Presiden Prabowo Kejar Swasembada Protein Setelah Beras, Ini Alasannya

4 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah mulai mengarahkan fokus baru dalam agenda ketahanan pangan nasional. Setelah berhasil mencapai swasembada beras, Presiden Prabowo Subianto kini mendorong percepatan swasembada protein sebagai langkah lanjutan memperkuat kemandirian pangan Indonesia.

Langkah mendorong swasembada protein ini menjadi fase berikutnya dalam strategi besar pemerintah membangun ketahanan pangan nasional yang tidak hanya bertumpu pada karbohidrat, tetapi juga memperkuat kualitas gizi masyarakat secara menyeluruh.

Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai mengikuti taklimat Presiden dalam Rapat Kerja Pemerintah bersama jajaran Kabinet Merah Putih, eselon I kementerian/lembaga, hingga direksi BUMN di Istana Negara, Rabu, 8 April 2026.

"Kita harus mempertahankan dan meningkatkan swasembada pangan kita, karena yang berhasil baru di bidang beras. Kita ingin menuju keberhasilan komoditas pangan selain beras, termasuk protein," ujar Prasetyo Hadi, dikutip dari keterangan resmi, Kamis (9/4/2026).

Ia menjelaskan, sumber protein berbasis kelautan menjadi salah satu fokus utama pemerintah ke depan. Dia menuturkan, potensi sektor maritim Indonesia sangat besar dan perlu dioptimalkan untuk mendukung kebutuhan gizi masyarakat.

"Protein salah satunya adalah yang berbasis dari ikan, maka betapa pentingnya program-program prioritas kerja pemerintah di bidang kelautan dan maritim," ujar dia.

Prasetyo juga mengungkapkan Presiden Prabowo memimpin langsung rapat kerja selama kurang lebih empat jam dengan melibatkan seluruh unsur eksekutif hingga level tertinggi birokrasi.

Momentum Evaluasi

Ia menyebut, forum tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan arah kebijakan pemerintahan setelah satu setengah tahun berjalan.

"Nah, hari ini beliau memberikan pengarahan, sekaligus juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran unsur eksekutif dan pemerintahan karena selama 1,5 tahun ini telah banyak program-program pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Mas Gibran Rakabuming Raka yang telah menunjukkan hasil-hasil yang cukup signifikan. Meski tentu saja belum menyelesaikan seluruh permasalahan yang kita hadapi," Prasetyo menjelaskan.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja birokrasi agar lebih cepat, efisien, dan berdampak nyata bagi masyarakat dengan kerja produktif, efisien dan kurangi kebocoran.

"Beliau menganggap penting untuk memberikan briefing, menyampaikan terima kasih, sekaligus menggugah dan memaparkan bahwa kita harus bersama-sama bekerja lebih giat lagi, lebih cepat lagi, lebih produktif lagi, lebih efisien lagi, kurangi kebocoran, dan seterusnya," ujarnya.

Prabowo Targetkan Swasembada Pangan Dapat Tercapai dalam 3 Tahun

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pemerintah bergerak cepat sejak awal masa kepemimpinannya untuk memastikan kebutuhan dasar sektor pertanian terpenuhi.  Salah satu langkah yang disorot adalah perbaikan distribusi pupuk agar lebih merata dan mudah dijangkau petani. Seiring hal itu diharapkan swasembada pangan dapat tercapai.

Ia menyebut pemerintah telah berhasil menjamin ketersediaan pupuk hingga ke berbagai daerah dengan harga yang lebih terjangkau. 

"Saya sudah buktikan Pemerintah sudah buktikan begitu kita ambil alih pemerintahan, bisa menjamin pupuk sampai ke semua petani dengan adil dan dengan cukup da dengan harga yang kita turunkan,” kata Prabowo dalam acara Mujahadah Kubro 1 Abad NU, disiarkan virtual di Youtube Sekretariat Negara, Minggu (8/2/2026).

Kebijakan ini dinilai penting untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus meringankan beban petani. Menurut Presiden, upaya tersebut menjadi bukti bahwa ketika tata kelola diperbaiki, kebutuhan vital masyarakat dapat dipenuhi dengan lebih adil. 

Pemerintah, kata dia, berkomitmen memastikan petani mendapat dukungan yang cukup untuk meningkatkan hasil produksi.

Cadangan Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selain pupuk, pemerintah juga mengklaim capaian besar dalam penguatan stok pangan nasional. Prabowo menyatakan cadangan beras di gudang pemerintah saat ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia.

Ia menyebut sejak 31 Desember 2025, kondisi cadangan beras nasional berada pada posisi yang sangat kuat. Hal ini disebut sebagai hasil dari kebijakan yang fokus pada penguatan produksi dan pengelolaan stok pangan. Presiden menilai capaian tersebut menjadi tonggak penting bagi ketahanan pangan nasional.

"Pertama kali dalam sejarah republik kita cadangan beras kita di gudang-gudang kita yang tertinggi selama sejarah republik Indonesia. Sejak 31 Desember 2025 Indonesia sekarang swasembada beras,” ujarnya.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |