpin perusahaan modal ventura Kleiner Perkins, John Doerr, terkenal karena pernah menulis cek perusahaan sebesar US$ 12,5 juta untuk membeli saham di Google. 

Doerr telah menyumbangkan US$ 10 juta kepada Building a Better California, menjadikannya donatur terbesar kedua di kelompok tersebut setelah Brin—orang yang bertahun-tahun lalu bersama co-founder Larry Page mempresentasikan Google kepadanya.

Doerr mundur dari firma modal ventura tersebut pada tahun 2016 tetapi tetap menjabat sebagai chairman. Ia juga menjabat dalam dewan direksi Alphabet.

Berdasarkan perkiraan Bloomberg, Doerr memiliki kekayaan sebesar US$ 15,6 miliar.

3. Chris Larsen

Pada tahun 2012, Chris Larsen ikut mendirikan OpenCoin, yang kemudian berganti nama menjadi Ripple Labs, sebuah perusahaan infrastruktur keuangan berbasis blockchain.

Larsen mundur dari jabatan CEO Ripple pada Desember 2016, tetapi tetap menjadi ketua eksekutif. Pada tahun 2018, Larsen mencetak sejarah sebagai orang pertama yang masuk dalam daftar 400 orang terkaya versi Forbes dengan kekayaan yang sebagian besar terdiri dari mata uang kripto.

Larsen telah menyumbangkan US$ 2,5 juta kepada Building a Better California. Ia juga menyumbangkan US$ 5 juta kepada Golden State Promise, sebuah kelompok yang secara terang-terangan menentang pajak tersebut. Secara terpisah, Ripple juga menyumbangkan US$ 5 juta untuk upaya tersebut.

Berdasarkan perkiraan Bloomberg, Larsen memiliki kekayaan sebesar US$ 12,4 miliar.

4. Michael Moritz

Mantan jurnalis Majalah Time, Michael Moritz, bergabung dengan Sequoia Capital pada tahun 1980-an dan bertahan di sana hingga ia mengundurkan diri pada tahun 2023.

Moritz telah menyumbangkan US$ 7,5 juta kepada Building a Better California.

Sebagai investor awal di Google dan PayPal, Moritz menjadi pemodal ventura ternama dan membantu menjadikan Sequoia sebagai salah satu firma terkemuka di Silicon Valley. Pada tahun 2013, Ratu Elizabeth II menganugerahi gelar ksatria (knighted) kepada pria kelahiran Wales ini.

Berdasarkan perkiraan Forbes, Moritz memiliki kekayaan sebesar US$ 8 miliar.

5. Patrick Collison

Patrick Collison mendirikan Stripe, sebuah perusahaan pembayaran, bersama saudaranya, John.

Patrick Collison telah menyumbangkan US$ 7 juta kepada Building a Better California. Sebagai CEO, Collison telah membawa Stripe menjadi pemimpin di industri fintech.

Berdasarkan perkiraan Bloomberg, Collison memiliki kekayaan sebesar US$ 16,3 miliar.

6. Eric Schmidt

Brin bukanlah satu-satunya orang Google yang menentang pajak ini.

​Mantan CEO Google, Eric Schmidt, telah menyumbangkan sekitar US$ 3 juta. Setelah Brin, Schmidt adalah donatur paling awal untuk Building a Better California.

​Berdasarkan perkiraan Bloomberg, Schmidt memiliki kekayaan sebesar US$ 58,7 miliar.

7. Peter Thiel

​Pendiri PayPal, Peter Thiel, sempat menarik diri dari pendanaan politik setelah pemilu paruh waktu tahun 2022. Namun pada bulan Januari, ia memberikan salah satu donasi terbesarnya sejak saat itu kepada kelompok yang berupaya menghentikan pajak miliarder.

​Pada Desember 2025, Thiel menyumbangkan US$ 3 juta kepada sayap politik California Business Roundtable. Meskipun donasi Thiel tidak secara eksplisit ditujukan untuk menghentikan pajak tersebut, kelompok industri yang sudah lama berdiri ini merupakan salah satu dari banyak pihak yang menentangnya.

​Sementara itu, pendiri Palantir ini melangkah lebih jauh daripada beberapa miliarder California lainnya. The New York Times melaporkan pada bulan Mei bahwa Thiel menghabiskan lebih banyak waktunya di Argentina.

​Berdasarkan perkiraan Bloomberg, Thiel memiliki kekayaan sebesar US$ 22,1 miliar.

8. Stewart Resnick

Miliarder Stewart dan Lynda Resnick pertama kali membeli tanah pertanian di California pada tahun 1978 sebagai perlindungan terhadap inflasi. Kini, Wonderful Company memperkirakan bahwa hampir setengah dari seluruh warga Amerika membeli produk yang mereka tanam, panen, botolkan, dan kemas setiap tahunnya.

​Stewart Resnick telah menyumbangkan US$ 2,5 juta kepada Building a Better California.

​Merek-merek milik Wonderful Company meliputi Fiji Water, Pom Wonderful, Wonderful Pistachios, dan Wonderful Halos. Perusahaan ini memiliki sekitar 180.000 hektar tanah pertanian di California.

​Berdasarkan perkiraan Forbes, Stewart Resnick memiliki kekayaan sebesar US$ 5,4 miliar.

9. Tony Xu

CEO DoorDash, Tony Xu, mendirikan layanan pesan-antar tersebut bersama tiga teman sekelasnya di Stanford.

​Xu telah menyumbangkan US$ 2 juta kepada Building a Better California.

​Ketika DoorDash melakukan IPO pada tahun 2020, Xu seketika menjadi miliarder. Berdasarkan perkiraan Forbes, Xu memiliki kekayaan sebesar US$ 1,8 miliar.

10. ​Max Levchin

​CEO Affirm, Max Levchin, ikut mendirikan perusahaan yang kemudian menjadi PayPal pada tahun 1998, dan sejak saat itu menjadi anggota terkemuka dari kelompok yang disebut "PayPal Mafia."

​Levchin telah menyumbangkan US$ 1 juta kepada Building a Better California.

​Pada tahun 2014, Levchin mendirikan Affirm, sebuah perusahaan fintech dengan sistem beli-sekarang-bayar-nanti (buy-now, pay-later), yang melantai di bursa saham pada Januari 2021. Affirm kini memiliki total kapitalisasi pasar sekitar US$ 28 miliar.

​Berdasarkan perkiraan Forbes, Levchin memiliki kekayaan sebesar US$ 2,5 miliar.

10. Max Levchin

CEO Affirm, Max Levchin, ikut mendirikan perusahaan yang kemudian menjadi PayPal pada tahun 1998, dan sejak saat itu menjadi anggota terkemuka dari kelompok yang disebut "PayPal Mafia."

​Levchin telah menyumbangkan US$ 1 juta kepada Building a Better California.

​Pada tahun 2014, Levchin mendirikan Affirm, sebuah perusahaan fintech dengan sistem beli-sekarang-bayar-nanti (buy-now, pay-later), yang melantai di bursa saham pada Januari 2021. Affirm kini memiliki total kapitalisasi pasar sekitar US$ 28 miliar.

​Berdasarkan perkiraan Forbes, Levchin memiliki kekayaan sebesar US$ 2,5 miliar.

11. Ron Conway

​Investor malaikat (angel investor), Ron Conway, telah menghabiskan waktu puluhan tahun bekerja di balik layar di Silicon Valley.

​Pada bulan Maret, Conway memberitahu Jack Altman (adik dari CEO OpenAI, Sam Altman) bahwa ia sedang berusaha membujuk Newsom untuk membatalkan usulan pajak tersebut sebelum masuk ke surat suara—sebuah upaya yang terbukti tidak berhasil.

​"Tugas kita adalah membuat Gavin menegosiasikan ini agar tidak sampai ke pemungutan suara," kata Conway kepada Jack Altman dalam salah satu episode podcast "Untapped" milik Altman.

​Conway telah menyumbangkan US$ 100 ribu kepada Stop the Squeeze, sebuah kelompok politik yang terang-terangan menentang usulan pajak tersebut.

​Sam Altman sendiri secara terbuka berterima kasih kepada Conway karena telah membantu memfasilitasi kembalinya ia ke perusahaan rintisan AI tersebut setelah pemecatan singkatnya pada tahun 2023.

​Belum diketahui secara pasti berapa total kekayaan bersih Conway. Ia merupakan investor awal di Airbnb dan GitHub, di antara perusahaan-perusahaan lainnya.

12. Daniel Tierney

Daniel Tierney ikut mendirikan Global Electronic Trading Company (GETCO) pada tahun 1990-an setelah mengasah kemampuannya sebagai pedagang opsi (options trader) di Chicago.

​Kini, Tierney memimpin Wicklow Capital, sebuah firma modal ventura milik keluarga (family office) yang ia dirikan pada tahun 2013 yang berfokus pada investasi di bidang "ABCD" (AI, blockchain, climate, and democracy / AI, blockchain, iklim, dan demokrasi).

​Tierney telah menyumbangkan US$ 500 ribu kepada Building a Better California. Ia adalah satu dari 10 orang yang telah menyumbang ke kelompok tersebut.

​Belum diketahui secara pasti berapa total kekayaan bersih Tierney.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |