Puan Maharani Tanggapi Soal Penunjukan Komisaris Anak Usaha BUMN

9 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPR Puan Maharani mendorong agar penetapan pejabat di lingkup Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diambil dari figur-figur profesional yang kompeten di bidangnya. Pernyataan tersebut disampaikan guna menanggapi viralnya berita pemilihan komisaris di salah satu anak usaha BUMN yang diisi oleh anak muda.

“Terkait dengan penetapan-penetapan komisaris, tentu saja kami DPR mendorong untuk bisa nantinya ditetapkan orang-orang yang profesional dan kompeten ke depannya,” kata Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Sebelumnya, penunjukan Ginka Febriyanti Ginting sebagai Komisaris salah satu anak usaha BUMN yang bergerak di sektor ritel energi menuai sorotan tajam di media sosial.

Penunjukan tersebut menarik perhatian publik karena Ginka tercatat masih berusia 28 tahun pada 2026. Di media sosial, netizen menyoroti latar belakang pendidikan serta pengalaman organisasi Ginka yang dinilai kurang beririsan dengan bidang kerja perusahaan tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar, Ginka meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Esa Unggul pada tahun 2019. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di kampus yang sama hingga memperoleh gelar Magister Manajemen pada tahun 2023.

Puan Tegaskan DPR Dukung Semua Program Pemerintah Selama Sejahterakan Rakyat

Sebelummnya, Ketua DPR Puan Maharani menegaskan bahwa DPR akan selalu memberikan dukungan penuh terhadap program-program Pemerintah, selama program tersebut ditujukan untuk mencapai kesejahteraan rakyat.

Penegasan ini disampaikan Puan langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto yang hadir ke Gedung DPR untuk memaparkan rancang bangun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027.

Presiden Prabowo beserta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih hadir dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026. Agenda utama sidang paripurna yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026) ini adalah penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027.

Saat memimpin jalannya rapat, Puan didampingi oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa, dan Sari Yuliati. Sebelum Prabowo naik ke podium pidato, Puan memberikan pengantar singkat yang menyoroti pentingnya momentum tersebut.

“Kehadiran Bapak Presiden dalam menyampaikan KEM PPKF Tahun 2027 menjadi momentum yang penting dan strategis untuk menegaskan bahwa rancang bangun APBN 2027 diarahkan untuk memberikan manfaat nyata yang sebesar-besarnya bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Puan.

Evaluasi Mendalam

Puan menyatakan, DPR akan melakukan evaluasi mendalam sekaligus berkolaborasi dalam pembahasan KEM PPKF RAPBN 2027 yang telah diserahkan oleh Presiden. Tiap-tiap fraksi dewan dipastikan bakal memberikan pandangan resminya dalam waktu dekat.

“Tentu apa yang sudah dibuat dan direncanakan Pemerintah pada saat ini nantinya pada tanggal 4 Juni, semua fraksi di DPR akan menyampaikan pendapatnya masing-masing,” jelas Puan.

“Sehingga kita dapat evaluasi, apakah kemudian program tersebut bisa kita lakukan pada tahun ini, atau tahun depan sehingga terjadi kolaborasi yang baik dalam mencapai semua program-program yang kita harapkan untuk bisa mencapai kesejahteraan rakyat sebaik-baiknya,” tambah politikus PDI Perjuangan tersebut.

Mantan Menko PMK ini juga menekankan krusialnya sinergi antara pihak eksekutif dan legislatif. Sinergi ini diperlukan agar program kerja yang dicanangkan bisa berjalan mulus dan tepat sasaran.

“Dan apapun yang akan kita laksanakan, saya yakini sinergi dan koordinasi antara eksekutif dan legislatif yang selama ini sudah berjalan dengan sangat baik,” sebutnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |