Liputan6.com, Jakarta - Merek-merek China makin tersebar di banyak kota mulai dari Asia hingga Amerika Serikat (AS). Merek-merek itu mulai dari hotpot, bubble tea, fesyen, toko mainan, raksasa pakaian olahraga hingga jaringan teh. Sebelum memasuki pasar barat, banyak perusahaan China memakai Asia Tenggara sebagai tempat uji coba.
Merek-merek China antara lain Chagee, Moly Tea dan Mixue menarik banyak pengunjung, tidak hanya di Asia tetapi semakin banyak di kota-kota dari Sydney, London hingga Los Angeles. Demikian dikutip dari BBC, Rabu (22/4/2026).
Jaringan teh ini sedang berada di puncak gelombang baru bersama dengan label fesyen, toko mainan dan raksasa pakaian olahraga. Hal ini karena perusahaan-perusahaan China beralih dari manufaktur berbiaya rendah ke merek konsumen yang dikenal global.
Dibangun di pasar konsumen terbesar kedua di dunia, merek itu telah memiliki skala dan kekuatan operasional. Namun, persaingan semakin ketat di dalam negeri sehingga ekspansi ke luar negeri menjadi suatu keharusan. Pada saat yang sama, mereka memasuki pasar di mana persepsi “Made in China” seringkali masih dikaitkan dengan barang-barang murah dan berkualitas rendah.
“China telah melampaui ekonomi replikasi. Produk-produknya sekarang memenuhi harapan generasi baru konsumen global yang menuntut,” ujar Konsultan Storytellers China, Tim Parkinson.
Pabrik Dunia
China telah lama menjadi bengkel dunia, memproduksi barang untuk perusahaan-perusahaan barat. Dalam prosesnya, pemasok tidak hanya belajar bagaimana membuat barang, tetapi juga bagaimana memasarkan, mendistribusikan, dan menjual dalam skala besar.
Perusahaan seperti Miniso telah mendapatkan manfaat dari ilmu semacam itu. Peritel ini yang menjual mainan dan merchandise film dari Disney, Marvel dan Warner Bros, kini mengoperasikan toko yang tersebar di dunia.
“Konsumen tidak terlalu peduli dari mana merek itu berasal. Mereka lebih fokus pada pengalaman berbelanja, desain, nilai uang, dan kenikmatan,” kata dia.
Kesepakatan lisensi dan kecepatan relatif dalam mendapatkan produk dari pabrik ke rak merupakan inti dari model bisnisnya.
Uji Coba di Asia Tenggara
Selain itu, ada juga Anta. Anta mengoperasikan hampir 13.000 toko di seluruh dunia dan telah menjadi perusahaan terbesar di dunia. Merek pakaian olahraga terbesar ketiga setelah Nike dan Adidas.
Pertama kali, perusahaan ini menembus pasar domestik China yang luas, sambil memperluas jejaknya melalui akuisisi global merek internasional yang sudah mapan yakni Salomon dan Wilson serta baru-baru ini kepemilikan saham 29% di Puma.
Asia Tenggara sebagai Tempat Uji Coba
Sebelum memasuki pasar barat, banyak perusahaan China telah memakai Asia Tenggara sebagai tempat uji coba.
Dengan lebih dari 650 juta konsumen yang muda dan semakin makmur, kawasan ini menawarkan skala dan keragaman, sementara persaingan dari merek barat yang sudah mapan menjaga standar tetap tinggi.
Perusahaan restoran Haidilao membuka gerai luar negeri pertama di Singapura pada 2012. Kini, perusahaan tersebut menjadi jaringan restoran hotpot terbesar di dunia dengan 1.300 restoran di 14 negara.
"Kisah Haidilao bukan hanya kesuksesan restoran. Ini mencerminkan 30 tahun transformasi ekonomi dan globalisasi,” kata Vice Chairman of Haidilao International, Zhou Zhaocheng.
Zhou menilai, jangkauan global jaringan ini bergantung pada merek yang kuat, ekosistem yang kokoh dan basis pelanggan yang loyal.
Ia mencatat setiap pasar luar negeri itu kompleks, dibentuk oleh budaya, sistem hukum dan kebiasaan konsumen yang berda, sehingga lokalisasi makanan, menu dan layanan sangat penting.
Gerak Cepat
Merek lain juga bergerak cepat. Gerai es krim dan bubble tea Mixue mengoperasikan lebih banyak toko secara global daripada McDonald’s atau Starbucks. Sementara Molly Tea telah berekspansi secara internasional dalam beberapa tahun sejak didirikan.
Berdasarkan perusahaan riset pasar Euromonitor Internasional menyebutkan, lebih dari 70% perusahaan China yang beroperasi di Asia Tenggara akan melanjutkan ekspansi lebih lanjut.
Kawasan ini juga merupakan rumah bagi beberapa pasar smartphone yang tumbuh paling cepat, dan media sosial mempercepat popularitas produk-produk ini. Figur Labubu dari Pop Mart, misalnya, menjadi fenomena global dengan iklan tradisional yang minimal.
Di AS, penjualan Pop Mart telah tumbuh sebesar 900% sejak 2024. Meskipun saham perusahaan jatuh tajam dalam beberapa bulan terakhir karena kekhawatiran tentang bagaimana perusahaan dapat terus tumbuh, nilainya masih lebih tinggi daripada gabungan nilai raksasa mainan AS Hasbro dan Mattel, serta Sanrio, perusahaan Jepang di belakangnya.
Tekanan Domestik
Di China, dorongan ekspansi ke luar negeri ini, yang dikenal sebagai "chuhai", yang secara kasar diterjemahkan sebagai "pergi ke laut" semakin didorong oleh tekanan domestik. Ekonomi yang lesu, persaingan yang ketat, dan angka kelahiran yang menurun telah mengubah kebiasaan belanja dan menekan pertumbuhan, mendorong perusahaan ke luar negeri.
Bahkan merek asing pun merasakan pergeseran ini. Pangsa pasar Starbucks di China telah berkurang lebih dari setengahnya sejak 2019. Jaringan lokal Luckin Coffee kini memiliki hampir empat kali lebih banyak gerai di negara itu daripada pesaingnya di AS. Model Luckin yang mengutamakan perangkat seluler menjaga biaya tetap rendah dan layanan tetap cepat.
Pada November, Starbucks mengumumkan kesepakatan untuk menjual saham pengendali dalam operasinya di China kepada Boyu Capital yang berbasis di Hong Kong.
Meskipun terjadi skandal akuntansi besar pada 2020 yang menyebabkan penghapusannya dari Nasdaq, Luckin terus berekspansi di China dan luar negeri, termasuk Singapura, Malaysia, dan New York, dan dilaporkan berencana untuk kembali ke pasar saham AS.
Tantangan China
Para analis mengatakan persepsi seputar perusahaan-perusahaan China juga tampaknya bergeser. Dahulu, "Made in China" berarti produk murah, tetapi kini semakin dipandang sebagai produk inovatif dan berorientasi desain.
"Merek seperti BYD menggabungkan kualitas unggul dengan penceritaan emosional dan adaptasi lokal," kata pakar pemasaran Foo Siew-Ting.
Meskipun demikian, tantangan tetap ada. Tarif, pengawasan politik, dan kekhawatiran tentang keamanan data terus mempersulit ekspansi, seperti yang terlihat dalam kasus seperti Huawei dan TikTok.
Pertanyaan juga tetap muncul mengenai apakah merek-merek yang berkembang pesat seperti Shein dan Temu dapat mempertahankan momentum di pasar Barat.
Namun, arah perkembangannya jelas: perusahaan-perusahaan China tidak lagi didefinisikan oleh harga rendah, dan mereka berinovasi serta mengikuti tren konsumen.
Perusahaan China membangun merek, beradaptasi dengan pasar lokal, dan bersaing langsung, bahkan terkadang melampaui, pemain global yang sudah mapan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560312/original/054494300_1776664435-Menteri_Pertanian__Andi_Amran_Sulaiman-20_April_2026b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563784/original/004093200_1776917060-1000297292.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564221/original/031578300_1776930460-WhatsApp_Image_2026-04-23_at_12.16.10__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500660/original/042683800_1770872753-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496712/original/067203300_1770596625-stasiun_pengisian_kendaraan_listrik_umum__SPKLU_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564136/original/096365600_1776927044-Screenshot_2026-04-23_134220.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382999/original/069219700_1760612391-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511529/original/034050200_1771911797-IMG-20260224-WA0035.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563532/original/083842700_1776904085-AP26108447222186.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563925/original/023437400_1776920404-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562282/original/003523000_1776823938-Rosan_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5167102/original/009661500_1742306811-cdacf437-a867-44a0-8f7f-1cd7ef219f5b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3337093/original/010245400_1609328702-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563143/original/008525900_1776847825-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5037595/original/079407600_1733398837-WhatsApp_Image_2024-12-05_at_18.07.44.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3975034/original/086610900_1648205536-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2375573/original/010378000_1538739775-20181005-Emas-Antam-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4166753/original/096704000_1663802133-Harga_Minyak_Dunia_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5298767/original/009113000_1753771561-ChatGPT_Image_Jul_29__2025__01_39_11_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5060123/original/044622900_1734755477-1734751481183_tips-membeli-emas-perhiasan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3601860/original/065983700_1634177953-000_9PJ4CW.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457831/original/061087900_1767059706-04b2abd5-8e52-4017-9f04-51667654d0cd.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383000/original/098357600_1760612392-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350921/original/021950500_1758011042-Gemini_Generated_Image_5ndq1c5ndq1c5ndq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500395/original/031439800_1770863987-IMG_9906.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469930/original/003679600_1768191721-Depositphotos_20063789_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462039/original/059715200_1767501896-eb7a855e-41aa-4aed-9f9b-682a9ff4172a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457952/original/085391400_1767067413-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4721216/original/051913900_1705711229-fotor-ai-2024012073928.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2223019/original/002199300_1526975195-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3337099/original/045821000_1609328706-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-8.jpg)