Stok Melimpah, Mentan Amran Ancang-Ancang Ekspor Ratusan Ribu Ton Beras

2 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan, kesiapannya untuk ekspor ratusan ribu ton beras asli Indonesia ke negara lain. Menyusul, stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang sudah mencapai 5 juta ton per April 2026 ini.

Indonesia berhasil membalikkan keadaan dari pengimpor menjadi pengekspor beras. Titik balik dimulai sejak 2025 ketika Indonesia tidak melalukan impor beras sama sekali. Amran mengatakan, 2.280 ton sudah diekspor ke Arab Saudi setelah 10.000 ton beras jadi bantuan bagi rakyat Palestina.

"Kita ekspor kirim ke saudara kita, Palestina, 10.000 ton," kata Amran saat peninjau gudang penyimpanan beras Bulog di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026).

Dia menjelaskan, saat ini Perum Bulog masih negosiasi ekspor beras ke Malaysia. Rencana awal, Malaysia membeli beras Indonesia sebanyak 200.000 ton. Amran percaya diri bisa mengirim lebih banyak lagi dari angka tersebut.

"Kita sudah negosiasi melalui Bulog, mudah-mudahan 200.000 ton bisa kita ekspor. Jangankan 200.000, 500.000 (ton) pun bisa diekspor ke negara yang membutuhkan," tegas Amran.

Keyakinannya bukan tanpa sebab. Produksi dalam negeri yang meningkat dalam dua tahun belakangan ini menjadi alasannya. Alhasil, stok cadangan beras RI tembus 5.000.189 ton, terbesar sepanjang sejarah. Angka tersebut telah melampaui kebutuhan konsumsi masyarakat.

Ekspor Pupuk ke Australia dan India

Selain beras, Amran juga mengungkap rencana ekspor pupuk ke berbagai negara. Australia berencana mendatangkan setidaknya 250.000 tohn pupuk urea dari Tanah Air.

"Pupuk kita sudah ekspor ke Australia. Perdana Menteri Australia menelepon Bapak Presiden, kita rencana 250.000 ton ekspor urea. Nanti kita lihat kalkulasinya," ujarnya.

Selain itu, India juga disebut meminta sekitar 500.000 ton beras. "Yang jelas, Dubes India juga langsung telepon saya minta 500.000 ton. Australia sudah mengambil. Kita harus bangga dengan negara kita," ujar dia.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |