Realisasi Investasi Indonesia sepanjang 2025 di Atas Target Pemerintah

2 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani mengungkap besaran realisasi investasi di Tanah Air. Jumlahnya mencapai Rp 1.937 triliun sepanjang 2025. Angka itu lebih tinggi dari target yang ditetapkan pemerintah. Adapun, pemerintah menetapkan ada investasi Rp 1.905,6 triliun.

"Tahun lalu kita ditargetkan sebetulnya Rp 1.905 triliun, alhamdulillah kita mencapai Rp 1.937 triliun dari realisasi investasi yang sudah diberikan di Indonesia," kata Rosan dalam acara Semangat Awal Tahun 2026, di Menara Global, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) ini menegaskan kalau angka tersebut bukan omon-omon. Namun, angka investasi yang sudah direalisasikan di Indonesia.

Angka jumbo itu pun disinyalir mampu berdampak positif pada penciptaan lapangan kerja. Dalam hitungannya, realisasi investasi Rp 1.937 triliun itu mampu membuka pekerjaan bagi 2,7 juta orang.

"Jadi bukannya MoU kita masukin dalam realisasi investasi, tapi sudah terealisasi, mereka sudah spending, kita masukkan. Dan itu dampaknya, ke lapangan pekerjaannya itu 2,7 juta orang, dan itu menjadikan, yang saya sampaikan itu 28-29 persen kontribusi dari pertumbuhan (ekonomi)," beber dia.

Realisasi Investasi Kuartal III-2025

Sebelumnya, Indonesia berhasil mengantongi investasi Rp 491,4 triliun di sepanjang kuartal III 2025. Lebih tinggi 13,9 persen secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan kuartal III 2024 sebesar Rp 431,5 triliun.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengatakan, pemasukan investasi di kuartal III 2025 juga jadi yang tertinggi dibanding dua triwulan sebelumnya. Adapun realisasi investasi pada kuartal I 2025 sebesar Rp 465,2 triliun, dan kuartal II 2025 senilai Rp 477,7 triliun.

"Pencapaian ini (realisasi investasi kuartal III 2025) adalah 25,8 persen dari target investasi Rp 1.905,6 triliun yang dicanangkan harus kita capai pada akhir tahun 2025," kata Rosan di Jakarta, Jumat (17/10/2025).

Buka Lapangan Kerja

Menurut dia, yang terpenting dari pemasukan modal tersebut bukan hanya dari segi angka, tapi juga investasi berkualitas yang berdampak terhadap penciptaan lapangan kerja.

"Yang paling penting bagi kami adalah bagaimana penyerapan tenaga kerjanya. Penyerapan tenaga kerja yang dilaporkan adalah 696.478 ribu orang di Indonesia dari hasil investasi pada triwulan ketiga 2025," imbuhnya.

Adapun dari jumlah investasi Rp 491,4 triliun di kuartal III 2025, mayoritas berasal dari dalam negeri sebesar Rp 279,4 triliun (56,9 persen) dibandingkan pemasukan modal asing (PMA) atau investasi asing senilai Rp 212 triliun (43,1 persen).

Investasi Luar Jawa Lebih Besar

Realisasi investasi di luar Pulau Jawa pun tercatat lebih besar, di kisaran Rp 265,8 triliun (54,1 persen) dibandingkan angka penanaman modal di Pulau Jawa sebesar Rp 225,6 triliun (45,9 persen).

Meskipun begitu, realisasi investasi terbesar masih berada di Jawa Barat sebesar Rp 77,1 persen, atau sekitar 15,7 persen. Disusul DKI Jakarta dengan Rp 63,3 triliun (12,9 persen).

Lalu, Sulawesi Tengah dengan suntikan modal sebesar Rp 33,4 triliun (6,8 persen), Banten Rp 30,8 triliun (6,3 persen), dan Jawa Timur Rp 30,4 triliun (6,2 persen).

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |