Rincian Harga Emas Pegadaian 24 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Kompak Naik!

19 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas batangan yang dijual oleh PT Pegadaian (Persero) naik pada perdagangan Selasa (24/2/206). Kenaikan harga emas Pegadaian pada pagi ini di kisaran Rp 17.000 per gram.

Mengutip laman resmi Sahabat Pegadaian, Harga emas UBS dipatok Rp 3.078.000 per gram. Naik Rp 17.000 dibanding harga kemarin yang sebesar Rp 3.061.000 per gram.

Sedangkan untuk harga emas Galeri24 dibanderol Rp 3.063.000 per gram. Naik sebesar Rp 16.000 dibanding perdagangan Senin kemarin yang sebesar Rp 3.047.000 per gram.

Harga jual emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian sewaktu-waktu bisa berubah.

Untuk Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.

Daftar Harga Emas Pegadaian Selasa (24/2/2026):

Galeri24

  • 0,5 gram: Rp 1.607.000
  • ‎1 gram: Rp 3.063.000.
  • ‎2 gram: Rp 6.051.000
  • ‎5 gram: Rp 15.018.000
  • ‎10 gram: Rp 29.955.000
  • ‎25 gram: Rp 74.484.000
  • ‎50 gram: Rp 148.850.000
  • ‎100 gram: Rp 297.553.000
  • ‎250 gram: Rp 742.055.000
  • ‎500 gram: Rp 1.484.110.000
  • ‎1.000 gram: Rp 2.968.220.000.

UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.663.000
  • ‎1 gram: Rp 3.078.000
  • ‎2 gram: Rp 6.107.000
  • ‎5 gram: Rp 15.091.000
  • 10 gram: Rp 30.023.000
  • ‎25 gram: Rp 74.911.000
  • ‎50 gram: Rp 149.513.000
  • ‎100 gram: Rp 298.908.000
  • 250 gram: Rp 747.048.000
  • ‎500 gram: Rp 1.492.343.000.

Harga Emas Naik ke Level Tertinggi Dipicu Rencana Tarif Trump

Harga emas dunia melonjak lebih dari 2% dan mencapai level tertinggi dalam tiga pekan pada perdagangan Senin. Kenaikan harga emas global ini didorong oleh meningkatnya permintaan aset aman (safe haven) di tengah ketidakpastian rencana tarif Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Penguatan harga emas terjadi setelah Trump berjanji akan menaikkan bea masuk impor, menyusul putusan Supreme Court of the United States yang menolak kebijakan tarif sebelumnya.

Dikutip dari CNBC, Selasa (24/2/2026), harga emas spot tercatat naik 2% ke level USD 5.206,39 per ounce, setelah sempat menyentuh posisi tertinggi sejak 30 Januari. Sebelumnya, harga emas juga mencatat rekor tertinggi sepanjang masa di USD 5.594,82 per ounce pada 29 Januari.

Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April ditutup menguat 2,8% di level USD 5.225,60 per ounce.

Kenaikan harga emas ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran investor terhadap kondisi ekonomi dan geopolitik global, yang mendorong mereka mencari instrumen investasi yang lebih aman.

Dampak Libur Imlek

Managing Partner CPM Group, Jeffrey Christian, menilai lonjakan harga emas dipengaruhi oleh berbagai persoalan ekonomi dan politik di dunia.

“Ada banyak masalah ekonomi dan politik di seluruh dunia. Dengan pasar yang relatif sepi selama libur Tahun Baru Imlek, kami memperkirakan harga emas bisa naik tajam ketika aktivitas kembali normal,” ujar Christian.

Trump pada Senin kembali mengkritik putusan Mahkamah Agung terkait kebijakan tarifnya. Sebelumnya, ia mengumumkan akan menaikkan tarif sementara atas seluruh impor AS dari 10% menjadi 15%, yang merupakan batas maksimum sesuai undang-undang.

Di sisi lain, China Daratan sebagai salah satu konsumen emas terbesar dunia masih libur dalam rangka Tahun Baru Imlek dan baru akan kembali beroperasi pada Selasa.

Kondisi ini turut memengaruhi likuiditas pasar dan memperkuat potensi volatilitas harga emas dalam jangka pendek.

Christian juga optimistis terhadap prospek jangka panjang emas. Menurutnya, dalam beberapa kuartal ke depan, harga emas berpeluang terus naik dan mencetak rekor baru.

Tekanan Inflasi AS dan Pergerakan Logam Mulia Lainnya

Data ekonomi terbaru menunjukkan inflasi inti Amerika Serikat pada Desember naik lebih tinggi dari perkiraan. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal keempat melambat tajam.

Kombinasi ini dinilai dapat menekan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Saat ini, pelaku pasar juga menantikan pernyataan sejumlah pejabat bank sentral AS yang dapat memberikan petunjuk arah kebijakan moneter ke depan, termasuk perkembangan hubungan Amerika Serikat dan Iran.

Emas selama ini dikenal sebagai aset penyimpan nilai yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik. Logam mulia ini juga cenderung berkinerja baik saat suku bunga berada di level rendah.

Selain emas, harga perak spot turut naik 3,2% menjadi USD 87,23 per ounce, level tertinggi dalam lebih dari dua pekan. Platinum turun tipis 0,7% ke USD 2.140,75 per ounce, sementara palladium menguat 0,1% ke USD 1.750,53 per ounce.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |