Prabowo Subianto Minta Reformasi Pasar Modal Buat Kembalikan Kepercayaan Investor

8 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto diketahui meminta reformasi pasar modal Indonesia. Tujuannya untuk mengembalikan kepercayaan investor terhadap pasar modal Tanah Air.

Hal tersebut diungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Harapannya, penguatan pasar modal bisa dilakukan lewat langkah reformasi yang akan dijalankan.

"Jadi sesuai arahan Bapak Presiden, beliau berharap akan reform di pasar modal. Reform melalui OJK, dan tentunya dengan langkah reform yang tadi sudah disampaikan. Kita berharap integritas dan transparansi maupun kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia tetap terjaga," ungkap Airlangga setelah Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2026, di Jakarta, dikutip Jumat (6/2/2026).

Senada, Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi memastikan pihaknya segera membentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia. 

"Kita akan melihat bagaimana realisasi dari action plan yang kita sampaikan di delapan rencana aksi tersebut dan juga sebagai respon terhadap hasil pertemuan dengan MSCI beberapa hari yang lalu," ungkapnya.

Hal ini berkaitan dengan peningkatan free float jadi 15 persen hingga keterbukaan informasi pemegang saham. Friderica memastikan setiap aspeknya dikawal oleh Satgas tersebut.

"Jadi kita akan pantau terus pemenuhannya, dan dari situ juga ada Task Force tersebut yang akan bersama-sama untuk memastikan bahwa itu akan terealisasi dalam waktu yang tidak lama dan sesuai dengan timeline yang kita sampaikan," beber dia.

OJK Segera Bentuk Satgas

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia. Hal tersebut masuk sebagai upaya perbaikan pasca gejolak bursa belakangan ini.

Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi mengatakan rencana tersebut telah dibahas bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Langkah ini juga dilakukan bersama pemangku kepentingan terkait.

"Kami sudah berkedusi dengan Pak Menko, kita akan segera membentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal, mohon dukungan dari Bapak-Ibu semua," ungkap Friderica dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Tahun 2026, di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Momentum Perbaikan Pasar Modal

Dia mengakui, gejolak pasar modal RI saat ini menjadi momentum perbaikan. Bahkan, tingkat pertumbuhan yang tinggi diakuinya belum cukup.

"Diperlukan langkah perbaikan agar pertumbuhan di pasar modal lebih berkualitas," katanya.

"OJK bersama dengan Bursa Efek Indonesia, Kustodian Sentral Efek Indonesia dan Kliring Penjaminan Efek Indonesia, pelaku industri dan para stakeholder berkomitmen melakukan reformasi integritas pasar modal Indonesia," tutur Friderica.

8 Rencana Aksi

Friderica kemudian merinci ada 8 rencana aksi yang kan dijalankan kedepannya dalam rangka reformasi integritas pasar modal tadi. Pertama, kebijakan free float dari 7,5% menjadi 15%.

Kedua, pengungkapan ultimate beneficial owner atau UBO. Ketiga, perluasan pengungkapan tipe investor dan kepemilikan saham dari yang sebelumnya 5% menjadi di atas 1%. Keempat, demutualisasi Bursa Efek.

Kelima, penegakan peraturan dan sanksi. Keenam, peningkatan tata kelola, terutama peningkatan tata kelola emiten. Ketujuh, pendalaman pasar secara terintegrasi. Kedelapan, sinergi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder dan seluruh pelaku usaha dan jasa keuangan.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |