Top 3: Pemerintah Mau Terapkan WFH 1 Hari Dalam Seminggu

7 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah terus memperkuat ketahanan fiskal nasional di tengah dinamika global, termasuk kenaikan harga energi dan komoditas. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Sebagai upaya antisipasi dampak lonjakan harga energi dunia, khususnya harga minyak dan BBM, Menko Airlangga menyampaikan bahwa Pemerintah tengah mengkaji kebijakan fleksibilitas kerja melalui skema Work From Home (WFH) satu hari dalam lima hari kerja.

Pemerintah saat ini tengah mematangkan aspek teknis pelaksanaan kebijakan tersebut. Penerapan WFH diharapkan tidak hanya berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga dapat diadopsi oleh sektor Swasta serta Pemerintah Daerah.

Rencana implementasi kebijakan ini dijadwalkan mulai diberlakukan setelah Hari Raya Idulfitri 2026. Namun demikian, waktu pasti pelaksanaannya masih akan ditentukan lebih lanjut.

Artikel mengenai Pemerintah Mau Terapkan WFH 1 Hari Dalam Seminggu ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada sejumlah artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Sabtu (21/3/2026):

1. Pemerintah Mau Terapkan WFH 1 Hari Dalam Seminggu, Rencana Berlaku Usai Lebaran

Pemerintah terus memperkuat ketahanan fiskal nasional di tengah dinamika global, termasuk kenaikan harga energi dan komoditas. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026).

“Kita menjaga APBN agar defisit tetap di bawah 3 persen dan sesuai dengan arahan pada saat Sidang Kabinet Paripurna dan sudah dirapatkan dengan kementerian teknis, itu dilakukan efisiensi dari berbagai K/L. Dan dengan efisiensi berbagai K/L itu defisit 3 persen bisa dijaga,” ujar Menko Airlangga.

Sebagai upaya antisipasi dampak lonjakan harga energi dunia, khususnya harga minyak dan BBM, Menko Airlangga menyampaikan bahwa Pemerintah tengah mengkaji kebijakan fleksibilitas kerja melalui skema Work From Home (WFH) satu hari dalam lima hari kerja.

Baca artikel selengkapnya di sini

2. Naik LRT Jabodebek Cukup Bayar Rp 1 di Hari Lebaran

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI akan memberlakukan tarif Rp 1 untuk seluruh relasi dan lintas pelayanan LRT Jabodebek pada H1 dan H2 Lebaran 2026.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, kebijakan ini untuk membuat masyarakat bisa lebih banyak bersilaturahmi, berwisata, dan menikmati waktu bersama keluarga.

“Melalui kebijakan tarif Rp1 untuk LRT Jabodebek pada H1 dan H2 Lebaran 2026, KAI ingin menghadirkan kejutan yang menyenangkan sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat memanfaatkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terintegrasi,” ujar Bobby dalam keterangan tertulis, Kamis (19/3/2026).

Ia berharap, masyarakat juga lebih banyak menggunakan LRT Jabodebek sebagai pilihan mobilitas di kawasan perkotaan. Khususnya, pada periode libur Lebaran yang identik dengan tingginya aktivitas perjalanan.

Baca artikel selengkapnya di sini

3. Harga Emas dan Harga Perak Tiba-Tiba Amblas, Ini Penyebabnya

Harga emas dan harga perak ikut mengalami aksi jual besar-besaran pada hari Kamis (Jumat waktu Jakarta). Kedua harga logam tersebut turun sekitar 5% dan 10% secara berturut-turut, karena kekhawatiran tentang perang Iran dan inflasi mencengkeram pasar global.

Dikutip dari CNBC, Jumat (20/3/2026), harga emas turun lebih dari 3% menjadi USD 4.654,29 per ons. Kontrak berjangka emas bulan depan turun sekitar 5% menjadi sekitar USD 4.648,20. 

Sedangkan harga perak turun lebih dari 3% menjadi USD 72,62 per ons dan harga perak berjangka turun lebih dari 8% dan ditutup pada USD 71,25.

Saham-saham pertambangan dan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang terkait dengan emas dan perak juga turun dalam perdagangan pra-pasar.

Baca artikel selengkapnya di sini

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |