Sidak Diskon Tiket Pesawat di Bandara Soetta, Menhub Temukan Hal Mengejutkan Ini

8 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meninjau langsung arus mudik Lebaran di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Senin (16/3/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung dampak kebijakan diskon tiket pesawat terhadap calon penumpang yang akan melakukan perjalanan mudik.

Dalam kunjungannya, Menhub juga berdialog dengan sejumlah penumpang untuk mengetahui sejauh mana masyarakat merasakan manfaat dari kebijakan pemotongan harga tiket pesawat yang diberikan pemerintah.

"Jadi tadi saya sama Angkasa Pura, InJourney, kemudian Pak Dirjen, melihat-lihat bagaimana pelaksanaan mudik ya, khususnya di Bandara Soekarno-Hatta dan juga sekalian tadi bertanya kepada para penumpang, kira-kira kebijakan pemerintah yang diberikan oleh Presiden itu sampai seberapa jauh masyarakat dapat menikmati stimulus diskon harga tarif tiket," ungkap Menhub saat ditemui awak media seusai peninjauan.

Menurut Dudy, sebagian penumpang mengaku sudah merasakan manfaat dari kebijakan tersebut. Bahkan, ada calon penumpang yang mendapatkan potongan harga tiket pesawat hingga 20 persen, lebih tinggi dari estimasi awal yang berada di kisaran 17–18 persen.

Peran Online Travel Agent

Namun demikian, Menhub menilai masih ada sejumlah hal yang perlu dievaluasi, khususnya terkait peran online travel agent (OTA) dalam mendistribusikan tiket dengan harga diskon tersebut.

Pemerintah berharap seluruh platform penjualan tiket online dapat mendukung kebijakan tersebut agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat potongan harga tiket pesawat.

"Nah ini nanti kita akan bicara dengan stakeholder atau ekosistem terkait ya, baik airlines kemudian juga Kementerian Pariwisata yang membawahi online travel agent, benar-benar secara bersama-sama kita ingin memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Ditemukan Harga Lebih Mahal

Dalam peninjauan tersebut, Menhub juga menemukan adanya calon penumpang yang membeli tiket pesawat pulang dengan harga lebih mahal. Hal ini terjadi karena tiket kelas ekonomi yang mendapatkan potongan harga telah habis terjual.

"Itu kan sebenarnya satu rangkaian, jadi kalau pesan kan kita biasanya pulang-pergi. Untuk operasinya tanggal 13 sampai 28 Maret 2026, kalau misalnya pulang tanggal 13 tapi kembali bulan Mei ya beda lagi," katanya.

Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah penumpang penerbangan selama periode mudik Lebaran 2026 akan mencapai sekitar 9 juta orang di seluruh bandara di Indonesia.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |